alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Karakter Animasi Superteacher untuk Membantu Belajar Siswa, Tampilah Terlihat Segar Seperti Avatar

Pandemi yang membatasi gerak dan pertemuan guru dengan siswa justru menumbuhkan ide bagi pengajar IPA SMP Al Hikmah Surabaya Afif Abdillah. Alumnus Pendidikan MIPA Unesa itu baru saja diganjar penghargaan video terbaik dalam Sayembara Video Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19.

NURUL KOMARIYAH, Surabaya

DESEMBER 2020, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menahbiskan karya Afif sebagai video pembelajaran terbaik. Video kreasinya dianggap kreatif sekaligus solutif untuk dijadikan bahan ajar bagi siswa jenjang sekolah menengah pertama (SMP) bidang mata pelajaran (mapel) ilmu pengetahuan alam (IPA).

Torehan gemilang dalam sayembara tingkat nasional itu tentu saja membanggakan. Sekaligus tidak terlupakan. Terlebih, pesertanya adalah para tenaga pengajar di seantero Nusantara. Hal tersebut menjadi capaian besar dalam karir mengajar Afif. Yang juga dianggapnya sebagai bakti dan kontribusi di dunia pendidikan serta ilmu pengetahuan.

’’Saya mengirimkan video mengenai bab pembelajaran suhu. Inspirasinya dari menonton Moto GP,’’ ujarnya saat dihubungi (22/1). Dia lantas mengirim link video tersebut.

Saat dibuka, tampilannya terlihat segar. Mulai pemilihan warna background hingga kejernihan gambar yang dibuat. Menariknya, dalam video itu Afif memerankan dirinya sebagai Superteacher. Karakter tersebut dirupakan dalam bentuk animasi avatar.

Dengan kostum jas dan sayap. Si Superteacher yang bisa terbang itu mengajak siswa-siswa untuk menonton tayangan Moto GP. Saat beberapa pembalap sedang melesat di sirkuit, ada tabel suhu yang muncul.

Baca Juga :  Kalau Pembelajaran Menyenangkan, Materi yang Susah pun jadi Mudah

’’Di setiap tayangan Moto GP di TV itu kan selalu ditampilkan tabel suhu. Namun, bukan dalam skala Celsius, melainkan Fahrenheit. Sementara di Indonesia kan lebih akrab menggunakan Celsius,’’ paparnya.

Nah, dari situlah animasi Superteacher menstimulasi keingintahuan siswa. Yakni, bagaimana caranya mengonversi skala suhu Fahrenheit menjadi Celsius.

Menurut Afif, Moto GP dan animasi superhero bertujuan untuk membangun minat siswa. Harapannya, mereka tertarik dan bersemangat untuk menyimak video pembelajaran. Sebab, di dalam video itu juga dijelaskan rumus mengonversi skala suhu yang lain. Misalnya, Reamur ke Celsius, Kelvin ke Celsius, dan sebaliknya. ’’Anak-anak kan biasanya suka nonton Moto GP dan menyukai karakter superhero,’’ imbuhnya.

Menurut dia, proses tersulit adalah pada saat menganimasikan karakter vektor atau avatar supaya bisa bergerak dalam video. Apalagi, Afif sempat mengalami kendala. Video yang diunggahnya ke media sosial terkena banned. Padahal, jumlah tayangannya sudah mencapai tujuh ribu kali tayang. File mentahnya pun hilang.

Setelah menguatkan diri dan mendapat dukungan keluarga, akhirnya dia membuat ulang video baru. Mengulang dan memulai lagi membuat video baru jelas membutuhkan niat dan kesungguhan besar.

Afif mengaku lebih banyak menggarap video saat malam. Ketika semua tugas dan tanggung jawab mengajar sudah tuntas. Tentu saja, saat buah hatinya di rumah sudah terlelap. Dengan demikian, dia bisa berkonsentrasi penuh. Tidak ada suara yang bocor saat dia harus mengisi suara ke dalam video.

Baca Juga :  Aturan Prokes Perjalanan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

’’Di video kedua, saya tidak lagi menyertakan cuplikan tayangan Moto GP dari YouTube. Tapi, membuat animasi balapan sendiri. Untuk menghindari banned,’’ jelas dia.

Upayanya membuahkan hasil. Selain diganjar sebagai video terbaik oleh GTK Dikdas Kemendikbud, video berdurasi tiga menit itu banjir apresiasi positif. Terutama dari tekan sesama guru. Mereka mengaku terbantu dengan video animasi yang dibuat Afif.

Lantas, beberapa guru meminta izin untuk memanfaatkan video itu dalam pembelajaran skala suhu di sekolah masing-masing. Buat mereka, selain inspiratif, video tersebut menarik secara visual. Salah satu apresiasi itu datang dari sesama peserta sayembara video. Yakni, Agusriadi yang merupakan guru dari Aceh. ’’Animasinya sangat menginspirasi. Juga berguna untuk membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ),’’ ujar Agusriadi.

Afif mengizinkan videonya untuk dimanfaatkan pengajar-pengajar lain. Dia mengatakan, pembelajaran daring kepada siswa memang perlu dikreasikan sedemikian rupa. Tujuannya, materi tetap bisa terserap dengan baik oleh peserta didik meski tanpa bersua. Juga demi mengusir kejenuhan yang rentan melanda para siswa. Dia pun sudah mengunggah video itu di website e-learning milik SMP Al Hikmah. Dengan demikian, karya tersebut bisa diakses sewaktu-waktu. (*)

Pandemi yang membatasi gerak dan pertemuan guru dengan siswa justru menumbuhkan ide bagi pengajar IPA SMP Al Hikmah Surabaya Afif Abdillah. Alumnus Pendidikan MIPA Unesa itu baru saja diganjar penghargaan video terbaik dalam Sayembara Video Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19.

