alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Mesin Pengolah Limbah RSUD Soedarso Terbakar

PONTIANAK – Mesin pengolah limbah (incenerator) rumah sakit pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso, Pontianak terbakar, Senin (28/2), pukul 16.00.

Kepala Bidang Penunjang RSUD Soedarso Pontianak dr. Purwitasari mengatakan, kebakaran yang terjadi pada mesin incenerator rumah sakit Soedarso tersebut diduga berasal dari cat bagian luar tabung incenerator yang meleleh, diakibatkan suhu incenerator yang tinggi ditambah dengan suhu udara meningkat beberapa hari terakhir.

“Ini kemungkinan ada pengaruh suhu panas ya, incenerator kami ini sedang dalam proses pendinginan pasca digunakan. Pada saat itu, cat yang ada pada luar tabung incenerator mengeluarkan api,” kata Purwitasari.

Kebakaran sempat membuat petugas rumah sakit panik. Namun, api berhasil dikuasai dengan menggunakan apar (alat pemadam api ringan).

Baca Juga :  Dewas Pantau RSUD Soedarso, Perilaku Petugas Bakal Dibenahi

“Alhamdulillah tidak sampai setengah jam, api bisa dipadamkan menggunakan Apar,” kata dia.

Dirinya memastikan kebakaran itu tidak menyebar bagian gedung lain dari rumah sakit, karena posisi mesin incenator berada di bagian belakang rumah sakit dengan posisi bangunan terpisah, serta memiliki jarak yang cukup jauh dari bangunan lainnya.

Dikatakan Purwitasari pihak internal rumah sakit akan melakukan investigasi terkait kebakaran ini, dan untuk sementara waktu akibat kebakaran ini, mesin incenrator ini tidak dapat digunakan.

“Kami kan ada kerja sama dengan pihak ketiga, jadi limbah medis akan kami oper ke pihak ketiga untuk dilakukan pembuangan,” katanya.

Dari peristiwa ini, ia memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka, selain itu tidak ada kerusakan lain selain dari mesin yang terbakar tersebut.

Baca Juga :  Gudang Elpiji Terbakar

Mesin incenerator sendiri merupakan mesin khusus untuk membakar sampah medis, dimana mesin itu bekerja dengan cara membakar dengan api bertekanan tinggi.  (arf)

PONTIANAK – Mesin pengolah limbah (incenerator) rumah sakit pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso, Pontianak terbakar, Senin (28/2), pukul 16.00.

Kepala Bidang Penunjang RSUD Soedarso Pontianak dr. Purwitasari mengatakan, kebakaran yang terjadi pada mesin incenerator rumah sakit Soedarso tersebut diduga berasal dari cat bagian luar tabung incenerator yang meleleh, diakibatkan suhu incenerator yang tinggi ditambah dengan suhu udara meningkat beberapa hari terakhir.

“Ini kemungkinan ada pengaruh suhu panas ya, incenerator kami ini sedang dalam proses pendinginan pasca digunakan. Pada saat itu, cat yang ada pada luar tabung incenerator mengeluarkan api,” kata Purwitasari.

Kebakaran sempat membuat petugas rumah sakit panik. Namun, api berhasil dikuasai dengan menggunakan apar (alat pemadam api ringan).

Baca Juga :  Mahasiswa Untan Gantung Diri di Kost

“Alhamdulillah tidak sampai setengah jam, api bisa dipadamkan menggunakan Apar,” kata dia.

Dirinya memastikan kebakaran itu tidak menyebar bagian gedung lain dari rumah sakit, karena posisi mesin incenator berada di bagian belakang rumah sakit dengan posisi bangunan terpisah, serta memiliki jarak yang cukup jauh dari bangunan lainnya.

Dikatakan Purwitasari pihak internal rumah sakit akan melakukan investigasi terkait kebakaran ini, dan untuk sementara waktu akibat kebakaran ini, mesin incenrator ini tidak dapat digunakan.

“Kami kan ada kerja sama dengan pihak ketiga, jadi limbah medis akan kami oper ke pihak ketiga untuk dilakukan pembuangan,” katanya.

Dari peristiwa ini, ia memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka, selain itu tidak ada kerusakan lain selain dari mesin yang terbakar tersebut.

Baca Juga :  Yandi: Masyarakat Perlu Jadwal PU Ngatasi Banjir, Bukan Jadwal Air Pasang

Mesin incenerator sendiri merupakan mesin khusus untuk membakar sampah medis, dimana mesin itu bekerja dengan cara membakar dengan api bertekanan tinggi.  (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/