alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

BNI Pontianak Lebih Agresif Salurkan KUR

PONTIANAK – Perbankan bakal lebih agresif dalam menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR), dalam rangka melakukan pemulihan perekonomian yang terdampak covid-19. Ekspansi kredit diperluas dengan menarget pangsa yang potensial.

Pemimpin Cabang BNI Pontianak, M. Farid Ma`rof, menyatakan, kelonggaran yang diberikan setelah pembatasan-pembatasan yang terjadi akibat pandemi covid-19, menjadi pelecut perbankan untuk bekerja lebih ekstra dalam melakukan ekspansi bisnis, baik itu dalam penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Salah satu yang akan dioptimalkan oleh BNI Cabang Pontianak adalah penyaluran KUR.

“Kondisi covid ini mendorong kami agar lebih lebih agresif dalam penyaluran KUR. Ini juga merupakan salah satu upaya kita untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan ekonomi,” ungkap dia, Senin (6/6).

Baca Juga :  BNI Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Entikong

Hingga Juni 2020 ini, dia menilai penyaluran KUR belum optimal, lantaran dampak pandemi covid-19 yang telah mengakibatkan adanya pembatasan aktivitas orang. BNI Kantor Cabang Pontianak, dikatakan dia, hingga pertengahan tahun ini, penyaluran KUR hanya sebesar 25 persen dari total target. Idealnya, pada pertengahan tahun, penyaluran KUR semestinya mencapai 50 persen.

“Karena itu pula, kami akan lebih berekspansi lagi untuk KUR ini,” tutur dia.

Sejauh ini, penyaluran KUR BNI Cabang Pontianak, masih didominasi sektor perdagangan dengan kontribusi sekitar 60-70 persen. Farid menilai, masih sangat terbuka peluang untuk penyaluran KUR di sektor lainnya, seperti pertanian, pangan, jasa, dan industri. (sti)

PONTIANAK – Perbankan bakal lebih agresif dalam menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR), dalam rangka melakukan pemulihan perekonomian yang terdampak covid-19. Ekspansi kredit diperluas dengan menarget pangsa yang potensial.

Pemimpin Cabang BNI Pontianak, M. Farid Ma`rof, menyatakan, kelonggaran yang diberikan setelah pembatasan-pembatasan yang terjadi akibat pandemi covid-19, menjadi pelecut perbankan untuk bekerja lebih ekstra dalam melakukan ekspansi bisnis, baik itu dalam penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Salah satu yang akan dioptimalkan oleh BNI Cabang Pontianak adalah penyaluran KUR.

“Kondisi covid ini mendorong kami agar lebih lebih agresif dalam penyaluran KUR. Ini juga merupakan salah satu upaya kita untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan ekonomi,” ungkap dia, Senin (6/6).

Baca Juga :  Terapkan Go Green di Lingkungan Kerja

Hingga Juni 2020 ini, dia menilai penyaluran KUR belum optimal, lantaran dampak pandemi covid-19 yang telah mengakibatkan adanya pembatasan aktivitas orang. BNI Kantor Cabang Pontianak, dikatakan dia, hingga pertengahan tahun ini, penyaluran KUR hanya sebesar 25 persen dari total target. Idealnya, pada pertengahan tahun, penyaluran KUR semestinya mencapai 50 persen.

“Karena itu pula, kami akan lebih berekspansi lagi untuk KUR ini,” tutur dia.

Sejauh ini, penyaluran KUR BNI Cabang Pontianak, masih didominasi sektor perdagangan dengan kontribusi sekitar 60-70 persen. Farid menilai, masih sangat terbuka peluang untuk penyaluran KUR di sektor lainnya, seperti pertanian, pangan, jasa, dan industri. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/