alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Lawan Covid-19, PLN UPDK Kapuas Salurkan APD dan Sembako

PONTIANAK – Dalam rangka memenuhi kebutuhan alat pelindung diri bagi para petugas medis PT PLN (Persero) terus menyalurkan bantuan. Kali ini UPDK Kapuas UIKL Kalimantan menyalurkan 100 paket baju hazmat dan face shield kepada empat puskesmas di sekitar area pembangkit, seperti Desa Kapur, Sungai Durian, Siantan dan Sungai Raya Dalam.

Manager UPDK Kapuas UIKL Kalimantan, Sumbono mengatakan, saat ini, kebutuhan APD begitu besar di era pandemi Covid-19, sehingga bantuan dari masyarakat sangat berarti.

“Kebutuhan APD sangat besar. Tidak hanya rumah sakit rujukan Covid saja, tetapi semua faskes tentu butuh APD sekarang. Kami arahkan ke puskesmas karena sebagai faskes kelas 1, tentu menjadi ujung tombak bagi masyarakat yang ingin berobat. Tentu mereka juga harus terlindungi,” ujarnya.

Baca Juga :  Stop Penyebaran Covid-19, PLN Kalbar Kembali Salurkan Bantuan Masker Senilai 100 Juta Rupiah

Sumbono mengatakan program ini telah dilakukan oleh PLN dan unit-unit di bawahnya sejak beberapa waktu lalu. “Kita ingin petugas medis terlindungi, dan kami ada sedikit untuk disumbangkan. Dengan bantuan masker tersebut diharapkan tenaga medis dapat melindungi diri lebih baik saat melakukan penanganan pasien,” sebutnya.

Tak hanya APD, pihaknya bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) UPDK Kapuas juga telah menyalurkan bahan pokok dan bantuan lainnya kepada masyarakat terdampak. Sebanyak 300an paket sembako telah didistribusikan.

Paket sembako merupakan kebutuhan mendesak saat pendemi Covid-19 yang tak kunjung mereda di Pontianak. “Seperti yang kita ketahui bersama, banyak orang yang di-PHK dan dirumahkan. Begitu juga para pekerja harian. Sudah hampir tiga  bulan aktivas warga di rumah saja, sementara kebutuhan terus bertambah, terlebih lagi menyambut Lebaran. Di saat seperti ini gotong royong dikedepankan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Panen Meningkat Seratus Persen, PLN Bantu Komunitas Petani KOMPAS

Pihaknya juga berusaha agar bantuan tersebut tepat sasaran. Caranya dengan melakukan pemetaan agar bantuan tidak tumpang tindih. Dalam membagikan paket ini, UPDK Kapuas tetap menerapkan physical distancing, dengan tidak menimbulkan kerumunan massa.

Pihaknya langsung mendatangi rumah penerima. Penyaluran juga dilakukan via ojek online, dengan tujuan menghidupkan roda perekonomian di level bawah. (ars)

PONTIANAK – Dalam rangka memenuhi kebutuhan alat pelindung diri bagi para petugas medis PT PLN (Persero) terus menyalurkan bantuan. Kali ini UPDK Kapuas UIKL Kalimantan menyalurkan 100 paket baju hazmat dan face shield kepada empat puskesmas di sekitar area pembangkit, seperti Desa Kapur, Sungai Durian, Siantan dan Sungai Raya Dalam.

Manager UPDK Kapuas UIKL Kalimantan, Sumbono mengatakan, saat ini, kebutuhan APD begitu besar di era pandemi Covid-19, sehingga bantuan dari masyarakat sangat berarti.

“Kebutuhan APD sangat besar. Tidak hanya rumah sakit rujukan Covid saja, tetapi semua faskes tentu butuh APD sekarang. Kami arahkan ke puskesmas karena sebagai faskes kelas 1, tentu menjadi ujung tombak bagi masyarakat yang ingin berobat. Tentu mereka juga harus terlindungi,” ujarnya.

Baca Juga :  Lebih Efisien Pakai Listrik PLN

Sumbono mengatakan program ini telah dilakukan oleh PLN dan unit-unit di bawahnya sejak beberapa waktu lalu. “Kita ingin petugas medis terlindungi, dan kami ada sedikit untuk disumbangkan. Dengan bantuan masker tersebut diharapkan tenaga medis dapat melindungi diri lebih baik saat melakukan penanganan pasien,” sebutnya.

Tak hanya APD, pihaknya bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) UPDK Kapuas juga telah menyalurkan bahan pokok dan bantuan lainnya kepada masyarakat terdampak. Sebanyak 300an paket sembako telah didistribusikan.

Paket sembako merupakan kebutuhan mendesak saat pendemi Covid-19 yang tak kunjung mereda di Pontianak. “Seperti yang kita ketahui bersama, banyak orang yang di-PHK dan dirumahkan. Begitu juga para pekerja harian. Sudah hampir tiga  bulan aktivas warga di rumah saja, sementara kebutuhan terus bertambah, terlebih lagi menyambut Lebaran. Di saat seperti ini gotong royong dikedepankan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Stimulus Listrik Maret Sudah Siap

Pihaknya juga berusaha agar bantuan tersebut tepat sasaran. Caranya dengan melakukan pemetaan agar bantuan tidak tumpang tindih. Dalam membagikan paket ini, UPDK Kapuas tetap menerapkan physical distancing, dengan tidak menimbulkan kerumunan massa.

Pihaknya langsung mendatangi rumah penerima. Penyaluran juga dilakukan via ojek online, dengan tujuan menghidupkan roda perekonomian di level bawah. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/