alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Pelajar SMA GB Raih Tiga Penghargaan Gold Medal, Silver Medal & Special Award

KETERBATASAN akibat pandemi tidak menyurutkan semangat para pelajar SMA Gembala Baik (SMA GB) yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) untuk tetap berprestasi. Pada final ajang Youth International Science Fair (YISF) 2022 Online Competition yang berlangsung pada 14–17 Maret 2022 lalu, tujuh pelajar SMA GB mempersembahkan satu Medali Emas (Gold Medal), satu Medali Perak (Silver Medal), dan satu Penghargaan Khusus (Special Award).

YISF merupakan ajang lomba karya tulis ilmiah tingkat internasional bagi para pelajar dan mahasiswa untuk menuangkan ide kreatif dan ide pengembangan di bidang social science, environmental science, innovation science, dan life science. YISF 2022 diselenggarakan atas kerja sama Institute Pertanian Bogor (IPB),  Buca Municipality Kizilcullu Science and Art Center, BUCA IMSEF yang bermarkas di Turki, Dian Nuswantoro  University (Udinus), dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Medali Emas dipersembahkan oleh  KIR SMA GB Tim A yang diketuai  Gishella Wilson (XII MIPA Plus) dengan anggota Angelica Clementine Harun Rasjid (XI MIPA Plus). Selain memperoleh medali emas dari YISF, tim Gishella dan Angelica mendapat Penghargaan Khusus dari IPB.

Baca Juga :  Pemda Kapuas Hulu Terima Penghargaan

Sedangkan Medali Perak dipersembahkan KIR SMA GB Tim B yang diketuai Evelyn Khowira (XII MIPA Reguler) beranggotakan Christine (XII MIPA Plus),  Maria Cathrine Ariella (XII MIPA Plus), Edeline Kenni (XI MIPA Plus), dan Gracia Chelsea Amanda Sembiring (X MIPA Plus). Kedua tim dibimbing oleh Winny Kurniawan, S.Si., M.Si,  guru Kimia SMA GB.

YISF 2022 diikuti oleh 473 finalis dari 22 negara seperti Thailand, Filipina, Turki, Romania, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, Sri Lanka, Amerika Serikat, Taiwan, Malaysia, Indonesia, Serbia,  Mexico, Brazil, China, Hongkong, Korea Selatan, Puerto Rico, Vietnam, Macedonia, Rusia, dan Azerbaijan.

“Tim Gishella mengikuti lomba di bidang life science tentang pemanfaatan natural clay sebagai antibiotik alternatif. Sedangkan tim Evelyn mengambil bidang environmental science tentang pemanfaatan biji kelor untuk pengolahan air gambut,” ungkap Winny saat disinggung tentang bidang lomba dan ide kreatif apa yang ditawarkan pada ajang ini.

Baca Juga :  Tingkatkan Pendisiplinan Prokes Pada HUT ke-40 Satpam

Terpisah, di sela monitoring kegiatan PSB dan PTS Online yang sedang berlangsung di SMAG GB, Marsianus Ami, S.Pd selaku kepala sekolah mengungkapkan selain lomba di bidang karya tulis ilmiah, beberapa pelajar SMAGB yang tergabung dalam tim tari dengan pembimbing Petrisia, S.Sn, berhasil meraih Juara 2 Lomba Dance pada event DBL West Kalimantan Series yang berlangsung pada minggu sebelumnya.

“Terima kasih kepada pastor pengurus yayasan, pengawas pembina Bu Isnawati,  dewan guru dan karyawan, guru pembimbing dan pelatih, serta orang tua yang telah memberikan motivasi, izin, dan pembimbingan kepada anak-anak sampai bisa meraih prestasi di tingkat daerah dan internasional ini,” kata pria kelahiran Temabang ini. (*/r)

KETERBATASAN akibat pandemi tidak menyurutkan semangat para pelajar SMA Gembala Baik (SMA GB) yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) untuk tetap berprestasi. Pada final ajang Youth International Science Fair (YISF) 2022 Online Competition yang berlangsung pada 14–17 Maret 2022 lalu, tujuh pelajar SMA GB mempersembahkan satu Medali Emas (Gold Medal), satu Medali Perak (Silver Medal), dan satu Penghargaan Khusus (Special Award).

YISF merupakan ajang lomba karya tulis ilmiah tingkat internasional bagi para pelajar dan mahasiswa untuk menuangkan ide kreatif dan ide pengembangan di bidang social science, environmental science, innovation science, dan life science. YISF 2022 diselenggarakan atas kerja sama Institute Pertanian Bogor (IPB),  Buca Municipality Kizilcullu Science and Art Center, BUCA IMSEF yang bermarkas di Turki, Dian Nuswantoro  University (Udinus), dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Medali Emas dipersembahkan oleh  KIR SMA GB Tim A yang diketuai  Gishella Wilson (XII MIPA Plus) dengan anggota Angelica Clementine Harun Rasjid (XI MIPA Plus). Selain memperoleh medali emas dari YISF, tim Gishella dan Angelica mendapat Penghargaan Khusus dari IPB.

Baca Juga :  Rumah Amin Hangus Terbakar, Terdengar Suara Ledakan Saat Api Berkobar

Sedangkan Medali Perak dipersembahkan KIR SMA GB Tim B yang diketuai Evelyn Khowira (XII MIPA Reguler) beranggotakan Christine (XII MIPA Plus),  Maria Cathrine Ariella (XII MIPA Plus), Edeline Kenni (XI MIPA Plus), dan Gracia Chelsea Amanda Sembiring (X MIPA Plus). Kedua tim dibimbing oleh Winny Kurniawan, S.Si., M.Si,  guru Kimia SMA GB.

YISF 2022 diikuti oleh 473 finalis dari 22 negara seperti Thailand, Filipina, Turki, Romania, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, Sri Lanka, Amerika Serikat, Taiwan, Malaysia, Indonesia, Serbia,  Mexico, Brazil, China, Hongkong, Korea Selatan, Puerto Rico, Vietnam, Macedonia, Rusia, dan Azerbaijan.

“Tim Gishella mengikuti lomba di bidang life science tentang pemanfaatan natural clay sebagai antibiotik alternatif. Sedangkan tim Evelyn mengambil bidang environmental science tentang pemanfaatan biji kelor untuk pengolahan air gambut,” ungkap Winny saat disinggung tentang bidang lomba dan ide kreatif apa yang ditawarkan pada ajang ini.

Baca Juga :  Belum Berizin, Dinkes Larang Aktivitas Lab Bertarif Mahal di Entikong

Terpisah, di sela monitoring kegiatan PSB dan PTS Online yang sedang berlangsung di SMAG GB, Marsianus Ami, S.Pd selaku kepala sekolah mengungkapkan selain lomba di bidang karya tulis ilmiah, beberapa pelajar SMAGB yang tergabung dalam tim tari dengan pembimbing Petrisia, S.Sn, berhasil meraih Juara 2 Lomba Dance pada event DBL West Kalimantan Series yang berlangsung pada minggu sebelumnya.

“Terima kasih kepada pastor pengurus yayasan, pengawas pembina Bu Isnawati,  dewan guru dan karyawan, guru pembimbing dan pelatih, serta orang tua yang telah memberikan motivasi, izin, dan pembimbingan kepada anak-anak sampai bisa meraih prestasi di tingkat daerah dan internasional ini,” kata pria kelahiran Temabang ini. (*/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/