alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

PLN Serahkan Sertifikat Halal Kepada 20 UMKM di Kota Pontianak

PONTIANAK – Masih dalam semarak Hari Listrik Nasional ke-74, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) menyerahkan sertifikat halal bagi 20 UMKM dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Sertifikat diserahkan langsung oleh General Manager PLN UIP Kalbagbar, Rachmad Lubis. Senin (4/11)

Setelah melewati serangkaian tahapan dari bulan Agustus hingga Oktober mulai dari pelatihan, pendaftaran, audit dan sidang untuk mendapatkan sertifikat halal produknya, UMKM yang dibantu melalui Program CSR PLN Peduli ini sudah resmi tersertifikasi halal oleh LPPOM MUI Kalbar.

Bertempat di ruang rapat PLN UIP Kalbagbar, Lubis menyampaikan program CSR ini merupakan bentuk tanggungjawab sosial PLN yang diberikan untuk memajukan perekonomian masyarakat melalui UMKM.

Lubis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu pelaksanaan proses sertifikasi halal ini. “Terima kasih kami sampaikan kepada LPPOM dan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) yang mendampingi seluruh UMKM hingga memperoleh sertifikat halal,” ucapnya.

Baca Juga :  Rampungkan Dua Pembangkit dan Enam Gardu Induk

Ia berharap agar dengan bantuan ini UMKM binaan PLN Peduli ini dapat meningkatkan penjualan dengan memperluas pangsa pasar dan menambah nilai guna terhadap produknya. “Kami mendorong UMKM untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produknya dan menjadikan ekonomi Indonesia lebih baik lagi,” tambahnya.

Direktur LPPOM MUI Kalbar, M. Agus Wibisono menyampaikan sertifikat halal ini diperlukan agar masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi makanan, serta menjamin kepastian berusaha oleh UMKM karena sertifikat ini dapat meningkatkan nilai jual produk ke masyarakat luas.

Yongki (43), dari Go Ganic mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungannya melalui program ini. Ia mengungkapkan melalui bantuan ini pihaknya sangat terbantu untuk meningkatkan omsetnya.
“Dengan sertifikat ini produk kami lebih mudah untuk dipasarkan dan diterima oleh masyarakat, sehingga kami lebih percaya diri untuk bersaing di pasar luas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mampu Bekerja Saat Bertegangan

Seusai kegiatan, seluruh UMKM diberi kesempatan untuk menjual produknya ke para pegawai PLN UIP Kalbagbar yang tampak antusias dan menyambut baik sertifikat halal untuk produk kuliner ini.

Salah satu pegawai, Kartika (28), memberikan tanggapan positifnya terhadap program ini. “Bukan hanya kualitas dan rasa yang enak saja yang kita butuhkan, dengan adanya sertifikat halal ini kami sebagai pembeli merasa aman dan yakin dengan apa yang kita konsumsi,” ungkapnya. (mse/r)

PONTIANAK – Masih dalam semarak Hari Listrik Nasional ke-74, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) menyerahkan sertifikat halal bagi 20 UMKM dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Sertifikat diserahkan langsung oleh General Manager PLN UIP Kalbagbar, Rachmad Lubis. Senin (4/11)

Setelah melewati serangkaian tahapan dari bulan Agustus hingga Oktober mulai dari pelatihan, pendaftaran, audit dan sidang untuk mendapatkan sertifikat halal produknya, UMKM yang dibantu melalui Program CSR PLN Peduli ini sudah resmi tersertifikasi halal oleh LPPOM MUI Kalbar.

Bertempat di ruang rapat PLN UIP Kalbagbar, Lubis menyampaikan program CSR ini merupakan bentuk tanggungjawab sosial PLN yang diberikan untuk memajukan perekonomian masyarakat melalui UMKM.

Lubis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu pelaksanaan proses sertifikasi halal ini. “Terima kasih kami sampaikan kepada LPPOM dan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) yang mendampingi seluruh UMKM hingga memperoleh sertifikat halal,” ucapnya.

Baca Juga :  PLN Dorong Kebangkitan UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Ia berharap agar dengan bantuan ini UMKM binaan PLN Peduli ini dapat meningkatkan penjualan dengan memperluas pangsa pasar dan menambah nilai guna terhadap produknya. “Kami mendorong UMKM untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produknya dan menjadikan ekonomi Indonesia lebih baik lagi,” tambahnya.

Direktur LPPOM MUI Kalbar, M. Agus Wibisono menyampaikan sertifikat halal ini diperlukan agar masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi makanan, serta menjamin kepastian berusaha oleh UMKM karena sertifikat ini dapat meningkatkan nilai jual produk ke masyarakat luas.

Yongki (43), dari Go Ganic mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungannya melalui program ini. Ia mengungkapkan melalui bantuan ini pihaknya sangat terbantu untuk meningkatkan omsetnya.
“Dengan sertifikat ini produk kami lebih mudah untuk dipasarkan dan diterima oleh masyarakat, sehingga kami lebih percaya diri untuk bersaing di pasar luas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli Pelestarian Lingkungan, PLN Berkomitmen Kelola Pembangkit yang Ramah Lingkungan

Seusai kegiatan, seluruh UMKM diberi kesempatan untuk menjual produknya ke para pegawai PLN UIP Kalbagbar yang tampak antusias dan menyambut baik sertifikat halal untuk produk kuliner ini.

Salah satu pegawai, Kartika (28), memberikan tanggapan positifnya terhadap program ini. “Bukan hanya kualitas dan rasa yang enak saja yang kita butuhkan, dengan adanya sertifikat halal ini kami sebagai pembeli merasa aman dan yakin dengan apa yang kita konsumsi,” ungkapnya. (mse/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/