alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Tingkatkan Capaian Vaksinasi ke Tiga

PONTIANAK – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak Emiliana mendorong agar Dinas Kesehatan dapat menggencarkan vaksin ke tiga. Dengan tingginya capaian vaksin ke tiga, dapat memperkecil penularan covid 19 di masyarakat.

“Capaian vaksinasi tahap tiga hendaknya harus dipercepat. Jika angkanya sudah mencapai 80 persen itu sangat baik. Karena dengan sendirinya benteng imun tubuh masyarakat Pontianak semakin kuat terhadap serangan covid 19,” ujar Emiliana kepada Pontianak Post, Kamis (23/6).

Apalagi saat ini segala aktivitas di Kota Pontianak perlahan-lahan sudah mulai normal kembali. Pergerakan aktivitas ini akan menyebabkan banyak pertemuan antar masyarakat.

Tentunya, ia tak ingin peningkatan kasus covid kembali terjadi di Pontianak. Apalagi seperti beberapa bulan lalu. Kejadian kelangkaan tabung gas oksigen hingga pasien sulit mendapatkan kamar perawatan akibat daya tampung RS tak mencukupi.

Baca Juga :  Libatkan Karang Taruna Dalam Pengentasan Narkoba 

Saat ini, temuan kasus covid memang berangsur landai. Agar temuan covid semakin nihil. Iapun mengajak masyarakat untuk datang dan melakukan vaksinasi ke tiga. Dengan meningkatnya imun tubuh manusia usai vaksin, temuan kasus covid juga bisa semakin nihil. “Dalam pelaksanaan vaksin  diharapkan kerjasama seluruh masyarakat untuk mau di vaksin,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu mengatakan, dalam beberapa hari ini terdapat peningkatan kembali kasus positif covid di Kota Pontianak. Belum diketahui jenis varian virus tersebut. Saat ini, pihaknya tengah menunggu hasil laboratorium dari Kementerian Kesehatan.

“Untuk perkembangan kasus covid terbaru sebenarnya sudah dua bulan terakhir kasusnya rendah. Bahkan beberapa Minggu lalu, Pontianak sempat nol kasus,” ujar Handanu kepada Pontianak Post, Jumat (17/6).

Baca Juga :  Kalimantan Barat Menuju Zero Thalassemia

Namun paling baru terdapat temuan kasus covid 19 di Pontianak sebanyak dua kasus. Pasien kini ditangani di RS Kota Pontianak sekaligus dalam pemantauan.

Handanu menuturkan, untuk jenis varian covid belum bisa dipastikan. Sebab sampel virus tengah dikirim ke laboratorium Kemenkes. Mudah-mudahan hasilnya bukan varian baru.

Dalam penanganan kasus covid terbaru ini. Dinkes tidak melakukan upaya tracking. Sebab temuan kasus ini ditemukan petugas, saat pasien sudah dibawa ke Rumah Sakit dengan gejala komorbid. “Sebelum pasien dirawat. Terlebih dahulu mereka swab. Hasilnya ternyata positif covid,” ungkapnya.

Meski demikian, kasus covid-19 kini masih mampu tertangani. Ruang rawat inap di rumah sakit paling baru tercatat ada tujuh pasien covid. Lima diantaranya berada dari luar Pontianak.(iza)

PONTIANAK – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak Emiliana mendorong agar Dinas Kesehatan dapat menggencarkan vaksin ke tiga. Dengan tingginya capaian vaksin ke tiga, dapat memperkecil penularan covid 19 di masyarakat.

“Capaian vaksinasi tahap tiga hendaknya harus dipercepat. Jika angkanya sudah mencapai 80 persen itu sangat baik. Karena dengan sendirinya benteng imun tubuh masyarakat Pontianak semakin kuat terhadap serangan covid 19,” ujar Emiliana kepada Pontianak Post, Kamis (23/6).

Apalagi saat ini segala aktivitas di Kota Pontianak perlahan-lahan sudah mulai normal kembali. Pergerakan aktivitas ini akan menyebabkan banyak pertemuan antar masyarakat.

Tentunya, ia tak ingin peningkatan kasus covid kembali terjadi di Pontianak. Apalagi seperti beberapa bulan lalu. Kejadian kelangkaan tabung gas oksigen hingga pasien sulit mendapatkan kamar perawatan akibat daya tampung RS tak mencukupi.

Baca Juga :  Politeknik Ketapang Resmi Buka Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT)

Saat ini, temuan kasus covid memang berangsur landai. Agar temuan covid semakin nihil. Iapun mengajak masyarakat untuk datang dan melakukan vaksinasi ke tiga. Dengan meningkatnya imun tubuh manusia usai vaksin, temuan kasus covid juga bisa semakin nihil. “Dalam pelaksanaan vaksin  diharapkan kerjasama seluruh masyarakat untuk mau di vaksin,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu mengatakan, dalam beberapa hari ini terdapat peningkatan kembali kasus positif covid di Kota Pontianak. Belum diketahui jenis varian virus tersebut. Saat ini, pihaknya tengah menunggu hasil laboratorium dari Kementerian Kesehatan.

“Untuk perkembangan kasus covid terbaru sebenarnya sudah dua bulan terakhir kasusnya rendah. Bahkan beberapa Minggu lalu, Pontianak sempat nol kasus,” ujar Handanu kepada Pontianak Post, Jumat (17/6).

Baca Juga :  Dukung Pembangunan Rumah Adat Menua Asal Tampun Juah

Namun paling baru terdapat temuan kasus covid 19 di Pontianak sebanyak dua kasus. Pasien kini ditangani di RS Kota Pontianak sekaligus dalam pemantauan.

Handanu menuturkan, untuk jenis varian covid belum bisa dipastikan. Sebab sampel virus tengah dikirim ke laboratorium Kemenkes. Mudah-mudahan hasilnya bukan varian baru.

Dalam penanganan kasus covid terbaru ini. Dinkes tidak melakukan upaya tracking. Sebab temuan kasus ini ditemukan petugas, saat pasien sudah dibawa ke Rumah Sakit dengan gejala komorbid. “Sebelum pasien dirawat. Terlebih dahulu mereka swab. Hasilnya ternyata positif covid,” ungkapnya.

Meski demikian, kasus covid-19 kini masih mampu tertangani. Ruang rawat inap di rumah sakit paling baru tercatat ada tujuh pasien covid. Lima diantaranya berada dari luar Pontianak.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/