alexametrics
24 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

PHI 2020, DPPPA Kalbar Tekankan Peran Perempuan di masa Pandemi

PONTIANAK – Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 tahun 2020 dilaksanakan di ruang Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (23/12). Kegiatan yang juga digelar secara virtual ini, mengangkat tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalbar, Natalia Karyawati mengatakan, PHI yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. “PHI juga sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ungkap Natalia.

Dia menjelaskan, Kementenan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui tugas fungsinya, telah diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia melalui 5 (lima) agenda prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yakni : Peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan; Peningkatan peran Ibu/keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak; Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak; Penurunan pekerja anak; serta Pencegahan perkawinan anak.

Baca Juga :  Hari Kartini, BRI Group Apresiasi 7.000 Perempuan dalam WOMAN 2022

Terkait dengan Rangkaian Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dirinya mengingat dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi covid19 yang melanda di seluruh dunia termasuk Indonesia. Protokol kesehatan disosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, jaga jarak/hindari kerumunan, meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsi gizi seimbang,” tutur dia.

Sementara itu, lanjutnya, pandemi covid-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 hingga saat ini dan negara-negara lain di dunia, memperlihatkan sisi lain perjuangan perempuan di Indonesia dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Mulai dari membimbing keluarga saat berada di rumah, menjadi tulang punggung bagi keluarga hingga menjadi garda terdepan penyembuhan Covid-19 sebagai dokter dan perawat. Tak jarang perempuan memiliki peran ganda sekaligus.

Baca Juga :  Orang Ketiga Positif Covid-19 Diisolasi di Rumah, Belanja Hari-hari Dibantu RT

“Perempuan sebagai ibu harus memastikan anak-anak dan seluruh anggota keluarganya tetap berada di rumah dan membuat suasana nyaman. Perempuan yang bergerak dalam bidang UMKM juga berperan menyediakan kebutuhan selama pandemi. Perempuan juga berperan besar dalam penerapan protokol kesehatan keluarga pada masa pandemi covid 19,” jelasnya.

Dia melanjutkan, selain menggelar peringatan PHI Ke-92 di Kantor Gubernur Kalbar, kegiatan yang juga digelar adalah pemberian bantuan kepada panti lansia. “Masyarakat yang menerima bantuan Spesifik Lansia pada Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020 berjumlah 150 orang di Panti Lansia yang ada di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya,” pungkas dia. (sti/ser)

PONTIANAK – Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 tahun 2020 dilaksanakan di ruang Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (23/12). Kegiatan yang juga digelar secara virtual ini, mengangkat tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalbar, Natalia Karyawati mengatakan, PHI yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. “PHI juga sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ungkap Natalia.

Dia menjelaskan, Kementenan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui tugas fungsinya, telah diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia melalui 5 (lima) agenda prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yakni : Peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan; Peningkatan peran Ibu/keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak; Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak; Penurunan pekerja anak; serta Pencegahan perkawinan anak.

Baca Juga :  Joni Isnaini Gugat Kapolda Kalbar Lewat Sidang Praperadilan

Terkait dengan Rangkaian Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dirinya mengingat dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi covid19 yang melanda di seluruh dunia termasuk Indonesia. Protokol kesehatan disosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, jaga jarak/hindari kerumunan, meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsi gizi seimbang,” tutur dia.

Sementara itu, lanjutnya, pandemi covid-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 hingga saat ini dan negara-negara lain di dunia, memperlihatkan sisi lain perjuangan perempuan di Indonesia dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Mulai dari membimbing keluarga saat berada di rumah, menjadi tulang punggung bagi keluarga hingga menjadi garda terdepan penyembuhan Covid-19 sebagai dokter dan perawat. Tak jarang perempuan memiliki peran ganda sekaligus.

Baca Juga :  Pemerintah Izinkan PTM Terbatas di Wilayah PPKM Level 1, 2, dan 3

“Perempuan sebagai ibu harus memastikan anak-anak dan seluruh anggota keluarganya tetap berada di rumah dan membuat suasana nyaman. Perempuan yang bergerak dalam bidang UMKM juga berperan menyediakan kebutuhan selama pandemi. Perempuan juga berperan besar dalam penerapan protokol kesehatan keluarga pada masa pandemi covid 19,” jelasnya.

Dia melanjutkan, selain menggelar peringatan PHI Ke-92 di Kantor Gubernur Kalbar, kegiatan yang juga digelar adalah pemberian bantuan kepada panti lansia. “Masyarakat yang menerima bantuan Spesifik Lansia pada Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020 berjumlah 150 orang di Panti Lansia yang ada di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya,” pungkas dia. (sti/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/