alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Rp400 Miliar untuk Infrastuktur Jalan Kalbar

PONTIANAK – DPRD Provinsi Kalimantan Barat merespon positif program fisik infrastruktur tahun 2022 mencapai ratusan miliar rupiah. Kisarannya dari APBD Provinsi Kalimantan Barat, yang sudah diketuk palu mencapai Rp400 miliar lebih.

“Dianggarkan dengan nilai segitu di tengah pandemi Covid-19 ini. Artinya kami (DPRD) sambut positif,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah belum lama ini.

Politisi Gerindra Kalbar ini menyebutkan bahwa dengan pagu nilai tersebut, hampir seluruh ruas jalan Provinsi di Kalimantan Barat, sudah memperoleh porsinya sendiri. Artinya, dari anggaran sebesar Rp400 miliaran, supaya dilakukan pembangunan pada tahun 2022 mendatang.

“Walau perbaikan jalan belum sesuai keperluan dan dibutuhkan tetapi alokasinya tetap ada. Sebab alokasi anggaran infrastruktur yang dianggarkan Gubernur Sutarmidji tahun 2022 ini hanya sebesar Rp400 miliar,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiba di IKN Bareng Anies dan Edy Rahmayadi, Midji Pamer Jaket Songket Sambas

“Nah dari anggaran yang ada. Hampir semua ruas jalan provinsi sudah dianggarkan untuk dikerjakan,” ucapnya.

Harus diakui memang, dengan anggaran yang minim, tidak mampu mengkover seluruh ruas jalan yang ada di Kalimantan Barat. Misalnya, jalan dari Tebidak-Nanga Mao di Kabupaten Sintang sendiri. Tahun 2022, alokasi anggarannya sudah diuruskan. Namun memang masih belum sesuai harapan masyarakat di sana.

Hanya saja, legislatif bersama eksekutif Kalbar tetap memperjuangkan supaya peruntukan anggaran tersebut tetap ada dalam buku APBD.

“Demi kepentingan publik, kami tetap berjuang. Hanya saja di dera Covid-19, kami bersama eksekutif harus memilih mana anggaran paling penting dan mendesak untuk dikerjakan,” kata politisi dari Dapil Sambas ini.

Baca Juga :  Menteri Sibuk? SK Pimpinan Definitif Dewan Belum Kelar

Lebih jauh dikatakan bahwa porsi anggaran dalam pembangunan jalan provinsi memang dilakukan berdasarkan pertimbangan Gubernur Kalbar.

DPRD sendiri pada prinsipnya tetap akan mendukung hal dimaksud sepanjang memang peruntukannya penting, dan untuk kebutuhan publik.

Beberapa waktu sebelumnya, Gubernur Sutarmidji menyampaikan bahwa anggaran infrastruktur Kalbar tahun 2022 hanya berkisar Rp400 miliar. Itu karena porsi anggarannya harus dibagi dengan pembangunan Gedung dan Rumah Sakit.

Hanya saja, dia menargetkan pada tahun 2023 mendatang untuk anggaran infrastruktur bisa dianggarkan sebesar Rp600-700 miliar lebih. (den)

PONTIANAK – DPRD Provinsi Kalimantan Barat merespon positif program fisik infrastruktur tahun 2022 mencapai ratusan miliar rupiah. Kisarannya dari APBD Provinsi Kalimantan Barat, yang sudah diketuk palu mencapai Rp400 miliar lebih.

“Dianggarkan dengan nilai segitu di tengah pandemi Covid-19 ini. Artinya kami (DPRD) sambut positif,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah belum lama ini.

Politisi Gerindra Kalbar ini menyebutkan bahwa dengan pagu nilai tersebut, hampir seluruh ruas jalan Provinsi di Kalimantan Barat, sudah memperoleh porsinya sendiri. Artinya, dari anggaran sebesar Rp400 miliaran, supaya dilakukan pembangunan pada tahun 2022 mendatang.

“Walau perbaikan jalan belum sesuai keperluan dan dibutuhkan tetapi alokasinya tetap ada. Sebab alokasi anggaran infrastruktur yang dianggarkan Gubernur Sutarmidji tahun 2022 ini hanya sebesar Rp400 miliar,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiga Terduga Teroris Dibekuk

“Nah dari anggaran yang ada. Hampir semua ruas jalan provinsi sudah dianggarkan untuk dikerjakan,” ucapnya.

Harus diakui memang, dengan anggaran yang minim, tidak mampu mengkover seluruh ruas jalan yang ada di Kalimantan Barat. Misalnya, jalan dari Tebidak-Nanga Mao di Kabupaten Sintang sendiri. Tahun 2022, alokasi anggarannya sudah diuruskan. Namun memang masih belum sesuai harapan masyarakat di sana.

Hanya saja, legislatif bersama eksekutif Kalbar tetap memperjuangkan supaya peruntukan anggaran tersebut tetap ada dalam buku APBD.

“Demi kepentingan publik, kami tetap berjuang. Hanya saja di dera Covid-19, kami bersama eksekutif harus memilih mana anggaran paling penting dan mendesak untuk dikerjakan,” kata politisi dari Dapil Sambas ini.

Baca Juga :  IKBM Ketapang Gelar Pekan Budaya Madura

Lebih jauh dikatakan bahwa porsi anggaran dalam pembangunan jalan provinsi memang dilakukan berdasarkan pertimbangan Gubernur Kalbar.

DPRD sendiri pada prinsipnya tetap akan mendukung hal dimaksud sepanjang memang peruntukannya penting, dan untuk kebutuhan publik.

Beberapa waktu sebelumnya, Gubernur Sutarmidji menyampaikan bahwa anggaran infrastruktur Kalbar tahun 2022 hanya berkisar Rp400 miliar. Itu karena porsi anggarannya harus dibagi dengan pembangunan Gedung dan Rumah Sakit.

Hanya saja, dia menargetkan pada tahun 2023 mendatang untuk anggaran infrastruktur bisa dianggarkan sebesar Rp600-700 miliar lebih. (den)

Most Read

Artikel Terbaru

/