alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Permintaan Obat Terapi Covid-19 di Pontianak Naik

PONTIANAK – Permintaan obat terapi Covid-19 sepekan terakhir mengalami kenaikan seiring bertambahnya jumlah kasus yang tertular virus corona di Kalimantan Barat. Kenaikan permintaan obat-obatan ini juga diikuti produk-produk vitamin. 

“Untuk permintaan obat Covid-19 satu minggu terakhir mengalami peningkatan cukup tinggi, karena selama bulan desember 2021 dan Januari 2022 hampir tidak ada permintaan untuk obat covid seperti Avigan,” ucap Owner Apotek Agung, Sukamto, Kamis. 

Ketua Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Kalbar ini memastikan ketersediaan obat-obatan penanganan Covid-19 mencukupi. 

“Untuk saat ini baik di pusat maupun di Kalbar, ketersediaan obat-obatan Covid-19 cukup banyak, jadi untuk ketersediaan obat tiga bulan ke depan masih cukup aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Iwapi Kalbar Gerakkan Ekonomi Lewat Vaksinasi

Dia mengatakan, salah satu jenis obat yang tersedia dalam jumlah yang besar saat ini adalah golongan Favipiravir (Avigan). Untuk saat ini, kata dia, obat ini merupakan salah satu obat terapi Covid-19 paling efektif yang direkomendasi dari Kementerian Kesehatan.

“Untuk golongan oseltamivir dan ivermectin sudah dikeluarkan dari list obat terapi Covid-19 sehingga tidak diresepkan lagi oleh dokter,” ujarnya.

Di sisi lain, permintaan suplemen seperti vitamin C dan vitamin D juga mengalami kenaikan. Termasuk juga obat-obatan untuk mengatasi demam, batuk, dan pilek, juga mengalami kenaikan sekitar 30 persen. 

“Apalagi untuk kasus omicron 90 persen gejala ringan sehingga hanya memerlukan obat yang umum saja seperti, paracetamol, vitamin C dan vitamin D serta obat batuk pilek saja,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pakaian Kantoran Penuh Gaya Bersama Mississippi Ladies

PONTIANAK – Permintaan obat terapi Covid-19 sepekan terakhir mengalami kenaikan seiring bertambahnya jumlah kasus yang tertular virus corona di Kalimantan Barat. Kenaikan permintaan obat-obatan ini juga diikuti produk-produk vitamin. 

“Untuk permintaan obat Covid-19 satu minggu terakhir mengalami peningkatan cukup tinggi, karena selama bulan desember 2021 dan Januari 2022 hampir tidak ada permintaan untuk obat covid seperti Avigan,” ucap Owner Apotek Agung, Sukamto, Kamis. 

Ketua Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Kalbar ini memastikan ketersediaan obat-obatan penanganan Covid-19 mencukupi. 

“Untuk saat ini baik di pusat maupun di Kalbar, ketersediaan obat-obatan Covid-19 cukup banyak, jadi untuk ketersediaan obat tiga bulan ke depan masih cukup aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemintaan Obat Covid Naik Lima Kali Lipat

Dia mengatakan, salah satu jenis obat yang tersedia dalam jumlah yang besar saat ini adalah golongan Favipiravir (Avigan). Untuk saat ini, kata dia, obat ini merupakan salah satu obat terapi Covid-19 paling efektif yang direkomendasi dari Kementerian Kesehatan.

“Untuk golongan oseltamivir dan ivermectin sudah dikeluarkan dari list obat terapi Covid-19 sehingga tidak diresepkan lagi oleh dokter,” ujarnya.

Di sisi lain, permintaan suplemen seperti vitamin C dan vitamin D juga mengalami kenaikan. Termasuk juga obat-obatan untuk mengatasi demam, batuk, dan pilek, juga mengalami kenaikan sekitar 30 persen. 

“Apalagi untuk kasus omicron 90 persen gejala ringan sehingga hanya memerlukan obat yang umum saja seperti, paracetamol, vitamin C dan vitamin D serta obat batuk pilek saja,” pungkasnya.

Baca Juga :  Obat Antivirus Covid-19 Langka

Most Read

Artikel Terbaru

/