alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

KPP Pratama Kubu Raya Gandeng Sekolah Tunas Bangsa

SEI RAYA – Dalam rangka mengampanyekan Program Inklusi Kesadaran Pajak, KPP Pratama Kubu Raya kembali menggelar Pajak Bertutur 2021 yang serentak diadakan Direktorat Jenderal Pajak, dengan mengambil tema “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara” dan tagline “Pajak Bertutur 2021: Sehari Mengenal Selamanya Bangga”. Dilaksanakan secara daring melalui media Zoom bertempat di Aula Lantai III KPP Pratama Kubu Raya, Pontianak, Rabu (25/08).

Pajak Bertutur tahun ini KPP Pratama Kubu Raya berkesempatan menggandeng 50 siswa-siswi dari SMA Tunas Bangsa, Kubu Raya. Walaupun diadakan secara daring, tidak menyurutkan semangat para peserta untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sejalan dengan tema Pajak Bertutur 2021, “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara”, Sri Pahlawati menjelaskan dalam sambutannya, “Wujud bela negara hendaknya tidak hanya dikaitkan dengan perang atau angkat senjata saja. Berkontribusi dalam perpajakan merupakan upaya bela negara karena dengan pajak kita telah ikut serta menjamin kelangsungan negara, pertahanan dan keamanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bangsa.”

Baca Juga :  Pertumbuhan Penerimaan Pajak Positif

Melalui Pajak Bertutur juga, para pelajar dikenalkan budaya kesadaran membayar pajak. Walaupun secara usia belum memenuhi persyaratan melakukan kewajiban perpajakan, para pelajar tetap dapat berkontribusi dalam bentuk belajar dengan sungguh-sungguh dan membangkitkan jiwa wirausaha.

Dalam materi yang disampaikan, narasumber Zaki Muhammad dan Suliswanto juga sedikit menjelaskan mengenai struktur APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Indonesia. “Sekitar 71% sumber pendapatan negara berasal dari penerimaan pajak, sehingga dapat disebutkan pajak merupakan tulang punggung pembangunan negara,” ungkap Zaki.

Sulis juga menambahkan peranan pajak ini sangatlah penting, dapat terjadi kesenjangan fasilitas jika di negara ini tidak ada yang membayar pajak.  Acara berlangsung dengan lancar diselingi dengan kuis interaktif yang melibatkan pelajar dan pembicara.

Baca Juga :  Bank Kalbar dan Untan Tandatangani MOU

Tak lupa, Kepala Sekolah SMA Tunas Bangsa Rahmad Wibowo mengucapkan rasa terima kasih atas terpilihnya SMA Tunas Bangsa dalam kegiatan Pajak Bertutur. “Besar harapan kami kegiatan Pajak Bertutur dapat mendidik pelajar menjadi wajib pajak yang bertanggung jawab, menjadikan pajak yang kuat untuk Indonesia maju.” ungkap Rahmad.*

SEI RAYA – Dalam rangka mengampanyekan Program Inklusi Kesadaran Pajak, KPP Pratama Kubu Raya kembali menggelar Pajak Bertutur 2021 yang serentak diadakan Direktorat Jenderal Pajak, dengan mengambil tema “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara” dan tagline “Pajak Bertutur 2021: Sehari Mengenal Selamanya Bangga”. Dilaksanakan secara daring melalui media Zoom bertempat di Aula Lantai III KPP Pratama Kubu Raya, Pontianak, Rabu (25/08).

Pajak Bertutur tahun ini KPP Pratama Kubu Raya berkesempatan menggandeng 50 siswa-siswi dari SMA Tunas Bangsa, Kubu Raya. Walaupun diadakan secara daring, tidak menyurutkan semangat para peserta untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sejalan dengan tema Pajak Bertutur 2021, “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara”, Sri Pahlawati menjelaskan dalam sambutannya, “Wujud bela negara hendaknya tidak hanya dikaitkan dengan perang atau angkat senjata saja. Berkontribusi dalam perpajakan merupakan upaya bela negara karena dengan pajak kita telah ikut serta menjamin kelangsungan negara, pertahanan dan keamanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bangsa.”

Baca Juga :  Capaian Upsus Siwab Kalbar Melebihi Target

Melalui Pajak Bertutur juga, para pelajar dikenalkan budaya kesadaran membayar pajak. Walaupun secara usia belum memenuhi persyaratan melakukan kewajiban perpajakan, para pelajar tetap dapat berkontribusi dalam bentuk belajar dengan sungguh-sungguh dan membangkitkan jiwa wirausaha.

Dalam materi yang disampaikan, narasumber Zaki Muhammad dan Suliswanto juga sedikit menjelaskan mengenai struktur APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Indonesia. “Sekitar 71% sumber pendapatan negara berasal dari penerimaan pajak, sehingga dapat disebutkan pajak merupakan tulang punggung pembangunan negara,” ungkap Zaki.

Sulis juga menambahkan peranan pajak ini sangatlah penting, dapat terjadi kesenjangan fasilitas jika di negara ini tidak ada yang membayar pajak.  Acara berlangsung dengan lancar diselingi dengan kuis interaktif yang melibatkan pelajar dan pembicara.

Baca Juga :  Bank Kalbar dan Untan Tandatangani MOU

Tak lupa, Kepala Sekolah SMA Tunas Bangsa Rahmad Wibowo mengucapkan rasa terima kasih atas terpilihnya SMA Tunas Bangsa dalam kegiatan Pajak Bertutur. “Besar harapan kami kegiatan Pajak Bertutur dapat mendidik pelajar menjadi wajib pajak yang bertanggung jawab, menjadikan pajak yang kuat untuk Indonesia maju.” ungkap Rahmad.*

Most Read

Artikel Terbaru

/