alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

DPRD Kalbar Apresiasi Kinerja PLN

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Subhan Nur, mengapresiasi kinerja PLN Kalbar dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke PLTU Bengkayang pada Jum’at (24/7) lalu.

“Kami mengapresiasi kinerja PLN Kalbar yang telah bekerja dengan baik, hal ini dibuktikan bahwa pelanggan saat ini sudah jarang merasakan padam,” kata Subhan.

Menurutnya, kemajuan sebuah peradaban tidak terlepas dari kemajuan ekonomi suatu negara. Kemajuan ekonomi tidak akan tercapai tanpa adanya sistem kelistrikan yang andal.

Kondisi kelistrikan yang saat ini sudah surplus di Kalbar tentunya akan berdampak pada iklim investasi yang akan terus tumbuh dan berkembang.

“Kemajuan peradaban tidak terlepas dari kemajuan ekonomi suatu negara, ekonomi dipengaruhi oleh investasi. Dengan sistem kelistrikan yang sudah baik ini tentunya para investor akan tenang, dan diharapkan iklim ekonomi di Kalimantan Barat bisa meningkat,” tambah Subhan.

Senada, General Manager PLN UIW Kalimantan Barat, Ari Dartomo mengatakan bahwa nantinya seluruh daerah di Kalimantan Barat akan terinterkoneksi dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa. Saat ini Kabupaten Sanggau dan Sekadau telah terinterkoneksi. Hal ini diwujudkan dengan keberhasilan PLN mengoperasikan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau dan Gardu Induk 150 kV Sanggau.

Baca Juga :  Nama Pejabat Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu Dicatut

“Keandalan listrik di Sanggau akan meningkat setelah kami berhasil mengoperasikan SUTT dan GI. Nantinya PLTD yang sebelumnya beroperasi akan kami relokasi ke daerah-daerah seperti Kapuas hulu dimana PLTD tersebut diharapkan akan dimanfaatkan untuk pembangunan listrik di pedesaan,” tutur Ari.

Sementara itu Manager UPDK Singkawang, Ince Anjas, dalam presentasinya mengatakan bahwa PLTU Bengkayang dengan kapasitas 2×50 MW untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Khatulistiwa.

“Dengan kapasitas 2×50 MW, PLTU Bengkayang dapat melistriki sekitar 90 ribu lebih pelanggan dengan daya rata-rata 1300 VA. Keberadaan PLTU Bengkayang juga telah menyerap tenaga kerja lokal yang berasal dari masyarakat sekitar. Kami berharap, keberadaan PLTU Bengkayang ini dapat bermanfaat, baik disisi keandalan pasokan listrik juga bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” tutup Anjas.**

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Kawasan Pesisir, CSR PLN Salurkan Bantuan Rp 100 Juta

Berita dan Foto Humas PLN Kalbar

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Subhan Nur, mengapresiasi kinerja PLN Kalbar dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke PLTU Bengkayang pada Jum’at (24/7) lalu.

“Kami mengapresiasi kinerja PLN Kalbar yang telah bekerja dengan baik, hal ini dibuktikan bahwa pelanggan saat ini sudah jarang merasakan padam,” kata Subhan.

Menurutnya, kemajuan sebuah peradaban tidak terlepas dari kemajuan ekonomi suatu negara. Kemajuan ekonomi tidak akan tercapai tanpa adanya sistem kelistrikan yang andal.

Kondisi kelistrikan yang saat ini sudah surplus di Kalbar tentunya akan berdampak pada iklim investasi yang akan terus tumbuh dan berkembang.

“Kemajuan peradaban tidak terlepas dari kemajuan ekonomi suatu negara, ekonomi dipengaruhi oleh investasi. Dengan sistem kelistrikan yang sudah baik ini tentunya para investor akan tenang, dan diharapkan iklim ekonomi di Kalimantan Barat bisa meningkat,” tambah Subhan.

Senada, General Manager PLN UIW Kalimantan Barat, Ari Dartomo mengatakan bahwa nantinya seluruh daerah di Kalimantan Barat akan terinterkoneksi dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa. Saat ini Kabupaten Sanggau dan Sekadau telah terinterkoneksi. Hal ini diwujudkan dengan keberhasilan PLN mengoperasikan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau dan Gardu Induk 150 kV Sanggau.

Baca Juga :  Daihatsu Ngepod Hadirkan Topik Ringan Ala Komedian

“Keandalan listrik di Sanggau akan meningkat setelah kami berhasil mengoperasikan SUTT dan GI. Nantinya PLTD yang sebelumnya beroperasi akan kami relokasi ke daerah-daerah seperti Kapuas hulu dimana PLTD tersebut diharapkan akan dimanfaatkan untuk pembangunan listrik di pedesaan,” tutur Ari.

Sementara itu Manager UPDK Singkawang, Ince Anjas, dalam presentasinya mengatakan bahwa PLTU Bengkayang dengan kapasitas 2×50 MW untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Khatulistiwa.

“Dengan kapasitas 2×50 MW, PLTU Bengkayang dapat melistriki sekitar 90 ribu lebih pelanggan dengan daya rata-rata 1300 VA. Keberadaan PLTU Bengkayang juga telah menyerap tenaga kerja lokal yang berasal dari masyarakat sekitar. Kami berharap, keberadaan PLTU Bengkayang ini dapat bermanfaat, baik disisi keandalan pasokan listrik juga bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” tutup Anjas.**

Baca Juga :  Program CSR Perusahaan Sawit Bisa Naikkan Status Desa

Berita dan Foto Humas PLN Kalbar

Most Read

Nasutiun Usman Tutup Usia

Alot Bahas BBM Subsidi

Promosikan Produk Khas Landak

Artikel Terbaru

/