alexametrics
27.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

PTPN XIII Gelar Bimtek dan Uji Kompetensi Asisten Kebun Sawit

BANJARBARU – Meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) penting dilakukan untuk mendorong kinerja perusahaan. Karena itulah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII memberikan perhatian besar terhadap kapasitas SDM yang dimiliki.

PTPN XIII menggelar Bimbingan Teknologi (Bimtek) dan Uji Kompetensi Sertifikasi Asisten Kebun Kelapa Sawit, di Hotel Novotel Banjarbaru Kalimantan Selatan, Senin (1/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PTPN IV dengan trainer yang berpengalaman dari LPP Agro Nusantara.

Ahmad Ridwan, Kepala Bagian SDM PTPN XIII mengatakan, sumber daya manusia yang terkualifikasi, kompeten, atau mampu bekerja dengan standar yang baik diperlukan dalam menjawab tantangan industri perkebunan di Indonesia yang saat ini mengalami pertumbuhan yang ekspansif.

Baca Juga :  Hadapi Tantangan Usaha di Masa Pandemi, Vito Setiady Bagikan Tips

“Untuk menjamin pengakuan eksternal maupun internal, karyawan yang menduduki critical position dalam hal ini di bisnis perkebunan adalah Asisten Afdeling harus memiliki sertifikat kompetensi sesuai SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia),” ungkapnya.

Dia mengatakan, PTPN Group harus siap menghadapi tantangan persaingan global dengan menyiapkan SDM yang kompeten dengan mengacu pada SKKNI Asisten Kebun Kelapa Sawit. Dari kegiatan ini, dia berharap para peserta memiliki skil yang memadai dalam menganalisa dan mengendalikan operasional di kebun sesuai peraturan perundangan maupun norma kerja kerja yang ditetapkan oleh perusahaan.

Ahmad Ridwan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung pelatihan tersebut, terutama kepada PTPN IV yang telah menginisiasi dan menjadi sponsor kegiatan ini.

Baca Juga :  PTPN XIII : Toleransi Nol untuk Pelanggar Hukum

“Kami harap kerjasama ini dapat dipertahankan dan dikembangkan pada kegiatan pelatihan lain sesuai kebutuhan bersama antara PTPN IV dan PTPN XIII,” harap dia.

Adapun program pelatihan ini dirancang dengan bimtek selama 5 hari dengan durasi tiga hari atau setara 30 jam efektif dan ditambah  uji kompetensi selama dua hari atau 20 jam secara offline. (sti/ser)

BANJARBARU – Meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) penting dilakukan untuk mendorong kinerja perusahaan. Karena itulah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII memberikan perhatian besar terhadap kapasitas SDM yang dimiliki.

PTPN XIII menggelar Bimbingan Teknologi (Bimtek) dan Uji Kompetensi Sertifikasi Asisten Kebun Kelapa Sawit, di Hotel Novotel Banjarbaru Kalimantan Selatan, Senin (1/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PTPN IV dengan trainer yang berpengalaman dari LPP Agro Nusantara.

Ahmad Ridwan, Kepala Bagian SDM PTPN XIII mengatakan, sumber daya manusia yang terkualifikasi, kompeten, atau mampu bekerja dengan standar yang baik diperlukan dalam menjawab tantangan industri perkebunan di Indonesia yang saat ini mengalami pertumbuhan yang ekspansif.

Baca Juga :  WHW Keluarkan Peraturan dan Panduan Pencegahan Corona

“Untuk menjamin pengakuan eksternal maupun internal, karyawan yang menduduki critical position dalam hal ini di bisnis perkebunan adalah Asisten Afdeling harus memiliki sertifikat kompetensi sesuai SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia),” ungkapnya.

Dia mengatakan, PTPN Group harus siap menghadapi tantangan persaingan global dengan menyiapkan SDM yang kompeten dengan mengacu pada SKKNI Asisten Kebun Kelapa Sawit. Dari kegiatan ini, dia berharap para peserta memiliki skil yang memadai dalam menganalisa dan mengendalikan operasional di kebun sesuai peraturan perundangan maupun norma kerja kerja yang ditetapkan oleh perusahaan.

Ahmad Ridwan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung pelatihan tersebut, terutama kepada PTPN IV yang telah menginisiasi dan menjadi sponsor kegiatan ini.

Baca Juga :  Harga Kedelai Tinggi, Produsen Kurangi Ukuran Tempe

“Kami harap kerjasama ini dapat dipertahankan dan dikembangkan pada kegiatan pelatihan lain sesuai kebutuhan bersama antara PTPN IV dan PTPN XIII,” harap dia.

Adapun program pelatihan ini dirancang dengan bimtek selama 5 hari dengan durasi tiga hari atau setara 30 jam efektif dan ditambah  uji kompetensi selama dua hari atau 20 jam secara offline. (sti/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/