alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Martin Rantan Kembali Jabat Bupati

KETAPANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda), Heronimus Tanam, mengembalikan semua fasilitas jabatan Bupati kepada Martin Rantan, Minggu (6/12) di Rumah Dinas Bupati. Penyerahan sejumlah fasilitas tersebut seiring dengan berakhirnya masa cuti Bupati Martin Rantan, Sabtu (5/12) lalu.

Martin mengambil cuti selama 71 hari, yakni sejak 25 September hingga 5 Desember 2020. Cuti tersebut diambil karena Martin maju kembali di Pilkada Ketapang 2020. Selama masa cuti, Martin melakukan kampanye ke sejumlah daerah di Ketapang.

Pj. Sekda Ketapang, Heronimus Tanam, mengatakan terhitung mulai 6 Desember 2020, Pemda Ketapang telah mengembalikan fasilitas jabatan Bupati. Pengembalian dilaksanakan lantaran masa cutinya berakhir dan kembali menjabat Bupati. “Sesuai undang-undang, ketika awal cuti Pemda menerima penyerahan seluruh sarana maupun aset yang melekat di jabatan Bupati. Berhubung masa cuti itu berakhir, maka malam ini fasilitasnya dikembalikan seperti semula,” kata Tanam.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemda Ketapang. Dia merasa bersyukur karena dapat kembali berada di tengah-tengah pemerintah sebagai Kepala Daerah. “Setelah melakukan cuti kampanye 71 hari sebagai calon Bupati dan sudah berakhir hari ini, saya merasa bersyukur karena bisa bergabung lagi di lingkungan Pemkab Ketapang,” ucap Martin.

Baca Juga :  Hotel Maestro Tetap Beroperasi, Pasca Disita Kejaksaan Agung Terkait Kasus Asabri

Di kesempatan itu, Martin turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Ketapang. Pasalnya, sewaktu masa kampanye dirinya selalu menjaga jarak. “Ketika dalam masa kampanye, saya sengaja jaga jarak. Itu saya lakukan supaya semua ASN dapat menjaga netralitas dalam Pilkada, saya tidak mau ada yang tidak netral,” katanya.

Menyangkut tata kelola kepemerintahan, dia menilai berjalan baik meskipun dirinya menjalani cuti. Dia berharap, dengan kembalinya menjabat Bupati bisa lebih ditingakatkan dan semua OPD dapat terus bersinergi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang telah menjalankan tugas kepemerintahan dengan baik semasa saya cuti. Saya harap kita terus bersinergi,” ungkapnya.

Martin langsung melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Ketapang terhitung sejak Minggu (6/12). Di antaranya melakukan pemantauan guna memastikan Pilkada Ketapang tahun 2020 berjalan aman, damai dan tertib. “Nanti saya juga akan lihat netralitas para ASN dan penyelenggara, baik KPU maupun Bawaslu. Hari Senin saya langsung lakukan pengecekan di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga :  Ancam Tutup Tempat Wisata Jika Abai Protokol Kesehatan

Selain itu, Martin juga mengaku akan memaksimalkan APBD Perubahan maupun APBD 2020 supaya berjalan lancar, sehingga proses pembangunan dan keperintahan tahun 2020 bisa diakhiri dengan baik. “Sesudah itu, karena bulan Januari masuk APBD 2021 dan sudah disahkan, menjadi tugas dan kewajiban Bupati melalukan upaya memepercepat proses penyelenggaraannya. Tidak hanya Bupati, juga menjadi tugas jajaran pemerintah, terutama OPD sebagai penyelenggara program – program Pemda,” lanjutnya

Adapun yang lain, tentunya bersama dengan masyarakat terus menjaga keharmonisan dan semangat persaudaraan agar di Ketapang tetap kondusif. Dengan demikian, proses pembangunan dapat berjalan maksimal. “Kita harus selalu menjaga keharmonisan dan persaudaraan. Bahwa Ketapang, apapun yang terjadi, semua harus tetap bahu memabahu membangun Kabupaten Ketapang,” pungkasnya. (afi)

KETAPANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda), Heronimus Tanam, mengembalikan semua fasilitas jabatan Bupati kepada Martin Rantan, Minggu (6/12) di Rumah Dinas Bupati. Penyerahan sejumlah fasilitas tersebut seiring dengan berakhirnya masa cuti Bupati Martin Rantan, Sabtu (5/12) lalu.