NURUL KOMARIYAH, Surabaya

DESEMBER 2020, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menahbiskan karya Afif sebagai video pembelajaran terbaik. Video kreasinya dianggap kreatif sekaligus solutif untuk dijadikan bahan ajar bagi siswa jenjang sekolah menengah pertama (SMP) bidang mata pelajaran (mapel) ilmu pengetahuan alam (IPA).

Torehan gemilang dalam sayembara tingkat nasional itu tentu saja membanggakan. Sekaligus tidak terlupakan. Terlebih, pesertanya adalah para tenaga pengajar di seantero Nusantara. Hal tersebut menjadi capaian besar dalam karir mengajar Afif. Yang juga dianggapnya sebagai bakti dan kontribusi di dunia pendidikan serta ilmu pengetahuan.

’’Saya mengirimkan video mengenai bab pembelajaran suhu. Inspirasinya dari menonton Moto GP,’’ ujarnya saat dihubungi (22/1). Dia lantas mengirim link video tersebut.

Saat dibuka, tampilannya terlihat segar. Mulai pemilihan warna background hingga kejernihan gambar yang dibuat. Menariknya, dalam video itu Afif memerankan dirinya sebagai Superteacher. Karakter tersebut dirupakan dalam bentuk animasi avatar.

Dengan kostum jas dan sayap. Si Superteacher yang bisa terbang itu mengajak siswa-siswa untuk menonton tayangan Moto GP. Saat beberapa pembalap sedang melesat di sirkuit, ada tabel suhu yang muncul.

Baca Juga :  Penyelenggaraan Haji Sukses Pelaksanaan Lebih Baik

’’Di setiap tayangan Moto GP di TV itu kan selalu ditampilkan tabel suhu. Namun, bukan dalam skala Celsius, melainkan Fahrenheit. Sementara di Indonesia kan lebih akrab menggunakan Celsius,’’ paparnya.

Nah, dari situlah animasi Superteacher menstimulasi keingintahuan siswa. Yakni, bagaimana caranya mengonversi skala suhu Fahrenheit menjadi Celsius.

Menurut Afif, Moto GP dan animasi superhero bertujuan untuk membangun minat siswa. Harapannya, mereka tertarik dan bersemangat untuk menyimak video pembelajaran. Sebab, di dalam video itu juga dijelaskan rumus mengonversi skala suhu yang lain. Misalnya, Reamur ke Celsius, Kelvin ke Celsius, dan sebaliknya. ’’Anak-anak kan biasanya suka nonton Moto GP dan menyukai karakter superhero,’’ imbuhnya.

Menurut dia, proses tersulit adalah pada saat menganimasikan karakter vektor atau avatar supaya bisa bergerak dalam video. Apalagi, Afif sempat mengalami kendala. Video yang diunggahnya ke media sosial terkena banned. Padahal, jumlah tayangannya sudah mencapai tujuh ribu kali tayang. File mentahnya pun hilang.

Setelah menguatkan diri dan mendapat dukungan keluarga, akhirnya dia membuat ulang video baru. Mengulang dan memulai lagi membuat video baru jelas membutuhkan niat dan kesungguhan besar.

Afif mengaku lebih banyak menggarap video saat malam. Ketika semua tugas dan tanggung jawab mengajar sudah tuntas. Tentu saja, saat buah hatinya di rumah sudah terlelap. Dengan demikian, dia bisa berkonsentrasi penuh. Tidak ada suara yang bocor saat dia harus mengisi suara ke dalam video.

Baca Juga :  Para Penghobi Memburu Tanaman Karnivora hingga Pegunungan

’’Di video kedua, saya tidak lagi menyertakan cuplikan tayangan Moto GP dari YouTube. Tapi, membuat animasi balapan sendiri. Untuk menghindari banned,’’ jelas dia.

Upayanya membuahkan hasil. Selain diganjar sebagai video terbaik oleh GTK Dikdas Kemendikbud, video berdurasi tiga menit itu banjir apresiasi positif. Terutama dari tekan sesama guru. Mereka mengaku terbantu dengan video animasi yang dibuat Afif.

Lantas, beberapa guru meminta izin untuk memanfaatkan video itu dalam pembelajaran skala suhu di sekolah masing-masing. Buat mereka, selain inspiratif, video tersebut menarik secara visual. Salah satu apresiasi itu datang dari sesama peserta sayembara video. Yakni, Agusriadi yang merupakan guru dari Aceh. ’’Animasinya sangat menginspirasi. Juga berguna untuk membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ),’’ ujar Agusriadi.

Afif mengizinkan videonya untuk dimanfaatkan pengajar-pengajar lain. Dia mengatakan, pembelajaran daring kepada siswa memang perlu dikreasikan sedemikian rupa. Tujuannya, materi tetap bisa terserap dengan baik oleh peserta didik meski tanpa bersua. Juga demi mengusir kejenuhan yang rentan melanda para siswa. Dia pun sudah mengunggah video itu di website e-learning milik SMP Al Hikmah. Dengan demikian, karya tersebut bisa diakses sewaktu-waktu. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/