alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Pengurus DPD PDIP Kalbar Polisikan Akun Penyebar Hoaks Megawati Meninggal

PONTIANAK – Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar bersama seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalbar dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Kalbar melaporkan akun penyebar berita hoaks yang menyatakan bahwa Megawati Soekarnoputri wafat ke Mapolda Kalimantan Barat, Rabu (15/9) siang.

“Kami bersama DPD dan seluruh anggota fraksi hari ini melaporkan adanya berita, baik di medsos atau cetak tentang adanya statement atau pemberitaan yang mengatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri meninggal dan ada yang bilang sakit keras,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalbar, Minsen usai membuat laporan di Ditreskrimsus Polda Kalbar.

Minsen menilai, penyebaran berita bohong yang dilakukan akun-akun tersebut sangat melukai hati kader PDI Perjuangan dan rakyat Indonesia. Di samping itu, tindakan tersebut juga dikatakannya sebagai perbuatan yang merendahkan Presiden kelima RI tersebut.

Baca Juga :  PHI 2020, DPPPA Kalbar Tekankan Peran Perempuan di masa Pandemi

“Kami kader PDI perjuangan sangat keberatan dengan berita tersebut. Itu berita bohong dan dampaknya sangat luar biasa bagi kader PDI Perjuangan dan rakyat Indonesia secara keseluruhan. Kami tidak mau ini menimbulkan gejolak sosial yang berkelanjutan,”tandasnya. (var)

PONTIANAK – Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar bersama seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalbar dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Kalbar melaporkan akun penyebar berita hoaks yang menyatakan bahwa Megawati Soekarnoputri wafat ke Mapolda Kalimantan Barat, Rabu (15/9) siang.

“Kami bersama DPD dan seluruh anggota fraksi hari ini melaporkan adanya berita, baik di medsos atau cetak tentang adanya statement atau pemberitaan yang mengatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri meninggal dan ada yang bilang sakit keras,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalbar, Minsen usai membuat laporan di Ditreskrimsus Polda Kalbar.

Minsen menilai, penyebaran berita bohong yang dilakukan akun-akun tersebut sangat melukai hati kader PDI Perjuangan dan rakyat Indonesia. Di samping itu, tindakan tersebut juga dikatakannya sebagai perbuatan yang merendahkan Presiden kelima RI tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Tindak Tegas Akun Rico Massie

“Kami kader PDI perjuangan sangat keberatan dengan berita tersebut. Itu berita bohong dan dampaknya sangat luar biasa bagi kader PDI Perjuangan dan rakyat Indonesia secara keseluruhan. Kami tidak mau ini menimbulkan gejolak sosial yang berkelanjutan,”tandasnya. (var)

Most Read

Artikel Terbaru

/