alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Bangun Tower Transmisi, PLN Berhasil Listriki Pulau Meti

PLN berhasil mengalirkan listrik ke Pulau Meti, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera, Maluku Utara. Hal itu ditandai dengan penyelesaian pengerjaan jaringan listrik yang menyeberangi laut sepanjang 800 meter.

Dengan tantangan tinggi dalam proses pengerjaannya, akhirnya PLN berhasil menyambungkan listrik demi memberikan terang untuk warga dan secara langsung memberikan dampak positif dalam mendongkrak perekonomian di pulau yang dihuni 849 kepala keluarga tersebut.

Terutama untuk membantu menghidupkan geliat pariwisata di Pulau Meti, terlebih Pulau Meti memiliki kekayaan wisata bahari yang luar biasa dan juga terdapat peninggalan sejarah pada masa Perang Dunia II.

Menariknya, pembangunan jaringan distribusi 20 kV ini menggunakan tower transmisi dikarenakan kondisi geografis kepulauan.

Baca Juga :  Minamas dan Untan Kolaborasi Bangun Desa Mandiri Cegah Api

“Kami membangun Meti Crossing yakni tower transmisi yang digunakan untuk menyalurkan tegangan 20 kV. Biasanya, tengangan 20 kV hanya menggunakan tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun kami harus membangun jaringan listrik yang bisa menyeberangi laut melalui pulau-pulau, maka kami menggunakan konstruksi untuk tower transmisi. Ini juga menjadi tower transmisi pertama di Pulau Halmahera dan sekitarnya,” jelas Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda.

Jaringan 20 kV ini menghubungkan listrik Desai Mawea di Pulau Halmahera ke Pulau Meti melalui pulau Magaliho dan Pulau Gumilamo.

“Kendala yang terjadi yaitu andongan yang rendah, sekitar 3-4 meter dari permukaan air saat menghubungkan Tower sejauh 820 meter. Meski demikian, dengan komunikasi yang baik dari pemerintah setempat dan juga pihak pabrikan, maka dilakukan penambahan extend 10 meter dari konstruksi tower tersebut,” tambah Huda.

Baca Juga :  Pasokan Listrik Perbatasan Membaik, Produktivitas Pelaku UMKM Meningkat

Hingga Bulan Juli 2020, Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Halmahera Utara sebesar 96 persen dengan Rasio Desa Berlistrik sebesar 91 persen. PLN terus berupaya melistriki seluruh pelosok tanah air guna mendukung program pemerintah menuju Rasio Elektrifikasi 100% di Indonesia.**

Berita dan Foto Humas PLN

PLN berhasil mengalirkan listrik ke Pulau Meti, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera, Maluku Utara. Hal itu ditandai dengan penyelesaian pengerjaan jaringan listrik yang menyeberangi laut sepanjang 800 meter.

Dengan tantangan tinggi dalam proses pengerjaannya, akhirnya PLN berhasil menyambungkan listrik demi memberikan terang untuk warga dan secara langsung memberikan dampak positif dalam mendongkrak perekonomian di pulau yang dihuni 849 kepala keluarga tersebut.

Terutama untuk membantu menghidupkan geliat pariwisata di Pulau Meti, terlebih Pulau Meti memiliki kekayaan wisata bahari yang luar biasa dan juga terdapat peninggalan sejarah pada masa Perang Dunia II.

Menariknya, pembangunan jaringan distribusi 20 kV ini menggunakan tower transmisi dikarenakan kondisi geografis kepulauan.

Baca Juga :  Capai 7.946 MW, PLN Terus Dorong Pemanfaatan EBT

“Kami membangun Meti Crossing yakni tower transmisi yang digunakan untuk menyalurkan tegangan 20 kV. Biasanya, tengangan 20 kV hanya menggunakan tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun kami harus membangun jaringan listrik yang bisa menyeberangi laut melalui pulau-pulau, maka kami menggunakan konstruksi untuk tower transmisi. Ini juga menjadi tower transmisi pertama di Pulau Halmahera dan sekitarnya,” jelas Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda.

Jaringan 20 kV ini menghubungkan listrik Desai Mawea di Pulau Halmahera ke Pulau Meti melalui pulau Magaliho dan Pulau Gumilamo.

“Kendala yang terjadi yaitu andongan yang rendah, sekitar 3-4 meter dari permukaan air saat menghubungkan Tower sejauh 820 meter. Meski demikian, dengan komunikasi yang baik dari pemerintah setempat dan juga pihak pabrikan, maka dilakukan penambahan extend 10 meter dari konstruksi tower tersebut,” tambah Huda.

Baca Juga :  BRI Borong Penghargaan Bergengsi di Bidang Human Capital dari Brandon Hall Group International

Hingga Bulan Juli 2020, Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Halmahera Utara sebesar 96 persen dengan Rasio Desa Berlistrik sebesar 91 persen. PLN terus berupaya melistriki seluruh pelosok tanah air guna mendukung program pemerintah menuju Rasio Elektrifikasi 100% di Indonesia.**

Berita dan Foto Humas PLN

Most Read

Artikel Terbaru

/