alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Berdiri Saat Pandemi, Tahfizh Al-Ilham Mulai Tatap Muka Setelah Pembelajaran Secara Daring

PONTIANAK- Banyak yang dibuat rugi semenjak adanya Covid-19 di Indonesia, terkecuali Tahfidz Al-Ilham. Tahfizh ini berdiri tepat pada 21 Juli 2021 yang terletak di Masjid Al-Ilham, Jalan Lembah Murai Pontianak Kota. Nama Tahfizh Al-Ilham sendiri diberikan oleh Sekolah Quran Keluarga Kita sekaligus di bawah naungan lembaga tersebut.

Tahfizh ini berdiri sejak Covid-19 sudah ada. Di saat PPKM berlangsung, proses belajar mengajar langsung dialihkan melalui Aplikasi Gmeet yang diawali dengan absen terlebih dahulu di grup WhatsApp.

“Karena berdirinya saat Covid-19 sedang melanda, ya kami tetap usahakan program pembelajaran berlangsung, agar tidak ada yang sia-sia. Anak-anak tetap diberikan tugas di rumah,” jelas Okta, salah satu pengajar TPA Al-Ilham saat diwawancarai di tempat ia mengajar, Kamis (16/9).

Baca Juga :  Sejuta Orang Sudah Check In Pakai PeduliLindungi

Ia juga menambahkan saat ini pembelajaran sudah kita mulai di Masjid Al Ilham itu sendiri, adapun prosesnya meliputi beberapa rangkaian kegiatan.

“Proses belajar mengajar Tahfizh Masjid Ilham dimulai dengan absen, lalu muraja’ah (mengulang),  berdoa ditambah ayat, membuat kelompok hafalan (pematangan bersama ketua kelompok), mengumpulkan tugas yang diberikan, setoran hafalan, berdoa,  kemudian pulang ke rumah masing-masing,” sambung Okta.

Meskipun demikian, mereka tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti menjaga jarak walau sedang berinteraksi di tempat yang sama.

“Harapannya adalah semoga anak-anak tahfizh kedepannya tetap menjaga hafalannya, terus istiqomah, menjadi hafizh Quran agar dapat memberikan mahkota untuk kedua orang tuanya,” harap Okta. (sna/sya)

PONTIANAK- Banyak yang dibuat rugi semenjak adanya Covid-19 di Indonesia, terkecuali Tahfidz Al-Ilham. Tahfizh ini berdiri tepat pada 21 Juli 2021 yang terletak di Masjid Al-Ilham, Jalan Lembah Murai Pontianak Kota. Nama Tahfizh Al-Ilham sendiri diberikan oleh Sekolah Quran Keluarga Kita sekaligus di bawah naungan lembaga tersebut.

Tahfizh ini berdiri sejak Covid-19 sudah ada. Di saat PPKM berlangsung, proses belajar mengajar langsung dialihkan melalui Aplikasi Gmeet yang diawali dengan absen terlebih dahulu di grup WhatsApp.

“Karena berdirinya saat Covid-19 sedang melanda, ya kami tetap usahakan program pembelajaran berlangsung, agar tidak ada yang sia-sia. Anak-anak tetap diberikan tugas di rumah,” jelas Okta, salah satu pengajar TPA Al-Ilham saat diwawancarai di tempat ia mengajar, Kamis (16/9).

Baca Juga :  Mempawah Masuk Zona Orange

Ia juga menambahkan saat ini pembelajaran sudah kita mulai di Masjid Al Ilham itu sendiri, adapun prosesnya meliputi beberapa rangkaian kegiatan.

“Proses belajar mengajar Tahfizh Masjid Ilham dimulai dengan absen, lalu muraja’ah (mengulang),  berdoa ditambah ayat, membuat kelompok hafalan (pematangan bersama ketua kelompok), mengumpulkan tugas yang diberikan, setoran hafalan, berdoa,  kemudian pulang ke rumah masing-masing,” sambung Okta.

Meskipun demikian, mereka tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti menjaga jarak walau sedang berinteraksi di tempat yang sama.

“Harapannya adalah semoga anak-anak tahfizh kedepannya tetap menjaga hafalannya, terus istiqomah, menjadi hafizh Quran agar dapat memberikan mahkota untuk kedua orang tuanya,” harap Okta. (sna/sya)

Most Read

Artikel Terbaru

/