alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Kacab Money Changer Laporkan Perampokan, Ternyata Dia Sendiri Pelakunya

SINGKAWANG- Satreskrim Polres Singkawang mengamankan seorang pria berinisial J yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di perusahaan Smart Deal Money Changer di Jalan GM Situt, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Ironisnya, J adalah pelapor sekaligus kepala cabang di perusahaan tersebut. Pelaku ditangkap kepolisian tidak sampai 24 jam usai polisi mendapat laporan kejadian.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan dari pelapor yang memberitahukan adanya kejadian perampokan di perusahaan tersebut oleh seorang laki-laki dengan menggunakan senjata tajam pada Rabu (11/5) siang kemarin,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, Kamis (12/5).

Pelapor mengatakan, jika perampok tersebut telah menggasak uang sebanyak Rp350 juta, 8700 US Dolar, 120 ribu Yen, 1000 Dolar Australia, 400 Euro dan 2.600 Ringgit Malaysia.

Baca Juga :  Belanja Barang dan Jasa Dominasi Impor

“Jika ditotalkan dalam uang pecahan rupiah jumlahnya lebih kurang Rp633.381.200,” ujarnya.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota Satreskrim Polres Singkawang langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP. Berdasarkan penyelidkan tersebut, anggota Satreskrim Polres Singkawang menduga adanya keterlibatan orang dalam perusahaan dari kasus tersebut.

Setelah dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut, diduga pelakunya adalah J yang merupakan kepala cabang di perusahaan tersebut.

“Setelah dilakukan prose penyidikan lebih lanjut, J mengakui bahwa benar jika dia yang melakukan perampokan tersebut,” ungkapnya.

Tujuan pelapor melakukan hal tersebut adalah untuk menutupi adanya selisih atau kekurangan uang yang dihitung oleh karyawan dalam brankas di perusahaan tersebut. (har)

SINGKAWANG- Satreskrim Polres Singkawang mengamankan seorang pria berinisial J yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di perusahaan Smart Deal Money Changer di Jalan GM Situt, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Ironisnya, J adalah pelapor sekaligus kepala cabang di perusahaan tersebut. Pelaku ditangkap kepolisian tidak sampai 24 jam usai polisi mendapat laporan kejadian.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan dari pelapor yang memberitahukan adanya kejadian perampokan di perusahaan tersebut oleh seorang laki-laki dengan menggunakan senjata tajam pada Rabu (11/5) siang kemarin,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, Kamis (12/5).

Pelapor mengatakan, jika perampok tersebut telah menggasak uang sebanyak Rp350 juta, 8700 US Dolar, 120 ribu Yen, 1000 Dolar Australia, 400 Euro dan 2.600 Ringgit Malaysia.

Baca Juga :  Belanja Barang dan Jasa Dominasi Impor

“Jika ditotalkan dalam uang pecahan rupiah jumlahnya lebih kurang Rp633.381.200,” ujarnya.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota Satreskrim Polres Singkawang langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP. Berdasarkan penyelidkan tersebut, anggota Satreskrim Polres Singkawang menduga adanya keterlibatan orang dalam perusahaan dari kasus tersebut.

Setelah dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut, diduga pelakunya adalah J yang merupakan kepala cabang di perusahaan tersebut.

“Setelah dilakukan prose penyidikan lebih lanjut, J mengakui bahwa benar jika dia yang melakukan perampokan tersebut,” ungkapnya.

Tujuan pelapor melakukan hal tersebut adalah untuk menutupi adanya selisih atau kekurangan uang yang dihitung oleh karyawan dalam brankas di perusahaan tersebut. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/