alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Satu Data

Dari Audiensi Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat dengan Gubernur

 Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, menerima kunjungan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, belum lama ini. Menurutnya peran Komisi Informasi sangat penting dalam akses informasi publik agar terbuka luas dan seragam.

KEBERADAAN KI Kalbar diharap menjadi saluran masyarakat untuk mendapat akses informasi publik terbuka luas dan seragam. Keterbukaan informasi publik diharapkan kemudian dapat mengarah kepada satu data dan pelayanan informasi yang sesuai dengan SOP,” ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

Keberadaan KI Kalbar diharapkan mampu menjaga agar iklim keterbukaan informasi dapat terlaksana dengan baik. Ia pun meminta KI mensosialisasikan peran-perannya dalam mengawal hak-hak akses informasi publik dan terus melakukan koordinasi stakeholder, mitra kerja, dan para pihak terkait termasuk pemerintah kabupaten kota di Kalbar.

Baca Juga :  Pemkot Audiensi Bersama Menhub

Ia melanjutkan, di pertemuan tersebut, KI Kalbar menyampaikan Laporan Kinerja Tahun 2020 sekaligus menyampaikan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan di 2021. Di antaranya Penyelesaian Sengketa Informasi, Monev. KIP Desa, rencana advokasi pembentukan KI Kabupaten/Kota dan informasi tentang pelaksanaan penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP).

Sejalan dengan kerja-kerja KI Kalbar, Gubernur menyampaikan harapan untuk terus melakukan pengenalan akan peran dan fungsi keberadaan Komisi Informasi, melakukan edukasi kepada masyarakat untuk terlibat aktif sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan badan publik.

“KI Kalbar telah melakukan kerja-kerja KIP di antaranya menerima memproses dan memutus sengketa informasi publik dan melakukan monitoring evaluasi semua badan publik Kalimantan Barat sekaligus melakukan edukasi kepada badan publik dan masyarakat tentang KIP,” ungkap Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat Rospita Vici Paulyn.

Baca Juga :  Fokus Kaji Geowisata dan Kerawanan Bencana

Diketahui bahwa Komisi Informasi Kalbar sejak lima tahun keberadaan telah menyelesaikan 66 (enam puluh enam) kasus sengketa informasi dan sebagai lembaga yang mengawal keterbukaan informasi publik dan pemenuhan hak-hak masyarakat atas informasi di Kalimantan Barat juga dalam 5 tahun terakhir  ini juga setiap tahun melakukan Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik untuk OPD/Dinas Pemprov. Kalbar, Pemerintah Kabupaten/Kota Se Kalbar, BUMD dan sejumlah Badan Publik lainnya di Kalimantan Barat.(iza)

Dari Audiensi Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat dengan Gubernur

 Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, menerima kunjungan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, belum lama ini. Menurutnya peran Komisi Informasi sangat penting dalam akses informasi publik agar terbuka luas dan seragam.

KEBERADAAN KI Kalbar diharap menjadi saluran masyarakat untuk mendapat akses informasi publik terbuka luas dan seragam. Keterbukaan informasi publik diharapkan kemudian dapat mengarah kepada satu data dan pelayanan informasi yang sesuai dengan SOP,” ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

Keberadaan KI Kalbar diharapkan mampu menjaga agar iklim keterbukaan informasi dapat terlaksana dengan baik. Ia pun meminta KI mensosialisasikan peran-perannya dalam mengawal hak-hak akses informasi publik dan terus melakukan koordinasi stakeholder, mitra kerja, dan para pihak terkait termasuk pemerintah kabupaten kota di Kalbar.

Baca Juga :  Angga dan Sri Melaju ke Tingkat Nasional di Batu Malang  

Ia melanjutkan, di pertemuan tersebut, KI Kalbar menyampaikan Laporan Kinerja Tahun 2020 sekaligus menyampaikan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan di 2021. Di antaranya Penyelesaian Sengketa Informasi, Monev. KIP Desa, rencana advokasi pembentukan KI Kabupaten/Kota dan informasi tentang pelaksanaan penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP).

Sejalan dengan kerja-kerja KI Kalbar, Gubernur menyampaikan harapan untuk terus melakukan pengenalan akan peran dan fungsi keberadaan Komisi Informasi, melakukan edukasi kepada masyarakat untuk terlibat aktif sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan badan publik.

“KI Kalbar telah melakukan kerja-kerja KIP di antaranya menerima memproses dan memutus sengketa informasi publik dan melakukan monitoring evaluasi semua badan publik Kalimantan Barat sekaligus melakukan edukasi kepada badan publik dan masyarakat tentang KIP,” ungkap Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat Rospita Vici Paulyn.

Baca Juga :  Milenial Ramaikan Konser Kebangsaan

Diketahui bahwa Komisi Informasi Kalbar sejak lima tahun keberadaan telah menyelesaikan 66 (enam puluh enam) kasus sengketa informasi dan sebagai lembaga yang mengawal keterbukaan informasi publik dan pemenuhan hak-hak masyarakat atas informasi di Kalimantan Barat juga dalam 5 tahun terakhir  ini juga setiap tahun melakukan Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik untuk OPD/Dinas Pemprov. Kalbar, Pemerintah Kabupaten/Kota Se Kalbar, BUMD dan sejumlah Badan Publik lainnya di Kalimantan Barat.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/