alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Bulu Tangkis Borong 13 Emas di ASEAN Para Games 2022

SOLO – Tim para-bulu tangkis Indonesia menutup rangkaian pertandingan pada ASEAN Para Games 2022 di Edutorium UMS, Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/8), dengan mendulang 13 medali emas, sembilan perak, dan delapan perunggu.

Indonesia berada di atas Thailand yang meraih tiga emas, delapan perak, dan sembilan perunggu. Sementara Malaysia di posisi ketiga dengan tiga emas, satu perak, dan empat perunggu.

Adapun emas terakhir yang diraih Indonesia dari cabang para-bulu tangkis melalui ganda putra SU5 Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah Prawiranegara yang mengalahkan rekan senegara Oddi Kurnia Dwi Listianto Putra/Suryo Nugroho dengan skor 21-15, 21-12.

Hasil ini menambah pundi-pundi medali yang diraih tim para-badminton Indonesia. Pada Jumat ini, terdapat lima All Indonesia Final. Pada laga pertama tunggal putra SL4 Ukun Rukaendi memastikan medali emas usai mengalahkan Maman Nurjaman dengan 21-19, 21-10.

Kemudian giliran Fredy Setiawan yang tampil di tunggal putra SL4 menang atas Hikmat Ramdani dengan 21-17, 21-19.

Baca Juga :  Wali Kota: Kerensia Valeria Role Model Pelajar Berprestasi

Selanjutnya ganda putra SL3-SL4 Dwiyoko/Fredy Setiawan menambah medali emas usai mengalahkan Hary Susanto/Ukun Rukaendi dengan skor 21-14, 15, 21, 21-10.

Wiwin Adri yang turun pada nomor tunggal putra WH2 mengalahkan Agus Budi Utomo dengan skor 21-13, 21-8.

Sementara di cabang angkat berat, Indonesia mengumpulkan 18 keping medali emas menjelang ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo berakhir. Koordinator Pelatih Pelatnas Para Angkat Berat Indonesia Coni Ruswanta mengatakan kemarin Indonesia mendapatkan tiga emas dan tiga perak.

“Ini melebihi ekspektasi kami, (Tambi) Sibarani yang ditarget perunggu malah dapat satu emas dan satu perak,” kata Coni usai babak final di Hotel Solo Paragon, Jumat (5/8).
Selain Tambi Sibarani, banyak atlet debutan angkat berat yang bersinar dalam ASEAN Para Games ini.

“Alhamdulilah banyak debut yang menghasilkan prestasi. Kemarin (beberapa waktu lalu) kami cari bibit di Peparnas Papua. Sebetulnya ini sudah dipantau lama, kami melihat mereka di daerahnya seperti apa. Setelah Peparnas kemarin, kok limit angkatannya mendekati APG,” kata Coni.

Baca Juga :  Tradisi Nyadran di Solo, Airlangga Ziarah Makam Keluarga di Astana Oetara

Ia mengungkapkan mulai Januari tahun depan akan dimulai kembali Pelatnas guna menghadapi ASEAN Para Games Kamboja 2023.

“Kalau bisa harus dipertahankan (prestasinya), ini kan hampir seluruh atlet dapat medali,” kata Coni.

Sementara itu, peraih emas Tambi Sibarani mengaku bangga dengan pencapaiannya.

“Ya luar biasa, yang ditargetkan saya perunggu ini dapat emas untuk kategori best (terbaik), peraknya di total (kategori total angkatan),” kata Tambi.

Atlet asal Sumatera Utara ini mengaku sudah mempersiapkan diri guna menghadapi pertandingan tersebut sejak lima bulan lalu. Dia menyatakan ingin terus memecahkan rekor pribadi.

“Sebetulnya ini rekor terbaik (173 kg), kalau di luar Para Games 168 kg, jadi ini rekor pribadi,” pungkas Tambi. (ant)

SOLO – Tim para-bulu tangkis Indonesia menutup rangkaian pertandingan pada ASEAN Para Games 2022 di Edutorium UMS, Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/8), dengan mendulang 13 medali emas, sembilan perak, dan delapan perunggu.

Indonesia berada di atas Thailand yang meraih tiga emas, delapan perak, dan sembilan perunggu. Sementara Malaysia di posisi ketiga dengan tiga emas, satu perak, dan empat perunggu.

Adapun emas terakhir yang diraih Indonesia dari cabang para-bulu tangkis melalui ganda putra SU5 Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah Prawiranegara yang mengalahkan rekan senegara Oddi Kurnia Dwi Listianto Putra/Suryo Nugroho dengan skor 21-15, 21-12.

Hasil ini menambah pundi-pundi medali yang diraih tim para-badminton Indonesia. Pada Jumat ini, terdapat lima All Indonesia Final. Pada laga pertama tunggal putra SL4 Ukun Rukaendi memastikan medali emas usai mengalahkan Maman Nurjaman dengan 21-19, 21-10.

Kemudian giliran Fredy Setiawan yang tampil di tunggal putra SL4 menang atas Hikmat Ramdani dengan 21-17, 21-19.

Baca Juga :  Pikap Esemka Dijual Rp95 Juta

Selanjutnya ganda putra SL3-SL4 Dwiyoko/Fredy Setiawan menambah medali emas usai mengalahkan Hary Susanto/Ukun Rukaendi dengan skor 21-14, 15, 21, 21-10.

Wiwin Adri yang turun pada nomor tunggal putra WH2 mengalahkan Agus Budi Utomo dengan skor 21-13, 21-8.

Sementara di cabang angkat berat, Indonesia mengumpulkan 18 keping medali emas menjelang ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo berakhir. Koordinator Pelatih Pelatnas Para Angkat Berat Indonesia Coni Ruswanta mengatakan kemarin Indonesia mendapatkan tiga emas dan tiga perak.

“Ini melebihi ekspektasi kami, (Tambi) Sibarani yang ditarget perunggu malah dapat satu emas dan satu perak,” kata Coni usai babak final di Hotel Solo Paragon, Jumat (5/8).
Selain Tambi Sibarani, banyak atlet debutan angkat berat yang bersinar dalam ASEAN Para Games ini.

“Alhamdulilah banyak debut yang menghasilkan prestasi. Kemarin (beberapa waktu lalu) kami cari bibit di Peparnas Papua. Sebetulnya ini sudah dipantau lama, kami melihat mereka di daerahnya seperti apa. Setelah Peparnas kemarin, kok limit angkatannya mendekati APG,” kata Coni.

Baca Juga :  Perkelahian Anak Berbuntut Pembunuhan

Ia mengungkapkan mulai Januari tahun depan akan dimulai kembali Pelatnas guna menghadapi ASEAN Para Games Kamboja 2023.

“Kalau bisa harus dipertahankan (prestasinya), ini kan hampir seluruh atlet dapat medali,” kata Coni.

Sementara itu, peraih emas Tambi Sibarani mengaku bangga dengan pencapaiannya.

“Ya luar biasa, yang ditargetkan saya perunggu ini dapat emas untuk kategori best (terbaik), peraknya di total (kategori total angkatan),” kata Tambi.

Atlet asal Sumatera Utara ini mengaku sudah mempersiapkan diri guna menghadapi pertandingan tersebut sejak lima bulan lalu. Dia menyatakan ingin terus memecahkan rekor pribadi.

“Sebetulnya ini rekor terbaik (173 kg), kalau di luar Para Games 168 kg, jadi ini rekor pribadi,” pungkas Tambi. (ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/