alexametrics
28.9 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

FRKP Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir

PONTIANAK- Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) menyalurkan sembako kepada 350 KK yang terdampak banjir di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu.

Ketinggian banjir yang merendam rumah warga yang mencapai ketinggian dada orang dewasa, tidak menyurutkan niat para relawan untuk menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir. Dengan cara door to door, relawan FRKP ini menyerahkan langsung kepada warga, meskipun harus berbasah-basahan, terendam banjir.

“Ini adalah trip ke tiga, FRKP menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir. Hari ini pendistribusian bantuan untuk warga yang mengalami bencana banjir di daerah perhuluan, salah satunya Kecamatan Silat Hilir,” ujar Penanggungjawab FRKP Bruder Stephanus OFM Cap, kepada Pontianak Post, kemarin.

Bantuan yang disalurkan kepada warga berupa berupa paket sembako seperti berasa seberat 5kg, satu dus mie instan, satu liter minyak goreng, dan 1kg gula pasir.

Penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak itu pun disambut baik oleh warga.

Baca Juga :  Lakukan Transformasi Struktur Liabilitas, BRI Mampu Tekan Biaya Dana ke Tingkat Terendah Sepanjang Sejarah

“Luar biasa relawan dari Pontianak ni, mereka mau berbasah-basah dengan air hanya untuk menyerahkan bantuan sembako kepada kami,” ujar seorang ibu yang menerima bantuan.

Senada juga diungkapkan warga lain. Ia bahkan memanjaatkan doa setelah menerima bantuan sembako tersebut.

Hamidi Salim atau akrab disapa Aciu, seorang relawan FRKP mengaku terharu saat mendengar doa dari seorang warga.

“Saya kaget karena tiba-tiba disamping saya terdengar orang berdoa. Ternyata seorang bapak penerima sembako. Dia langsung berdoa. katanya doa syukur atas rahmat rejeki yang diterimanya serta mendoakan para relawan dan donatur yang peduli kepada mereka yang sedang tertimpa bencana banjir,” kata Aciu.

Teuku Iskandar, Wakil Ketua FRKP mengatakan, dirinya mengaku puas karena sembako diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Sehingga sembako yang ada tidak menumpuk di satu tempat .

“Prinsip kami, sembako yang ada jangan sampai menumpuk hingga berhari-hari. Jadi, begitu sembako ada, hari ketiga biasanya langsung disalurkan kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Berjemur, Kebiasaan Baik di Masa Pandemi

Menurut Iskandar, penyaluran bantuan oleh FRKP, bukan yang pertama. Sebelumnya, FRKP juga terlibat dalam penyaluran bencana seperti tsunami Aceh, Gempa Padang, tsunami Mentawai, Gempa Palu serta beberapa bencana longsor dan banjir di Kalbar.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pada donator, seperti Kajati Kalbar, Oumbusdman Kalbar, P. DR Hermanus Mayong OFM Cap, yang telah memberikan bantuan.

Sementara itu, Bid Kesra Kantor Camat Silat Hilir, Yeni mengapresiasi serta ucapan terima kasih kepada relawan FRKP yang telah datang dari Pontianak untuk menyampaikan secara langsung bantuan kepada warganya.

“Trima kasih kepada FRKP yang jauh-jauh datang dari Pontianak ke Kecamatan Silat Hilir. Pak Bruder dapat melihat secara langsung rumah-rumah warga yang masih terendam air hingga sedada orang dewasa, karena kecamatan Silat memang berada di dataran rendah,” pungkasnya. (arf)

PONTIANAK- Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) menyalurkan sembako kepada 350 KK yang terdampak banjir di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu.

Ketinggian banjir yang merendam rumah warga yang mencapai ketinggian dada orang dewasa, tidak menyurutkan niat para relawan untuk menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir. Dengan cara door to door, relawan FRKP ini menyerahkan langsung kepada warga, meskipun harus berbasah-basahan, terendam banjir.

“Ini adalah trip ke tiga, FRKP menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir. Hari ini pendistribusian bantuan untuk warga yang mengalami bencana banjir di daerah perhuluan, salah satunya Kecamatan Silat Hilir,” ujar Penanggungjawab FRKP Bruder Stephanus OFM Cap, kepada Pontianak Post, kemarin.

Bantuan yang disalurkan kepada warga berupa berupa paket sembako seperti berasa seberat 5kg, satu dus mie instan, satu liter minyak goreng, dan 1kg gula pasir.

Penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak itu pun disambut baik oleh warga.

Baca Juga :  Sejumlah Desa di Menyuke Terendam Banjir

“Luar biasa relawan dari Pontianak ni, mereka mau berbasah-basah dengan air hanya untuk menyerahkan bantuan sembako kepada kami,” ujar seorang ibu yang menerima bantuan.

Senada juga diungkapkan warga lain. Ia bahkan memanjaatkan doa setelah menerima bantuan sembako tersebut.

Hamidi Salim atau akrab disapa Aciu, seorang relawan FRKP mengaku terharu saat mendengar doa dari seorang warga.

“Saya kaget karena tiba-tiba disamping saya terdengar orang berdoa. Ternyata seorang bapak penerima sembako. Dia langsung berdoa. katanya doa syukur atas rahmat rejeki yang diterimanya serta mendoakan para relawan dan donatur yang peduli kepada mereka yang sedang tertimpa bencana banjir,” kata Aciu.

Teuku Iskandar, Wakil Ketua FRKP mengatakan, dirinya mengaku puas karena sembako diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Sehingga sembako yang ada tidak menumpuk di satu tempat .

“Prinsip kami, sembako yang ada jangan sampai menumpuk hingga berhari-hari. Jadi, begitu sembako ada, hari ketiga biasanya langsung disalurkan kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Salurkan Enam Truk Bahan Pokok dan Dua Perahu

Menurut Iskandar, penyaluran bantuan oleh FRKP, bukan yang pertama. Sebelumnya, FRKP juga terlibat dalam penyaluran bencana seperti tsunami Aceh, Gempa Padang, tsunami Mentawai, Gempa Palu serta beberapa bencana longsor dan banjir di Kalbar.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pada donator, seperti Kajati Kalbar, Oumbusdman Kalbar, P. DR Hermanus Mayong OFM Cap, yang telah memberikan bantuan.

Sementara itu, Bid Kesra Kantor Camat Silat Hilir, Yeni mengapresiasi serta ucapan terima kasih kepada relawan FRKP yang telah datang dari Pontianak untuk menyampaikan secara langsung bantuan kepada warganya.

“Trima kasih kepada FRKP yang jauh-jauh datang dari Pontianak ke Kecamatan Silat Hilir. Pak Bruder dapat melihat secara langsung rumah-rumah warga yang masih terendam air hingga sedada orang dewasa, karena kecamatan Silat memang berada di dataran rendah,” pungkasnya. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/