alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Culinary Festival Manjakan Pecinta Kuliner

PONTIANAK – Gelaran Pontianak Creative Culinary Festival 2019 resmi dibuka di Halaman Parkir Ayani Megamal, Rabu (16/10) malam. Selain Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dan istri, hadir sejumlah pimpinan PHRI, Asita, HPI dan stakeholder pariwisata lainnya. Berlangsung hingga 20 Oktober, pameran dalam rangka HUT Kota Pontianak ke 248 ini dipenuhi berbagai agenda menarik. Terdapat 110 stan kuliner dan karya kreatif lainnya yang memanjakan pengunjung. Namun tema kuliner utama tahun ini adalah bakmi kepiting (khas Tionghoa) dan mie sagu (khas Melayu).

Sepanjang pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan berbagai acara yang menarik seperti lomba mukbang bakmi kepiting dan mie sagu, pameran buku, launching buku-buku penulis Pontianak, dan seminar. Adapula pembacaan puisi, seminar, pagelaran tari, kompetisi film pendek, lomba mewarnai, fashion show, lomba dan konser musik.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam sambutannya memuji even ini. Menurutnya setiap tahun even ini kian kreatif dan meriah. Dia berharap hal ini terus berlanjut hinga tahun depan. Dia juga berharap Kota Pontianak dan daerah lain rutin menggelar even seperti ini. Pasalnya, pameran menjadi sarana efektif bagi UMKM dan industri kreatif untuk berjualan serta berpromosi.

Baca Juga :  Penataaan Kuliner Kawasan Waterfront

“Kita berharap industri kreatif dan kuliner Pontianak semakin terkenal. Lewat even ini Pemkot mengajak para pelaku ekonomi kreatif, kuliner dan industri pariwisata untuk terus berkarya serta menpromosikan Pontianak,” ujarnya.

Menurutnya Pontianak memiliki karunia untuk menjadi kota unggul. Selain dilintasi garis khatulistiwa, letak Pontianak juga strategis di perlintasan perdagangan dunia. Selain iti berbagai kekayaan budaya, kuliner serta keramah-tamahan penduduknya. “Pontinak juga punya masyarakat yang kreatif,” ucapnya.

Ketua PHRI Kalbar Yuliardi Qamal mengatakan even ini telah menjadi tempat berkreasi para pengusaha kuliner di Pontianak yang mampu memancing banyak orang datang. Menurutnya, Pontianak perlu berbagai even rutin setiap bulan yang bertaraf nasional dan internasional. Hal ini untuk menjadikan Pontianak sebagai kota tujuan wisata.

Baca Juga :  Silaturahim Idulfitri 1442 Hijriah Muhammadiyah Kalbar

“Kami dari perhotelan sendiri sudah sangat siap. Ada 4500 kamar yang ada di Pontianak. Sejauh ini rata-rata okupansi baru 50 persen. Standarnya 65 persen, kalau mengacu pada kota wisata lainnya,” imbuh dia.

Sementara Kadisporapar Kota Pontianak Syarief Saleh menyebut even yang telah memasuki tahun ke-3 ini bertujuan untuk memanjakan pengunjung dengan beraneka ragam suguhan kuliner khas Kota Pontianak dan berbagai acara hiburan lainnya.

Sama dengan tahun lalu, even ini diisi dengan berbagai produk kreatif, seni lukis, kriya, aplikasi startup, maket arsitektur, pameran kuliner, fashion, dan masih banyak lagi. Dia mengatakan, even ini menjadi salah satu upaya untuk menjadikan Pontianak sebagai kota kreatif dan kota wisata. “Lewat even ini Pemkot mengajak para pelaku ekonomi kreatif, kuliner dan industri pariwisata untuk terus berkarya serta menpromosikan Pontianak,” pungkasnya. (ars)

PONTIANAK – Gelaran Pontianak Creative Culinary Festival 2019 resmi dibuka di Halaman Parkir Ayani Megamal, Rabu (16/10) malam. Selain Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dan istri, hadir sejumlah pimpinan PHRI, Asita, HPI dan stakeholder pariwisata lainnya. Berlangsung hingga 20 Oktober, pameran dalam rangka HUT Kota Pontianak ke 248 ini dipenuhi berbagai agenda menarik. Terdapat 110 stan kuliner dan karya kreatif lainnya yang memanjakan pengunjung. Namun tema kuliner utama tahun ini adalah bakmi kepiting (khas Tionghoa) dan mie sagu (khas Melayu).

Sepanjang pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan berbagai acara yang menarik seperti lomba mukbang bakmi kepiting dan mie sagu, pameran buku, launching buku-buku penulis Pontianak, dan seminar. Adapula pembacaan puisi, seminar, pagelaran tari, kompetisi film pendek, lomba mewarnai, fashion show, lomba dan konser musik.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam sambutannya memuji even ini. Menurutnya setiap tahun even ini kian kreatif dan meriah. Dia berharap hal ini terus berlanjut hinga tahun depan. Dia juga berharap Kota Pontianak dan daerah lain rutin menggelar even seperti ini. Pasalnya, pameran menjadi sarana efektif bagi UMKM dan industri kreatif untuk berjualan serta berpromosi.

Baca Juga :  Pedas Gurih Sate Rembiga Hidangan Wajib Coba di Lombok

“Kita berharap industri kreatif dan kuliner Pontianak semakin terkenal. Lewat even ini Pemkot mengajak para pelaku ekonomi kreatif, kuliner dan industri pariwisata untuk terus berkarya serta menpromosikan Pontianak,” ujarnya.

Menurutnya Pontianak memiliki karunia untuk menjadi kota unggul. Selain dilintasi garis khatulistiwa, letak Pontianak juga strategis di perlintasan perdagangan dunia. Selain iti berbagai kekayaan budaya, kuliner serta keramah-tamahan penduduknya. “Pontinak juga punya masyarakat yang kreatif,” ucapnya.

Ketua PHRI Kalbar Yuliardi Qamal mengatakan even ini telah menjadi tempat berkreasi para pengusaha kuliner di Pontianak yang mampu memancing banyak orang datang. Menurutnya, Pontianak perlu berbagai even rutin setiap bulan yang bertaraf nasional dan internasional. Hal ini untuk menjadikan Pontianak sebagai kota tujuan wisata.

Baca Juga :  Penataaan Kuliner Kawasan Waterfront

“Kami dari perhotelan sendiri sudah sangat siap. Ada 4500 kamar yang ada di Pontianak. Sejauh ini rata-rata okupansi baru 50 persen. Standarnya 65 persen, kalau mengacu pada kota wisata lainnya,” imbuh dia.

Sementara Kadisporapar Kota Pontianak Syarief Saleh menyebut even yang telah memasuki tahun ke-3 ini bertujuan untuk memanjakan pengunjung dengan beraneka ragam suguhan kuliner khas Kota Pontianak dan berbagai acara hiburan lainnya.

Sama dengan tahun lalu, even ini diisi dengan berbagai produk kreatif, seni lukis, kriya, aplikasi startup, maket arsitektur, pameran kuliner, fashion, dan masih banyak lagi. Dia mengatakan, even ini menjadi salah satu upaya untuk menjadikan Pontianak sebagai kota kreatif dan kota wisata. “Lewat even ini Pemkot mengajak para pelaku ekonomi kreatif, kuliner dan industri pariwisata untuk terus berkarya serta menpromosikan Pontianak,” pungkasnya. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/