alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Bimbingan Teknis Penuntut Umum, Sebagai Fasilitator dalam Penyelesaian Perkara

PONTIANAK– Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Yunan Harjaka dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Masyhudi, SH., MH, serta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Juniman Hutagaol, SH, MH, menghadiri pembukaan acara Bimbingan Teknis Penuntut Umum, Sebagai Fasilitator dalam Penyelesaian Perkara Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif  dan In House Training Akses Keadilan Melalui Teknologi Dalam Tuntutan Tindak Pidana narkotika Untuk Mendukung Terwujudnya WBK dan WBBM, di Ball Room Hotel Aston Pontianak, pada 16 November 2021.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, DR, Fadil Zumhana, melalui video conference.

Dalam kata sambutannya Sesjampidum, menyampaikan agar Penuntut Umum melakukan koordinasi yang baik antara Penyidik dengan Penuntut Umum. Pelaksanaan Restoratif Justice yang telah dilaksanakan satu tahun lebih ini, agar para Kajati melaksanakan dan mengidentifikasi serta melaporkan pelaksanaan Restoratif Justice ke Kejaksaan Agung untuk diberikan petunjuk. Nantinya, akan didokumentasi secara nasional.

Baca Juga :  Pencuri Mangga Tewas Dikeroyok Warga

“Hal ini untuk dipedomani dan dijadikan sejarah kita kedepannya terkait penegakkan hukum karena kasus narkotika merupakan perkara terbesar yang kita tangani di seluruh Indonesia yang selalu menjadi masalah, masalah over kapasitas, harus kita tangani dengan produk hukum kita,” katanya.

Pelaksanaan acara tersebut diikuti oleh 51 peserta, yaitu Para Kepala Seksi Tindak Pidana Umum se Kalimantan, dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang sangat ketat dengan dengan melaksanakan 5M. (mrd/r)

PONTIANAK– Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Yunan Harjaka dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Masyhudi, SH., MH, serta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Juniman Hutagaol, SH, MH, menghadiri pembukaan acara Bimbingan Teknis Penuntut Umum, Sebagai Fasilitator dalam Penyelesaian Perkara Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif  dan In House Training Akses Keadilan Melalui Teknologi Dalam Tuntutan Tindak Pidana narkotika Untuk Mendukung Terwujudnya WBK dan WBBM, di Ball Room Hotel Aston Pontianak, pada 16 November 2021.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, DR, Fadil Zumhana, melalui video conference.

Dalam kata sambutannya Sesjampidum, menyampaikan agar Penuntut Umum melakukan koordinasi yang baik antara Penyidik dengan Penuntut Umum. Pelaksanaan Restoratif Justice yang telah dilaksanakan satu tahun lebih ini, agar para Kajati melaksanakan dan mengidentifikasi serta melaporkan pelaksanaan Restoratif Justice ke Kejaksaan Agung untuk diberikan petunjuk. Nantinya, akan didokumentasi secara nasional.

Baca Juga :  Pencuri Mangga Tewas Dikeroyok Warga

“Hal ini untuk dipedomani dan dijadikan sejarah kita kedepannya terkait penegakkan hukum karena kasus narkotika merupakan perkara terbesar yang kita tangani di seluruh Indonesia yang selalu menjadi masalah, masalah over kapasitas, harus kita tangani dengan produk hukum kita,” katanya.

Pelaksanaan acara tersebut diikuti oleh 51 peserta, yaitu Para Kepala Seksi Tindak Pidana Umum se Kalimantan, dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang sangat ketat dengan dengan melaksanakan 5M. (mrd/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/