alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Waspadai Hujan Lebat Mendera di Daerah Banjir

PONTIANAK–Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai guntur dan petir beserta angin kencang berdurasi singkat berpotensi terjadi di Kalimantan Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio kelas 1 Pontianak merelease bahwa sebagian wilayah Kalbar pada tanggal 03 sampai 09 November 2021 masih rawan dengan banjir.

“Maka dari itu perlu adanya peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi terjadi bencana banjir, genangan, tanah longsor dan sebagainya pada sebagian besar wilayah di Kalbar,” ucap Sutikno, Forecaster BMKG Supadio Pontianak.

Menurutnya daerah-daerah rawan tersebut khususnya berada di wilayah yang biasanya rentan terjadi bencana. Seperti diberitakan sebelumnya banjir tak kunjung surut, menimpa beberapa wilayah perhuluan Kalbar seperti Kabupaten Sekadau. Banjir tersebut bahkan sudah terjadi 2 pekan belakangan.

Selain merendam ribuan rumah, banjir juga memutus akses jalan di sejumlah desa dan kecamatan. Bahkan beberapa generasi penerus bangsa, yang hendak bersekolah terpaksa dijemput menggunakan perahu kelotok.

Baca Juga :  Ajak Warga Gotong Royong Atasi Banjir

Sutikno melanjutkan bahwa potensi banjir atau genangan air di Kalimantan Barat tanggal 03 November 2021 pukul 07.00 WIB sampaiĀ  04 November 2021 pukul 07.00 di sebagian besar wilayah di Kalimantan Barat.

Sementara meski diguyur hujan BMKG masih mendeteksi adanya hot spot atau titik api di 2 kabupaten. Di antaranya Kabupaten Landak terdeteksi 3 titik api dan kabupaten sanggau 1 titik api. Untuk 12 kabupaten/kota lainnya tidak terdeteksi sama sekali.

Selain itu, BMKG juga memberikan warning dini untuk cuaca 1 sampai 2 hari ke depan wilayah Kalbar. Sebagian besar wilayah berpotensi terjadi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai guntur, petir, dan angin kencang berdurasi singkat.

Baca Juga :  Banjir Rendam Empat Desa di Mandor, Jalan Raya Mandor-Ngabang Sempat Terputus

Gambarannya adalah Kabupaten Bengkayang persisnya di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Capkala, Sungai Raya, Monterado, Samalantan, Lembah Bawang, Lumar, Sungai Betung, Bengkayang, Ledo, Suti Semarang, Teriak.

Kabupaten Kayong Utara di (Seponti, Teluk Batang, Simpang Hilir, Sukadana). Untuk Kabupaten Ketapang di Sandai, Sungai Laur, Matan Hilir Utara, Nanga Tayap, Pemahan, Sungai Melayu Rayak, Benua Kayong, Muara Pawan, Delta Pawan, Matan Hilir Selatan, Tumbang Titi, Marau, Jelai Hulu.

Sementara di Kabupaten Sanggau rentan menimpa wilayah Balai, Tayan Hilir, Meliau, Jangkang.

Kabupaten Sintang di Ketungau Hulu. Untuk Kabupaten Sekadau yang sudah 2 pekan direndam air, hujan masih berpotensi mendera daerah Belitang Hilir, Belitang, Sekadau Hilir termasuk Sepauk di Kabupaten Sintang. (den)

PONTIANAK–Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai guntur dan petir beserta angin kencang berdurasi singkat berpotensi terjadi di Kalimantan Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio kelas 1 Pontianak merelease bahwa sebagian wilayah Kalbar pada tanggal 03 sampai 09 November 2021 masih rawan dengan banjir.

“Maka dari itu perlu adanya peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi terjadi bencana banjir, genangan, tanah longsor dan sebagainya pada sebagian besar wilayah di Kalbar,” ucap Sutikno, Forecaster BMKG Supadio Pontianak.

Menurutnya daerah-daerah rawan tersebut khususnya berada di wilayah yang biasanya rentan terjadi bencana. Seperti diberitakan sebelumnya banjir tak kunjung surut, menimpa beberapa wilayah perhuluan Kalbar seperti Kabupaten Sekadau. Banjir tersebut bahkan sudah terjadi 2 pekan belakangan.

Selain merendam ribuan rumah, banjir juga memutus akses jalan di sejumlah desa dan kecamatan. Bahkan beberapa generasi penerus bangsa, yang hendak bersekolah terpaksa dijemput menggunakan perahu kelotok.

Baca Juga :  Logistik Bantuan, Didistribusikan Ke Korban Banjir di Paloh

Sutikno melanjutkan bahwa potensi banjir atau genangan air di Kalimantan Barat tanggal 03 November 2021 pukul 07.00 WIB sampaiĀ  04 November 2021 pukul 07.00 di sebagian besar wilayah di Kalimantan Barat.

Sementara meski diguyur hujan BMKG masih mendeteksi adanya hot spot atau titik api di 2 kabupaten. Di antaranya Kabupaten Landak terdeteksi 3 titik api dan kabupaten sanggau 1 titik api. Untuk 12 kabupaten/kota lainnya tidak terdeteksi sama sekali.

Selain itu, BMKG juga memberikan warning dini untuk cuaca 1 sampai 2 hari ke depan wilayah Kalbar. Sebagian besar wilayah berpotensi terjadi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai guntur, petir, dan angin kencang berdurasi singkat.

Baca Juga :  Midji Kecewa dengan Menteri PUPR, Tangani Banjir Tanpa Koordinasi

Gambarannya adalah Kabupaten Bengkayang persisnya di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Capkala, Sungai Raya, Monterado, Samalantan, Lembah Bawang, Lumar, Sungai Betung, Bengkayang, Ledo, Suti Semarang, Teriak.

Kabupaten Kayong Utara di (Seponti, Teluk Batang, Simpang Hilir, Sukadana). Untuk Kabupaten Ketapang di Sandai, Sungai Laur, Matan Hilir Utara, Nanga Tayap, Pemahan, Sungai Melayu Rayak, Benua Kayong, Muara Pawan, Delta Pawan, Matan Hilir Selatan, Tumbang Titi, Marau, Jelai Hulu.

Sementara di Kabupaten Sanggau rentan menimpa wilayah Balai, Tayan Hilir, Meliau, Jangkang.

Kabupaten Sintang di Ketungau Hulu. Untuk Kabupaten Sekadau yang sudah 2 pekan direndam air, hujan masih berpotensi mendera daerah Belitang Hilir, Belitang, Sekadau Hilir termasuk Sepauk di Kabupaten Sintang. (den)

Most Read

Artikel Terbaru

/