PONTIANAK POST - Menguras bensin dari tangki mobil bisa jadi tugas yang membingungkan, terutama jika belum pernah melakukannya sebelumnya.
Mungkin kamu ingin mengganti jenis bahan bakar, membersihkan kotoran di dalamnya, atau mengosongkan tangki sebelum menyimpan mobil dalam waktu lama.
Apa pun alasannya, proses ini harus dilakukan dengan benar agar tidak merusak komponen kendaraan.
Namun jangan khawatir, terdapat empat metode yang umum digunakan untuk menguras bahan bakar, seperti dilansir dari Sitefuel.
Beberapa cara lebih sederhana dan bisa dilakukan sendiri, sementara metode lainnya mungkin membutuhkan alat tambahan.
Simak langkah-langkahnya agar proses berjalan lancar dan aman.
- Menggunakan Selang Sifon
Ini adalah cara paling klasik dan sederhana yang sering digunakan banyak orang. Dengan metode ini, bensin akan mengalir dari tangki melalui selang karena efek gravitasi.
Langkah-langkahnya:
- Siapkan selang transparan dan wadah kosong untuk menampung bahan bakar.
- Masukkan salah satu ujung selang ke dalam tangki, pastikan ujungnya benar-benar menyentuh dasar.
- Sedot sedikit ujung selang lainnya dengan mulut hingga bensin mulai mengalir, lalu segera arahkan ke wadah penampungan.
- Setelah aliran stabil, bahan bakar akan terus mengalir dengan sendirinya.
Catatan: Cara ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Hindari menyedot terlalu kuat agar tidak tertelan. Jika ingin lebih aman, gunakan pompa sifon manual yang bisa dibeli di toko otomotif.
- Menggunakan Pompa Bahan Bakar Mobil
Sebagian besar mobil modern memiliki pompa bensin elektrik yang bisa membantu menguras tangki tanpa harus menggunakan selang sifon. Cara ini lebih bersih dan aman.
Langkah-langkahnya:
- Pastikan mobil dalam keadaan mati dan cabut sekring pompa untuk menghindari risiko korsleting.
- Lepaskan selang bensin yang terhubung ke mesin. Biasanya, selang ini bisa ditemukan di bawah kap mobil.
- Siapkan wadah untuk menampung bahan bakar yang keluar.
- Nyalakan kontak mobil (tanpa menyalakan mesin), sehingga pompa akan otomatis mendorong bahan bakar keluar melalui selang yang sudah dilepas.
Catatan: Pastikan kamu tahu lokasi dan cara melepas selang sebelum mencoba metode ini. Jika ragu, bisa meminta bantuan mekanik.
- Membuka Drain Plug (Jika Ada)
Beberapa kendaraan memiliki baut pembuangan di bagian bawah tangki yang memudahkan proses pengurasan. Cara ini mirip dengan mengganti oli mesin.
Langkah-langkahnya:
- Pastikan mobil diparkir di permukaan datar dan gunakan dongkrak jika perlu.
- Letakkan wadah besar di bawah tangki untuk menampung.
- Buka baut pembuangan dengan kunci yang sesuai, lalu biarkan mengalir keluar.
- Setelah selesai, pastikan baut dikencangkan kembali dengan benar agar tidak terjadi kebocoran.
Catatan: Tidak semua mobil memiliki fitur ini, jadi pastikan untuk mengecek buku manual kendaraan sebelum mencobanya.
- Menggunakan Scanner atau Software Diagnostik
Beberapa mobil modern memungkinkan pengurasan bensin melalui sistem elektronik.
Cara ini lebih canggih dan biasanya hanya bisa dilakukan dengan alat scanner OBD2 atau software diagnostik tertentu.
Langkah-langkahnya:
- Sambungkan alat scanner ke port OBD2 mobil.
- Gunakan fitur untuk mengaktifkan pompa agar bahan bakar dipompa keluar.
- Siapkan wadah untuk menampung.
- Matikan sistem setelah pengurasan selesai.
Catatan: Metode ini lebih cocok untuk teknisi atau pemilik mobil yang sudah terbiasa menggunakan alat diagnostik. Jika tidak yakin, lebih baik serahkan pada bengkel profesional.
Menguras bensin dari tangki mobil bisa dilakukan dengan berbagai cara, tergantung pada jenis kendaraan dan alat yang tersedia.
Metode sifon adalah cara paling sederhana, sementara penggunaan pompa bahan bakar atau scanner OBD2 lebih modern dan praktis.
Jika mobilmu memiliki drain plug, itu bisa menjadi pilihan paling cepat.
Apa pun metode yang kamu pilih, pastikan untuk berhati-hati dan selalu bekerja di area yang memiliki ventilasi baik untuk menghindari risiko paparan uap.
Dengan langkah-langkah yang tepat, proses ini bisa dilakukan dengan aman dan efisien. (mif)
Editor : Miftahul Khair