alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Halalbihalal Kajati Kalbar dan Jajaran

PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalbar siap kembali bekerja melayani masyarakat secara optimal pascalibur Idulfitri.  Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr Masyhudi, SH.MH  kepada awak media, saat menghadiri halalbihalal bersama jajarannya, Senin, (9/05) di Rumah Dinas Kajati Kalbar.

Halalbihalal dalam rangka silaturahmi Idulfitri duntuk saling memaafkan ini, diikuti Karyawan Kejati Kalbar dan Kejari Pontianak.

Masyhudi, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar bersyukur covid-19 sudah semakin melandai, bahkan hasil swab antigen  pimpinan dan jajaran Kejati Kalbar saat mengikuti halalbihalal ini menunjukkan hasil negatif.

“Alhamdulillah semuanya dari hasil swab antigen sehat,” ulasnya.

Masyhudi berharap ini akan semakin meningkatkan semangat untuk bekerja optimal dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Menhub Bolehkan Tes Antigen, Midji Tetap Wajibkan PCR

“Walaupun pemerintah melonggarkan WFH, tetapi tadi dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri sudah masuk ke kantor semua karena rasa rindu sama teman-teman. Dan momen itu kita ke sini halalbihalal,” ujar Masyhudi.

Pascalebaran ini, kata Masyhudi pihaknya akan kembali bersemangat untuk meningkatkan kinerja yang lebih optimal. Masih ada target-target yang belum tercapai, salah satunya menangkap 9 DPO.

“Lebih 50 persen sudah ditangkap, di 2022 ini baru enam, semoga yang lainnya bisa segera melaksanakan tugas-tugas itu,” ujar dia.

Masyhudi juga melakukan pembinaan disemua bidang untuk mempersiapkan Kejati Kalbar sebagai satuan kerja yang meraih WBBM, dan Kejari Pontianak tetap mempertahankan WBK.

“Doakan ya pembangunan Kejari Kalbar bisa segera selesai. Begitu juga intelejen, pidana umum juga ditekankan  restorative justice-nya,” ulas dia.

Baca Juga :  Dorong Masyarakat Divaksin, Kejati Siapkan Undian Berhadiah

Terkait pidana khusus, kata Masyhudi juga akan terus melakukan peningkatan kinerja dalam menangani kasus korupsi.

“Masih ada beberapa berkas penanganan korupsi yang belum selesai. Pasti akan menjadi prioritas yang akan kita laksanakan,” ulasnya.

Masyhudi juga menekankan pada bidang perdata dan tata usaha negara yang cukup banyak tugasnya dalam melakukan pendampingan terhadap proyek-proyek strategis nasional.

“Semoga kita lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (mrd)

PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalbar siap kembali bekerja melayani masyarakat secara optimal pascalibur Idulfitri.  Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr Masyhudi, SH.MH  kepada awak media, saat menghadiri halalbihalal bersama jajarannya, Senin, (9/05) di Rumah Dinas Kajati Kalbar.

Halalbihalal dalam rangka silaturahmi Idulfitri duntuk saling memaafkan ini, diikuti Karyawan Kejati Kalbar dan Kejari Pontianak.

Masyhudi, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar bersyukur covid-19 sudah semakin melandai, bahkan hasil swab antigen  pimpinan dan jajaran Kejati Kalbar saat mengikuti halalbihalal ini menunjukkan hasil negatif.

“Alhamdulillah semuanya dari hasil swab antigen sehat,” ulasnya.

Masyhudi berharap ini akan semakin meningkatkan semangat untuk bekerja optimal dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Dorong Masyarakat Divaksin, Kejati Siapkan Undian Berhadiah

“Walaupun pemerintah melonggarkan WFH, tetapi tadi dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri sudah masuk ke kantor semua karena rasa rindu sama teman-teman. Dan momen itu kita ke sini halalbihalal,” ujar Masyhudi.

Pascalebaran ini, kata Masyhudi pihaknya akan kembali bersemangat untuk meningkatkan kinerja yang lebih optimal. Masih ada target-target yang belum tercapai, salah satunya menangkap 9 DPO.

“Lebih 50 persen sudah ditangkap, di 2022 ini baru enam, semoga yang lainnya bisa segera melaksanakan tugas-tugas itu,” ujar dia.

Masyhudi juga melakukan pembinaan disemua bidang untuk mempersiapkan Kejati Kalbar sebagai satuan kerja yang meraih WBBM, dan Kejari Pontianak tetap mempertahankan WBK.

“Doakan ya pembangunan Kejari Kalbar bisa segera selesai. Begitu juga intelejen, pidana umum juga ditekankan  restorative justice-nya,” ulas dia.

Baca Juga :  Hotel Maestro Tetap Beroperasi, Pasca Disita Kejaksaan Agung Terkait Kasus Asabri

Terkait pidana khusus, kata Masyhudi juga akan terus melakukan peningkatan kinerja dalam menangani kasus korupsi.

“Masih ada beberapa berkas penanganan korupsi yang belum selesai. Pasti akan menjadi prioritas yang akan kita laksanakan,” ulasnya.

Masyhudi juga menekankan pada bidang perdata dan tata usaha negara yang cukup banyak tugasnya dalam melakukan pendampingan terhadap proyek-proyek strategis nasional.

“Semoga kita lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/