alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Covid-19 Turun Level, Juru Parkir Kembali Bernafas

PONTIANAK – Pontianak mulai menurunkan level Covid-19. Banyak pertokoan dan swalayan yang sudah mulai aktif kembali berjualan. Hal ini merupakan kabar baik bagi sejumlah juru parkir atau biasa disebut tukang parkir.

Muhammad, juru parkir yang berada di Garuda Mitra Swalayan menuturkan bahwa dirinya bisa kembali tenang saat bisa kembali memarkir di sana.

“Saat ini meskipun bisa dibilang pemasukan saya belum normal seperti biasa tetapi sudah lebih baik daripada saat PPKM kemarin. Kalau saat PPKM itu, pemasukan saya sangat menurun. Sekarang sudah bisa lumayan tenang,” tuturnya, Kamis (23/9).

Muhammad bercerita bahwa saat PPKM, pemasukan benar-benar menurun drastis, dikarenakan sumber pendapatannya hanya dari hasil parkir di Garuda Mitra Swalayan.

Baca Juga :  Hotel Maestro Tetap Beroperasi, Pasca Disita Kejaksaan Agung Terkait Kasus Asabri

“Pemasukan saya kan hanya dari sini ya, jadi saat PPKM tuh meskipun masih tetap ada pemasukan, tetapi sangat menurun sekali. Jauh sekali dari pendapatan biasanya,” ujarnya.

Meskipun demikian, Muhammad mengakui bahwa harga parkir yang ada sekarang, yakni 2.000/motor dan 3.000/mobil, cukup membantu pemasukannya sehari-hari.

“Sekarang kan parkir tuh 2.000/motor kalau mobil 3.000, nah itu cukup membantu saya sekali untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, jadi lumayan terbantu meskipun kalau dihitung per rupiahnya tidak terlalu besar,” pungkas Muhammad. (dya/sya)

PONTIANAK – Pontianak mulai menurunkan level Covid-19. Banyak pertokoan dan swalayan yang sudah mulai aktif kembali berjualan. Hal ini merupakan kabar baik bagi sejumlah juru parkir atau biasa disebut tukang parkir.

Muhammad, juru parkir yang berada di Garuda Mitra Swalayan menuturkan bahwa dirinya bisa kembali tenang saat bisa kembali memarkir di sana.

“Saat ini meskipun bisa dibilang pemasukan saya belum normal seperti biasa tetapi sudah lebih baik daripada saat PPKM kemarin. Kalau saat PPKM itu, pemasukan saya sangat menurun. Sekarang sudah bisa lumayan tenang,” tuturnya, Kamis (23/9).

Muhammad bercerita bahwa saat PPKM, pemasukan benar-benar menurun drastis, dikarenakan sumber pendapatannya hanya dari hasil parkir di Garuda Mitra Swalayan.

Baca Juga :  Peduli Pandemi, Anak Muda Produksi Masker Kain Sendiri

“Pemasukan saya kan hanya dari sini ya, jadi saat PPKM tuh meskipun masih tetap ada pemasukan, tetapi sangat menurun sekali. Jauh sekali dari pendapatan biasanya,” ujarnya.

Meskipun demikian, Muhammad mengakui bahwa harga parkir yang ada sekarang, yakni 2.000/motor dan 3.000/mobil, cukup membantu pemasukannya sehari-hari.

“Sekarang kan parkir tuh 2.000/motor kalau mobil 3.000, nah itu cukup membantu saya sekali untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, jadi lumayan terbantu meskipun kalau dihitung per rupiahnya tidak terlalu besar,” pungkas Muhammad. (dya/sya)

Most Read

Artikel Terbaru

/