alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Anggota Gapki Kalbar Konsisten Taat Prokes

PONTIANAK – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalbar berkomitmen dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 baik di lingkungan perkantoran maupun perkebunan. Ketua Ketua Gapki Cabang Kalbar Purwanti Munawir, mengatakan, sejak tahun lalu, pihaknya sudah menekankan pengetatan prokes ini.

“Guna mencegah dan menghentikan penularan COVID-19 yang semakin meluas, khususnya di lingkungan perkebunan kelapa sawit, pelaku usaha kelapa sawit dihimbau menerapkan dengan ketat prokes pencegahan COVID-19,” kata Purwati, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa, selama di lapangan, selain menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) perusahaan perkebunan sawit juga konsisten melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan lingkungan . Selanjutnya, adanya pengetatan lalu lintas orang di pintu masuk, menghindari pertemuan, apel dan sejenisnya.

Baca Juga :  Gunakan Kompor Induksi, Aktifitas Memasak Lebih Mudah dan Praktis

“Tempat cuci tangan di semua pintu masuk ada dan bahkan kita ada Posko COVID-19. Nah, pas lebaran kita juga tidak ada mudik dan hal itu mengikuti aturan pemerintah. Itu bukti komitmen kami dari Gapki,” jelas dia.

Menurutnya, pelaksanaan prokes dapat disesuaikan dengan kondisi pada masing-masing perkebunan, termasuk pengenaan sanksi bagi karyawan yang tidak mematuhi. “Mari kita patuhi bersama-sama prokes ini, dan selalu mentaati anjuran pemerintah agar pandemi ini segera berakhir. Sehingga kita semua dapat beraktivitas normal seperti sedia kala,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero menyambut baik dan mengapresiasi perusahaan perkebunan yang ketat menerapkan prokes pencegahan COVID-19 di lingkungan masing – masing.

Baca Juga :  Ibis Luncurkan Meals Donation untuk Nakes

“Sejauh ini aktivitas perkebunan sejauh ini tetap eksis di tengah pandemi. Kita tetap himbau agar pekebun dan perusahaan tetap waspada dan disiplin menerapkan prokes. . Hal itu lebih pada antisipasi penularan karena perkebunan salah satu sub sektor perekonomian yang dominan di Kalbar. Jangan sampai terganggu oleh penularan COVID-19,” kata dia.(sti)

PONTIANAK – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalbar berkomitmen dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 baik di lingkungan perkantoran maupun perkebunan. Ketua Ketua Gapki Cabang Kalbar Purwanti Munawir, mengatakan, sejak tahun lalu, pihaknya sudah menekankan pengetatan prokes ini.

“Guna mencegah dan menghentikan penularan COVID-19 yang semakin meluas, khususnya di lingkungan perkebunan kelapa sawit, pelaku usaha kelapa sawit dihimbau menerapkan dengan ketat prokes pencegahan COVID-19,” kata Purwati, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa, selama di lapangan, selain menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) perusahaan perkebunan sawit juga konsisten melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan lingkungan . Selanjutnya, adanya pengetatan lalu lintas orang di pintu masuk, menghindari pertemuan, apel dan sejenisnya.

Baca Juga :  Gelar Program Undian, BNI Siapkan Hadiah Kendaraan Ramah Lingkungan

“Tempat cuci tangan di semua pintu masuk ada dan bahkan kita ada Posko COVID-19. Nah, pas lebaran kita juga tidak ada mudik dan hal itu mengikuti aturan pemerintah. Itu bukti komitmen kami dari Gapki,” jelas dia.

Menurutnya, pelaksanaan prokes dapat disesuaikan dengan kondisi pada masing-masing perkebunan, termasuk pengenaan sanksi bagi karyawan yang tidak mematuhi. “Mari kita patuhi bersama-sama prokes ini, dan selalu mentaati anjuran pemerintah agar pandemi ini segera berakhir. Sehingga kita semua dapat beraktivitas normal seperti sedia kala,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero menyambut baik dan mengapresiasi perusahaan perkebunan yang ketat menerapkan prokes pencegahan COVID-19 di lingkungan masing – masing.

Baca Juga :  Transportasi Mandek, Konsumsi Tertahan

“Sejauh ini aktivitas perkebunan sejauh ini tetap eksis di tengah pandemi. Kita tetap himbau agar pekebun dan perusahaan tetap waspada dan disiplin menerapkan prokes. . Hal itu lebih pada antisipasi penularan karena perkebunan salah satu sub sektor perekonomian yang dominan di Kalbar. Jangan sampai terganggu oleh penularan COVID-19,” kata dia.(sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/