Martin mengambil cuti selama 71 hari, yakni sejak 25 September hingga 5 Desember 2020. Cuti tersebut diambil karena Martin maju kembali di Pilkada Ketapang 2020. Selama masa cuti, Martin melakukan kampanye ke sejumlah daerah di Ketapang.

Pj. Sekda Ketapang, Heronimus Tanam, mengatakan terhitung mulai 6 Desember 2020, Pemda Ketapang telah mengembalikan fasilitas jabatan Bupati. Pengembalian dilaksanakan lantaran masa cutinya berakhir dan kembali menjabat Bupati. “Sesuai undang-undang, ketika awal cuti Pemda menerima penyerahan seluruh sarana maupun aset yang melekat di jabatan Bupati. Berhubung masa cuti itu berakhir, maka malam ini fasilitasnya dikembalikan seperti semula,” kata Tanam.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemda Ketapang. Dia merasa bersyukur karena dapat kembali berada di tengah-tengah pemerintah sebagai Kepala Daerah. “Setelah melakukan cuti kampanye 71 hari sebagai calon Bupati dan sudah berakhir hari ini, saya merasa bersyukur karena bisa bergabung lagi di lingkungan Pemkab Ketapang,” ucap Martin.

Baca Juga :  Antisipasi dan Cegah Karhutla; HKI Latih Satgas Dalkarhutla

Di kesempatan itu, Martin turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Ketapang. Pasalnya, sewaktu masa kampanye dirinya selalu menjaga jarak. “Ketika dalam masa kampanye, saya sengaja jaga jarak. Itu saya lakukan supaya semua ASN dapat menjaga netralitas dalam Pilkada, saya tidak mau ada yang tidak netral,” katanya.

Menyangkut tata kelola kepemerintahan, dia menilai berjalan baik meskipun dirinya menjalani cuti. Dia berharap, dengan kembalinya menjabat Bupati bisa lebih ditingakatkan dan semua OPD dapat terus bersinergi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang telah menjalankan tugas kepemerintahan dengan baik semasa saya cuti. Saya harap kita terus bersinergi,” ungkapnya.

Martin langsung melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Ketapang terhitung sejak Minggu (6/12). Di antaranya melakukan pemantauan guna memastikan Pilkada Ketapang tahun 2020 berjalan aman, damai dan tertib. “Nanti saya juga akan lihat netralitas para ASN dan penyelenggara, baik KPU maupun Bawaslu. Hari Senin saya langsung lakukan pengecekan di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga :  Evaluasi SKB Empat Menteri

Selain itu, Martin juga mengaku akan memaksimalkan APBD Perubahan maupun APBD 2020 supaya berjalan lancar, sehingga proses pembangunan dan keperintahan tahun 2020 bisa diakhiri dengan baik. “Sesudah itu, karena bulan Januari masuk APBD 2021 dan sudah disahkan, menjadi tugas dan kewajiban Bupati melalukan upaya memepercepat proses penyelenggaraannya. Tidak hanya Bupati, juga menjadi tugas jajaran pemerintah, terutama OPD sebagai penyelenggara program – program Pemda,” lanjutnya

Adapun yang lain, tentunya bersama dengan masyarakat terus menjaga keharmonisan dan semangat persaudaraan agar di Ketapang tetap kondusif. Dengan demikian, proses pembangunan dapat berjalan maksimal. “Kita harus selalu menjaga keharmonisan dan persaudaraan. Bahwa Ketapang, apapun yang terjadi, semua harus tetap bahu memabahu membangun Kabupaten Ketapang,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/