alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Tak Perlu ke Bank, Deposito jadi Instrumen Investasi di Masa Pandemi

PONTIANAK – Menabung dan berinvestasi adalah salah satu cara untuk menjaga keuangan agar tetap sehat dan juga untuk mempersiapkan masa depan. Meski dibutuhkan, mencari instrumen investasi yang tepat bukanlah hal yang mudah. Terkadang masyarakat juga masih takut berinvestasi karena risiko yang ada di instrumen investasi.

Namun, bukan berarti masyarakat tidak bisa menabung dan berinvestasi karena ada instrumen investasi yang memberikan pengembalian yang pasti atau fix return seperti deposito.

Pemimpin Cabang BRI KC Pontianak, Hermawan Sutrisno mengatakan bagi masyarakat yang masih awam soal instrumen investasi, bisa memulainya dengan deposito yang biasanya disediakan oleh perbankan. Deposito memiliki risiko investasi yang sangat rendah dan mudah dipahami dibandingkan dengan instrumen lainnya.

Baca Juga :  Kelompok Usaha Ini Sulap Daun Pandan Jadi Kerajinan

“Dibandingkan investasi lainnya, cara membuka deposito pun lebih sederhana, karena kita bisa menggunakan dari sumber tabungan di bank. Apalagi di masa pandemi ini membuka deposito semakin mudah, karena nasabah tidak perlu lagi datang ke bank dan bisa dilakukan secara online. Hal ini juga berlaku bagi produk deposito PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), yang bisa dibuat melalui internet banking,” jelas Hermawan, Selasa, (8/3).

Untuk membuka deposito di BRI pun tidak rumit, nasabah bisa langsung masuk menggunakan user ID ke www.ib.bri.co.id, dan melakukan pilihan ‘buka rekening’ pada deposito. Tidak seperti investasi lainnya, untuk membuka deposito di BRI hanya dibutuhkan modal Rp 5 juta, dengan maksimal Rp 100 juta setiap rekeningnya.

Baca Juga :  Hari Pahlawan, BRI Ajak Kadet 1947 Gelar Pameran Kreatif Dalam Negeri

“Selain itu, nasabah juga bisa memilih jangka waktu sesuai yang diingkan, dan dapat memilih perpanjangan ARO (Automatic Roll Over/Deposito diperpanjang secara otomatis) atau Non-ARO (Deposito tidak diperpanjang otomatis),” paparnya.

Melalui deposito, Hermawan mengatakan dana nasabah bisa berkembang dan juga aman. Dengan membuka deposito melalui internet banking BRI juga memberikan keamanan ganda dengan Password IB dan m-token.

“BRI juga memastikan dana yang tersimpan dalam Deposito Internet Banking sudah dapat dipastikan tidak dapat dicairkan atau dipindahbukukan kepada orang lain,” pungkasnya. (ars)

PONTIANAK – Menabung dan berinvestasi adalah salah satu cara untuk menjaga keuangan agar tetap sehat dan juga untuk mempersiapkan masa depan. Meski dibutuhkan, mencari instrumen investasi yang tepat bukanlah hal yang mudah. Terkadang masyarakat juga masih takut berinvestasi karena risiko yang ada di instrumen investasi.

Namun, bukan berarti masyarakat tidak bisa menabung dan berinvestasi karena ada instrumen investasi yang memberikan pengembalian yang pasti atau fix return seperti deposito.

Pemimpin Cabang BRI KC Pontianak, Hermawan Sutrisno mengatakan bagi masyarakat yang masih awam soal instrumen investasi, bisa memulainya dengan deposito yang biasanya disediakan oleh perbankan. Deposito memiliki risiko investasi yang sangat rendah dan mudah dipahami dibandingkan dengan instrumen lainnya.

Baca Juga :  PLN Virtual Charity Run and Ride Kumpulkan Rp 6,16 Miliar untuk Sambungkan Listrik Keluarga Tidak Mampu

“Dibandingkan investasi lainnya, cara membuka deposito pun lebih sederhana, karena kita bisa menggunakan dari sumber tabungan di bank. Apalagi di masa pandemi ini membuka deposito semakin mudah, karena nasabah tidak perlu lagi datang ke bank dan bisa dilakukan secara online. Hal ini juga berlaku bagi produk deposito PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), yang bisa dibuat melalui internet banking,” jelas Hermawan, Selasa, (8/3).

Untuk membuka deposito di BRI pun tidak rumit, nasabah bisa langsung masuk menggunakan user ID ke www.ib.bri.co.id, dan melakukan pilihan ‘buka rekening’ pada deposito. Tidak seperti investasi lainnya, untuk membuka deposito di BRI hanya dibutuhkan modal Rp 5 juta, dengan maksimal Rp 100 juta setiap rekeningnya.

Baca Juga :  Ramadan-Idulfitri Pertamina Pastikan LPG 3 Kg Aman

“Selain itu, nasabah juga bisa memilih jangka waktu sesuai yang diingkan, dan dapat memilih perpanjangan ARO (Automatic Roll Over/Deposito diperpanjang secara otomatis) atau Non-ARO (Deposito tidak diperpanjang otomatis),” paparnya.

Melalui deposito, Hermawan mengatakan dana nasabah bisa berkembang dan juga aman. Dengan membuka deposito melalui internet banking BRI juga memberikan keamanan ganda dengan Password IB dan m-token.

“BRI juga memastikan dana yang tersimpan dalam Deposito Internet Banking sudah dapat dipastikan tidak dapat dicairkan atau dipindahbukukan kepada orang lain,” pungkasnya. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/