alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Gencarkan Vaksin Tekan Omicron

PONTIANAK – Presiden Jokowi memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia termasuk di Kalimantan Barat. Program pelaksanaan vaksinasi lansia, anak-anak usia 6 sampai 11 tahun dengan vaksin lanjutan (booster) digencarkan pemerintah. Arahan digelar secara virtual dan diikuti 34 provinsi seluruh Indonesia digelar di Hotel Qubu Resort, Kamis(17/2).

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, bersama Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan ikut menghadiri, didampingi Forkopimda dari Polda termasuk TNI AD. Jokowi dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi dengan terlaksananya kegiatan vaksin secara serentak di 34 provinsi. program ini sangat penting, mengingat kasus harian COVID-19, terutama omicron semakin meningkat tajam.

“Memang diperlukan percepatan vaksinasi, terutama ke lansia, anak-anak termasuk booster. Nah, kunci utama pengendalian COVID-19 terutama varian Omicron adalah percepatan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan (prokes) termasuk pemakaian masker,” ucapnya.

Baca Juga :  Kapolda dan Ketua KPU Kalbar ke Sambas

Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebutkan bahwa sehubungan dengan kasus COVID-19 varian Omnicron yang memperlihatkan gejala kenaikan, maka biasanya memang ada pembatasan. Hanya saja aktivitas pembatasan untuk tingkat kabupaten/kota, tergantung pada level PPKM nya di daerah dimaksud.

Khusus untuk wilayah yang masuk dalam PPKM level 3, Gubernur Sutarmidji menghimbau para pelaku usaha warkop, kafe, dan alokasi aktivitas lain supaya menutup lokasi usahanya pukul dari 21.00 WIB.

“Harus tutup sesuai dengan instruksi dan pemberlakuan level PPKM di wilayah dimaksud,” ucapnya.

Untuk program vaksinasi sendiri, anggota TNI dan Polri akan melayani vaksinasi di berbagai gerai termasuk semua fasilitas kesehatan setiap harinya. Tujuannya supaya target vaksin dosis 1 bisa mencapai di atas 90 persen. Sementara dosis 2 bisa mencapai 70 persen pada akhir bulan Maret 2022.

Baca Juga :  Zidam bersama Warga Anjongan Bersihkan Parit dan Perbaiki Jembatan

Midji menyebutkan bahwa ketersediaan vaksin di Kalbar, kurang lebih mencapai 1 juta dosis vaksin. Vaksiniasi juga bakalan menjadi kebutuhan masyarakat untuk beraktivitas maupun kegiatan ekonomi.

“Vaksin bakalan menjadi kebutuhan masyarakat, supaya tak ada kekhawatiran dalam berinteraksi sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Kapolda Kalbar, Irjend Pol Suryanbodo Asmoro menyebutkan  kegiatan vaksinasi kali ini, menyediakan sebanyak 600 dosis vaksin, baik vaksin dosis 1, 2, dan booster. Di Kabupaten Kubu Raya sendiri ada 25 titik.

“Untuk di Hotel Qubu Resort, ada sebanyakk 600 dosis vaksin yang diperuntukkan untuk semua kalangan. Baik untuk anak usia 6 sanpai 11 tahun hingga para lansia,” ujarnya. (den)

PONTIANAK – Presiden Jokowi memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia termasuk di Kalimantan Barat. Program pelaksanaan vaksinasi lansia, anak-anak usia 6 sampai 11 tahun dengan vaksin lanjutan (booster) digencarkan pemerintah. Arahan digelar secara virtual dan diikuti 34 provinsi seluruh Indonesia digelar di Hotel Qubu Resort, Kamis(17/2).

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, bersama Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan ikut menghadiri, didampingi Forkopimda dari Polda termasuk TNI AD. Jokowi dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi dengan terlaksananya kegiatan vaksin secara serentak di 34 provinsi. program ini sangat penting, mengingat kasus harian COVID-19, terutama omicron semakin meningkat tajam.

“Memang diperlukan percepatan vaksinasi, terutama ke lansia, anak-anak termasuk booster. Nah, kunci utama pengendalian COVID-19 terutama varian Omicron adalah percepatan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan (prokes) termasuk pemakaian masker,” ucapnya.

Baca Juga :  Pameran Virtual Proklim

Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebutkan bahwa sehubungan dengan kasus COVID-19 varian Omnicron yang memperlihatkan gejala kenaikan, maka biasanya memang ada pembatasan. Hanya saja aktivitas pembatasan untuk tingkat kabupaten/kota, tergantung pada level PPKM nya di daerah dimaksud.

Khusus untuk wilayah yang masuk dalam PPKM level 3, Gubernur Sutarmidji menghimbau para pelaku usaha warkop, kafe, dan alokasi aktivitas lain supaya menutup lokasi usahanya pukul dari 21.00 WIB.

“Harus tutup sesuai dengan instruksi dan pemberlakuan level PPKM di wilayah dimaksud,” ucapnya.

Untuk program vaksinasi sendiri, anggota TNI dan Polri akan melayani vaksinasi di berbagai gerai termasuk semua fasilitas kesehatan setiap harinya. Tujuannya supaya target vaksin dosis 1 bisa mencapai di atas 90 persen. Sementara dosis 2 bisa mencapai 70 persen pada akhir bulan Maret 2022.

Baca Juga :  Gubernur Rekomendasikan Secara Virtual dan Faktual MTQ di Sintang

Midji menyebutkan bahwa ketersediaan vaksin di Kalbar, kurang lebih mencapai 1 juta dosis vaksin. Vaksiniasi juga bakalan menjadi kebutuhan masyarakat untuk beraktivitas maupun kegiatan ekonomi.

“Vaksin bakalan menjadi kebutuhan masyarakat, supaya tak ada kekhawatiran dalam berinteraksi sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Kapolda Kalbar, Irjend Pol Suryanbodo Asmoro menyebutkan  kegiatan vaksinasi kali ini, menyediakan sebanyak 600 dosis vaksin, baik vaksin dosis 1, 2, dan booster. Di Kabupaten Kubu Raya sendiri ada 25 titik.

“Untuk di Hotel Qubu Resort, ada sebanyakk 600 dosis vaksin yang diperuntukkan untuk semua kalangan. Baik untuk anak usia 6 sanpai 11 tahun hingga para lansia,” ujarnya. (den)

Most Read

Paket Murah Wisata Randayan

Tunda Semua Event Olahraga

PTPN XIII Salurkan Dana CSR  

Artikel Terbaru

/