alexametrics
32.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

PLN Bangun Balai Edukasi di Wisata Pantai Seribu Cemara Seruyan

SERUYAN – Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menyalurkan bantuan untuk mengembangkan potensi wisata alam tepatnya di Pantai Seribu Cemara, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Secara simbolis, bantuan berupa balai edukasi berukuran 6 x 10 meter ini diserahkan oleh Faruq Suyuthi, Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLB kepada Sekretaris Desa Sungai Bakau, Kurniawan. Acara penyerahan bantuan secara simbolis ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Perwakilan Daerah (BPD) dan BUMDes setempat. (4/6)

Rencananya, balai edukasi ini akan difungsikan sebagai tempat edukasi untuk wisatawan-wisatawan yang datang ke Pantai Seribu Cemara. Selain sebagai tempat edukasi bagi wisatawan, balai ini juga akan digunakan sebagai tempat pelatihan dan pertunjukan seni masyarakat setempat, serta untuk dimanfaatkan oleh BUMDes setempat.

“Alhamdulillah pembangunan balai edukasi di Pantai Seribu Cemara ini berjalan lancar dan segera bisa dimanfaatkan oleh warga setempat. Saya sangat bersyukur bahwa program TJSL ini dapat direalisasikan dengan baik. Kami berharap wisata Pantai Seribu Cemara ini semakin dikenal dan bisa menjadi salah satu tujuan wisata utama bagi masyarakat luas,” ujar Faruq Suyuthi.

Baca Juga :  Dukung Kendaraan Listrik, PLN dan BNI Kolaborasi Perluas Jangkauan SPKLU

Mewakili para warga desa, Kurniawan Sekretaris Desa Sungai Bakau menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya dengan pembangunan balai edukasi ini. Kurniawan menjelaskan, Sebagian besar warganya memiliki mata pencarian utama sebagai nelayan.

“Kami berterima kasih kepada PLN, Pantai Seribu Cemara di desa kami ini merupakan lokasi wisata yang baru saja mulai dikenali wisatawan-wisatawan di Provinsi Kalimantan Tengah. Balai edukasi ini merupakan sebuah langkah untuk meningkatkan kualitas wisata di pantai ini, semoga ke depannya wisata kami terus berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia lalu menyampaikan bahwa seluruh proses pembangunan balai edukasi ini dibangun langsung oleh warga desa dengan pengawasan PLN.

“Kami sangat bersemangat untuk menyelesaikan balai edukasi ini. Kami bergotong royong dengan warga yang terampil untuk membangun balai edukasi ini sesuai dengan desain yang kami harapkan. Terima kasih PLN sudah membantu mewujudkan pembangunan balai ini,” tutup Kurniawan.

Baca Juga :  8 Pasien Covid Dirawat, 6 Diantaranya Belum Vaksin

Faruq menjelaskan, PLN juga mengucapkan terima kasih pada seluruh warga dan tokoh masyarakat yang telah membantu dan mendukung proses pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Sampit Kuala Pambuang yang melintasi Desa Sungai Bakau sebanyak 60 titik yang saat ini sedang berlangsung.

“Kami juga mohon doa dan dukungan bapak ibu sekalian untuk kelancaran pembangunan jaringan transmisi ini agar bisa selesai dan beroperasi sesuai target waktu dan mutu. Panjang jaringan ini nantinya membentang sepanjang 114 kilometer.

Pantai Seribu Cemara, seperti namanya merupakan pantai yang berdekatan dengan hutan cemara yang asri, sehingga memiliki pemandangan yang lebih unik bila dibandingkan dengan pantai pada umumnya. Dengan pemandangan pantai ke arah Laut Jawa dan hutan cemara yang indah, pantai ini cocok menjadi wisata akhir pekan bersama dengan keluarga. (mse/r)

SERUYAN – Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menyalurkan bantuan untuk mengembangkan potensi wisata alam tepatnya di Pantai Seribu Cemara, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Secara simbolis, bantuan berupa balai edukasi berukuran 6 x 10 meter ini diserahkan oleh Faruq Suyuthi, Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLB kepada Sekretaris Desa Sungai Bakau, Kurniawan. Acara penyerahan bantuan secara simbolis ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Perwakilan Daerah (BPD) dan BUMDes setempat. (4/6)

Rencananya, balai edukasi ini akan difungsikan sebagai tempat edukasi untuk wisatawan-wisatawan yang datang ke Pantai Seribu Cemara. Selain sebagai tempat edukasi bagi wisatawan, balai ini juga akan digunakan sebagai tempat pelatihan dan pertunjukan seni masyarakat setempat, serta untuk dimanfaatkan oleh BUMDes setempat.

“Alhamdulillah pembangunan balai edukasi di Pantai Seribu Cemara ini berjalan lancar dan segera bisa dimanfaatkan oleh warga setempat. Saya sangat bersyukur bahwa program TJSL ini dapat direalisasikan dengan baik. Kami berharap wisata Pantai Seribu Cemara ini semakin dikenal dan bisa menjadi salah satu tujuan wisata utama bagi masyarakat luas,” ujar Faruq Suyuthi.

Baca Juga :  Tes Fisik Personil Polres

Mewakili para warga desa, Kurniawan Sekretaris Desa Sungai Bakau menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya dengan pembangunan balai edukasi ini. Kurniawan menjelaskan, Sebagian besar warganya memiliki mata pencarian utama sebagai nelayan.

“Kami berterima kasih kepada PLN, Pantai Seribu Cemara di desa kami ini merupakan lokasi wisata yang baru saja mulai dikenali wisatawan-wisatawan di Provinsi Kalimantan Tengah. Balai edukasi ini merupakan sebuah langkah untuk meningkatkan kualitas wisata di pantai ini, semoga ke depannya wisata kami terus berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia lalu menyampaikan bahwa seluruh proses pembangunan balai edukasi ini dibangun langsung oleh warga desa dengan pengawasan PLN.

“Kami sangat bersemangat untuk menyelesaikan balai edukasi ini. Kami bergotong royong dengan warga yang terampil untuk membangun balai edukasi ini sesuai dengan desain yang kami harapkan. Terima kasih PLN sudah membantu mewujudkan pembangunan balai ini,” tutup Kurniawan.

Baca Juga :  Hujan Ekstrem dan Angin Kencang Landa Kota Pontianak dan Kubu Raya

Faruq menjelaskan, PLN juga mengucapkan terima kasih pada seluruh warga dan tokoh masyarakat yang telah membantu dan mendukung proses pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Sampit Kuala Pambuang yang melintasi Desa Sungai Bakau sebanyak 60 titik yang saat ini sedang berlangsung.

“Kami juga mohon doa dan dukungan bapak ibu sekalian untuk kelancaran pembangunan jaringan transmisi ini agar bisa selesai dan beroperasi sesuai target waktu dan mutu. Panjang jaringan ini nantinya membentang sepanjang 114 kilometer.

Pantai Seribu Cemara, seperti namanya merupakan pantai yang berdekatan dengan hutan cemara yang asri, sehingga memiliki pemandangan yang lebih unik bila dibandingkan dengan pantai pada umumnya. Dengan pemandangan pantai ke arah Laut Jawa dan hutan cemara yang indah, pantai ini cocok menjadi wisata akhir pekan bersama dengan keluarga. (mse/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/