alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Kejati Kalbar-Kejari Mempawah Sinergi Dampingi PSN Terminal Pelabuhan Kijing Senilai Rp. 5 T

MEMPAWAH-Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi SH, MH meninjau pembangunan terminal Pelabuhan Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah Minggu (26/9).


Kajati beserta rombongan yang terdiri dari Asisten Perdata dan TUN Kejati Kalbar Dr. Irfan Jaya SH, MH dan Kajari Mempawah Didik Adyotomo, SH, MH tiba pukul 12.30 Wib didampingi tim dari PT. Pelindo II (persero), PT. Wijaya Karya (persero) dan PT. Istaka Karya (persero).

Kemudian meninjau beberapa proyek utama dan proyek penunjang pembangunan Terminal Pelabuhan Kijing antara lain pembangunan terminal, perbaikan trestle dan dermaga sisi laut. Proyek strategis nasional yang dalam progres pembangunannya dilakukan pendampingan hukum oleh Jaksa Pengacara Negara ini, diharapkan terhindar dari penyimpangan hukum yang bisa berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Dr. Masyhudi meminta kepada PT. Wijaya Karya dan PT. Istaka Karya selaku pelaksana kegiatan untuk berkomitmen segera menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal, agar Pelabuhan Internasional segera dapat diresmikan  Presiden Joko Widodo dan dapat beroperasi secara penuh.

Baca Juga :  BNI Pontianak Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi

Selain itu, Kajati  berpesan kepada PT. Pelindo II (persero) untuk selalu berkoordinasi dengan Tim JPN baik di Kejati Kalbar maupun Kejari Mempawah. “Sehingga apapun permasalahan yang terjadi di lapangan pada saat progres pembangunan, dapat diperoleh solusi melalui Pendapat Hukum yang dikeluarkan,” katanya.

Kajati Kalbar juga memerintahkan kepada tim JPN dengan integritas yang tinggi melakukan pendampingan hukum pada Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Kajati meminta kepada Pemerintah Daerah serta masyarakat untuk mendukung pembangunan proyek strategis nasional ini karena keberadaannya akan sangat memberikan nilai ekonomis baik dari sisi ekonomi mikro maupun secara makro.


General Manager PT. Pelindo II Cabang Pontianak menyampaikan bahwa Management PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat atas kunjungan ke Terminal Pelabuhan Kijing.
“Ini merupakan bentuk dukungan dalam pendampingan hukum PSN Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Kijing Mempawah,” katanya.

Baca Juga :  Peduli Pandemi, Anak Muda Produksi Masker Kain Sendiri

Udin mengatakan, pendampingan hukum sangat dibutuhkan karena nilai investasi proyek sangat besar dan berpotensi menjadi permasalahan hukum jika tidak terkelola dengan baik dan efektif.

Sebagai informasi proyek ini merupakan pembangunan tahap I dari Terminal pelabuhan kijing dengan total anggaran senilai kurang lebih Rp. 5 Triliun termasuk pembebasan lahan serta prmbangunan konstruksi sisi laut dan sisi darat. (mrd/*r)

MEMPAWAH-Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi SH, MH meninjau pembangunan terminal Pelabuhan Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah Minggu (26/9).


Kajati beserta rombongan yang terdiri dari Asisten Perdata dan TUN Kejati Kalbar Dr. Irfan Jaya SH, MH dan Kajari Mempawah Didik Adyotomo, SH, MH tiba pukul 12.30 Wib didampingi tim dari PT. Pelindo II (persero), PT. Wijaya Karya (persero) dan PT. Istaka Karya (persero).

Kemudian meninjau beberapa proyek utama dan proyek penunjang pembangunan Terminal Pelabuhan Kijing antara lain pembangunan terminal, perbaikan trestle dan dermaga sisi laut. Proyek strategis nasional yang dalam progres pembangunannya dilakukan pendampingan hukum oleh Jaksa Pengacara Negara ini, diharapkan terhindar dari penyimpangan hukum yang bisa berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Dr. Masyhudi meminta kepada PT. Wijaya Karya dan PT. Istaka Karya selaku pelaksana kegiatan untuk berkomitmen segera menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal, agar Pelabuhan Internasional segera dapat diresmikan  Presiden Joko Widodo dan dapat beroperasi secara penuh.

Baca Juga :  BNI Pontianak Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi

Selain itu, Kajati  berpesan kepada PT. Pelindo II (persero) untuk selalu berkoordinasi dengan Tim JPN baik di Kejati Kalbar maupun Kejari Mempawah. “Sehingga apapun permasalahan yang terjadi di lapangan pada saat progres pembangunan, dapat diperoleh solusi melalui Pendapat Hukum yang dikeluarkan,” katanya.

Kajati Kalbar juga memerintahkan kepada tim JPN dengan integritas yang tinggi melakukan pendampingan hukum pada Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Kajati meminta kepada Pemerintah Daerah serta masyarakat untuk mendukung pembangunan proyek strategis nasional ini karena keberadaannya akan sangat memberikan nilai ekonomis baik dari sisi ekonomi mikro maupun secara makro.


General Manager PT. Pelindo II Cabang Pontianak menyampaikan bahwa Management PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat atas kunjungan ke Terminal Pelabuhan Kijing.
“Ini merupakan bentuk dukungan dalam pendampingan hukum PSN Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Kijing Mempawah,” katanya.

Baca Juga :  Catherine Wilson Divonis Tujuh Bulan

Udin mengatakan, pendampingan hukum sangat dibutuhkan karena nilai investasi proyek sangat besar dan berpotensi menjadi permasalahan hukum jika tidak terkelola dengan baik dan efektif.

Sebagai informasi proyek ini merupakan pembangunan tahap I dari Terminal pelabuhan kijing dengan total anggaran senilai kurang lebih Rp. 5 Triliun termasuk pembebasan lahan serta prmbangunan konstruksi sisi laut dan sisi darat. (mrd/*r)

Most Read

Artikel Terbaru

/