alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Sejuta Orang Sudah Check In Pakai PeduliLindungi

PEMERINTAH mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat untuk memasuki pusat perbelanjaan atau mal selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Hingga 17 Agustus 2021, aplikasi itu telah menyaring 1.015.303 pengunjung yang memiliki sertifikat vaksinasi Covid-19.

“Sejak diberlakukannya pembukaan sektor perbelanjaan, yaitu mal, pantauan sistem PeduliLindungi mencatat lebih dari sejuta orang yang mencoba melakukan check-in pada sistem. PeduliLindungi juga berhasil menyaring 619 orang yang tidak sesuai kriteria pengunjung dengan berbagai alasan,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Selama masa perpanjangan PPKM, pemerintah memberikan izin pembukaan pusat perbelanjaan di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sekitar 138 mal memasang kode pemindai (QR code) PeduliLindungi untuk check in dan check out dari mal. Pengunjung juga wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi kepada petugas pusat perbelanjaan.

Baca Juga :  Mad Nawir: Padat Karya, Penggerak Roda Ekonomi di Masa COVID-19

Prof Wiku menyebut bahwa aplikasi PeduliLindungi dikembangkan dengan tujuan membantu masyarakat memperoleh informasi terkait perkembangan penanganan Covid-19. Termasuk memberikan kemudahan bagi yang ingin memperoleh sertifikat digital vaksinasi Covid-19. “Pengembangan aplikasi ini sudah melibatkan ber bagai pihak. Aplikasi serupa juga digunakan di negara-negara lainnya seperti Korea Selatan dan Singapura,” jelasnya.

Wiku menyampaikan terima kasih atas masukan dari masyarakat terkait beberapa kekurangan yang ditemukan pada aplikasi PeduliLindungi. Dia memastikan pemerintah akan terus menyempurnakan aplikasi tersebut agar semakin memudahkan masyarakat. “Pemerintah sangat berterima kasih atas masukan masyarakat dan berbagai pihak terhadap aplikasi PeduliLindungi dan tentunya pemerintah akan terus menyempurnakan aplikasi ini untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Menyusui

Sebagaimana diketahui, sertifikat vaksinasi menjadi persyaratan bagi masyarakat untuk dapat mengunjungi pusat perbelanjaan di wilayah PPKM level 4. Aplikasi PeduliLindungi dimanfaatkan untuk mengecek status vaksinasi tersebut. Hal itu merupakan salah satu upaya untuk menurunkan pertambahan kasus aktif Covid-19 serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.

Selain pusat perbelanjaan, Prof Wiku mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengizinkan kegiatan berolahraga, baik individu maupun kelompok, dengan beberapa pemba tasan. Demikian juga kapasitas rumah ibadah untuk melakukan kegiatan ibadah ditingkatkan menjadi 50 persen di kabupaten/kota level 3 dan level 4. (sya/jp)

PEMERINTAH mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat untuk memasuki pusat perbelanjaan atau mal selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Hingga 17 Agustus 2021, aplikasi itu telah menyaring 1.015.303 pengunjung yang memiliki sertifikat vaksinasi Covid-19.

“Sejak diberlakukannya pembukaan sektor perbelanjaan, yaitu mal, pantauan sistem PeduliLindungi mencatat lebih dari sejuta orang yang mencoba melakukan check-in pada sistem. PeduliLindungi juga berhasil menyaring 619 orang yang tidak sesuai kriteria pengunjung dengan berbagai alasan,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Selama masa perpanjangan PPKM, pemerintah memberikan izin pembukaan pusat perbelanjaan di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sekitar 138 mal memasang kode pemindai (QR code) PeduliLindungi untuk check in dan check out dari mal. Pengunjung juga wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi kepada petugas pusat perbelanjaan.

Baca Juga :  Harisson: Dari Sepuluh Orang, Tiga Pasti Positif

Prof Wiku menyebut bahwa aplikasi PeduliLindungi dikembangkan dengan tujuan membantu masyarakat memperoleh informasi terkait perkembangan penanganan Covid-19. Termasuk memberikan kemudahan bagi yang ingin memperoleh sertifikat digital vaksinasi Covid-19. “Pengembangan aplikasi ini sudah melibatkan ber bagai pihak. Aplikasi serupa juga digunakan di negara-negara lainnya seperti Korea Selatan dan Singapura,” jelasnya.

Wiku menyampaikan terima kasih atas masukan dari masyarakat terkait beberapa kekurangan yang ditemukan pada aplikasi PeduliLindungi. Dia memastikan pemerintah akan terus menyempurnakan aplikasi tersebut agar semakin memudahkan masyarakat. “Pemerintah sangat berterima kasih atas masukan masyarakat dan berbagai pihak terhadap aplikasi PeduliLindungi dan tentunya pemerintah akan terus menyempurnakan aplikasi ini untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Menyusui

Sebagaimana diketahui, sertifikat vaksinasi menjadi persyaratan bagi masyarakat untuk dapat mengunjungi pusat perbelanjaan di wilayah PPKM level 4. Aplikasi PeduliLindungi dimanfaatkan untuk mengecek status vaksinasi tersebut. Hal itu merupakan salah satu upaya untuk menurunkan pertambahan kasus aktif Covid-19 serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.

Selain pusat perbelanjaan, Prof Wiku mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengizinkan kegiatan berolahraga, baik individu maupun kelompok, dengan beberapa pemba tasan. Demikian juga kapasitas rumah ibadah untuk melakukan kegiatan ibadah ditingkatkan menjadi 50 persen di kabupaten/kota level 3 dan level 4. (sya/jp)

Most Read

Artikel Terbaru

/