alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Jemaah Calon Haji Kalbar Berangkat ke Madinah 16 Juni

Penantian Panjang 1.143 Jemaah setelah 2 Tahun Menunggu

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengungkapkan, pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kalbar dari Batam ke Madinah dimulai pada 16 Juni 2022. Tahun ini sebanyak 1.143 orang JCH, ditambah enam orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan satu orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) akan menjadi tamu Allah.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

“PEMBERANGKATAN itu dimulai 16 (Juni) dari (Bandara) Hang Nadim, Batam ke Madinah,” ungkap Harisson, Sabtu (21/5).

Untuk itu Harisson menjelaskan, JCH dari daerah sudah akan berkumpul di Kota Pontianak mulai 14 Juni 2022. Di mana JCH asal Kalbar tahun ini dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter) dan masuk pada keberangkatan gelombang pertama dengan tujuan Madinah, Arab Saudi. Adapun JCH kloter pertama berasal dari Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Sanggau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, Landak, Bengkayang, dan Kota Pontianak.

Baca Juga :  Gadis Remaja Diduga Dijual Teman Sendiri, Korban Empat Kali Disetubuhi Hidung Belang

“Tanggal 15 (Juni) berangkat ke Batam untuk kloter pertama dan 16 Juni berangkat ke Madinah,” terangnya.

Sementara itu lanjut dia, untuk kloter kedua bakal menginap di Kota Pontianak pada 15 Juni 2022. Kloter kedua ini berisi JCH asal Kabupaten Sambas, Kubu Raya, Sekadau, Mempawah, dan Kota Singkawang. “Untuk kloter ketiga (semuanya) asal Kota Pontianak, jadi mereka memang tidak diinapkan di hotel, cukup di rumah masing-masing, tanggal 17 Juni berangkat ke Batam, 18 Juni berangkat ke Madinah,” jelasnya.

Mengenai penginapan di Kota Pontianak dikatakan Harisson pemerintah sudah memilih beberapa hotel. Pemilihan hotel dilaksanakan dengan memanggil beberapa pihak perwakilan hotel yang memenuhi persyaratan di Kota Pontianak.

Baca Juga :  Jenazah Viryan Tiba di Kantor Gubernur Kalbar

“Untuk penginapan (hotel) kami memilih harga paling murah dan yang memenuhi persyarakat yang telah ditetapkan. Tentunya perlu diperhatikan oleh JCH dan keluarga, bahwa yang masuk ke hotel (dibatasi), yang boleh masuk hanya JCH, termasuk petugas dari provinsi maupun kabupaten,” pungkasnya. (*)

Penantian Panjang 1.143 Jemaah setelah 2 Tahun Menunggu

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengungkapkan, pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kalbar dari Batam ke Madinah dimulai pada 16 Juni 2022. Tahun ini sebanyak 1.143 orang JCH, ditambah enam orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan satu orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) akan menjadi tamu Allah.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

“PEMBERANGKATAN itu dimulai 16 (Juni) dari (Bandara) Hang Nadim, Batam ke Madinah,” ungkap Harisson, Sabtu (21/5).

Untuk itu Harisson menjelaskan, JCH dari daerah sudah akan berkumpul di Kota Pontianak mulai 14 Juni 2022. Di mana JCH asal Kalbar tahun ini dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter) dan masuk pada keberangkatan gelombang pertama dengan tujuan Madinah, Arab Saudi. Adapun JCH kloter pertama berasal dari Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Sanggau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, Landak, Bengkayang, dan Kota Pontianak.

Baca Juga :  Jenazah Viryan Tiba di Kantor Gubernur Kalbar

“Tanggal 15 (Juni) berangkat ke Batam untuk kloter pertama dan 16 Juni berangkat ke Madinah,” terangnya.

Sementara itu lanjut dia, untuk kloter kedua bakal menginap di Kota Pontianak pada 15 Juni 2022. Kloter kedua ini berisi JCH asal Kabupaten Sambas, Kubu Raya, Sekadau, Mempawah, dan Kota Singkawang. “Untuk kloter ketiga (semuanya) asal Kota Pontianak, jadi mereka memang tidak diinapkan di hotel, cukup di rumah masing-masing, tanggal 17 Juni berangkat ke Batam, 18 Juni berangkat ke Madinah,” jelasnya.

Mengenai penginapan di Kota Pontianak dikatakan Harisson pemerintah sudah memilih beberapa hotel. Pemilihan hotel dilaksanakan dengan memanggil beberapa pihak perwakilan hotel yang memenuhi persyaratan di Kota Pontianak.

Baca Juga :  Gadis Remaja Diduga Dijual Teman Sendiri, Korban Empat Kali Disetubuhi Hidung Belang

“Untuk penginapan (hotel) kami memilih harga paling murah dan yang memenuhi persyarakat yang telah ditetapkan. Tentunya perlu diperhatikan oleh JCH dan keluarga, bahwa yang masuk ke hotel (dibatasi), yang boleh masuk hanya JCH, termasuk petugas dari provinsi maupun kabupaten,” pungkasnya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/