alexametrics
32 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

PT Angkasa Pura II Terapkan Jam Operasional Baru di Bandara Supadio

SUNGAI RAYA – Dalam upaya mendukung optimalisasi layanan dan turur mencegahan penyebaran Covid-19 membuat PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan penyesuaian jam operasional di 12 bandara.

Sebanyak 12 bandara yang melakukan penyesuaian tersebut seperti Kertajati (Majalengka), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Radin Inten II (Lampung), Supadio (Pontianak), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) dan Banyuwangi,

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan di tengah pandemi COVID-19, bandara-bandara tersebut beroperasi dengan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan kondisi normal.

Kebijakan tersebut lanjutnya telah mendapat persetujuan dari regulator dengan diterbitkannya Notice to Airmen terkait jam operasional bagi masing-masing bandara.

Muhammad Awaluddin menambahkan meski jam operasional dipersingkat namun bandara-bandara itu akan tetap siaga untuk mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus.

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Bandara Internasional Supadio Kucurkan Bantuan Program Bina Lingkungan Monumental dan Kemitraan

“Jam operasional di 12 bandara dipersingkat di tengah pandemi COVID-19, namun demikian PT Angkasa Pura II tetap siaga jika sewaktu-waktu ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional dan membutuhkan bandara untuk mendarat. Kami juga siaga jika ada penerbangan terkait medis dan penerbangan logistik khususnya yang mengangkut sampel infection substance COVID-19,” jelasnya.

“Selain itu, bandara juga tetap dibuka jika ada pesawat yang terpaksa mendarat di luar jam operasional bandara karena misalnya ada keterlambatan keberangkatan di titik origin dan lain sebagainya,” tambahnya.

General Manager Bandara Supadio, Eri Braliantoro menambahkan dipersingkatnya jam operasional dapat menjaga aspek kesehatan traveler dan personel bandara.

“Pada masa penuh tantangan akibat mewabahnya COVID-19 ini yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan traveler serta personel bandara. Kami sudah melakukan penyesuaian pola operasional dan penyesuian jam operasional sehingga memungkinkan diterapkannya konsep work from home dan physical distancing bagi personel operasional di bandara,” jelasnya.

Baca Juga :  PLN Optimalkan Limbah Batu Bara untuk Bangun Infrastruktur di Kalsel

Berikut jam operasional terbaru Bandara Supadio (Pontianak): jam operasional menjadi 06.00-18.30 WIB pada 10 April – 29 Mei 2020, dari sebelumnya 06.00-24.00 WIB.

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menambahkan 7 bandara PT Angkasa Pura II lainnya masih beroperasi dengan jam operasional normal dengan melihat perkembangan terbaru.

“Seperti Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan Kualanamu masih beroperasi 24 jam,” terangnya.

PT Angkasa Pura II juga melakukan penyesuaian pola operasional di bandara-bandara yang dikelola. Pola operasional yang dapat ditentukan di setiap bandara adalah Normal Operation, Slow Down Operation, Minimum Operation dan Terminate Operation.

Penetapan pola operasional itu dilakukan dengan mempertimbangkan tren pergerakan penumpang pesawat dan frekuensi penerbangan di masing-masing bandara.

“Melalui pola operasional yang ada maka setiap bandara dapat melakukan optimalisasi terhadap fasilitas dan personel di tengah pandemi global COVID-19,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Dalam upaya mendukung optimalisasi layanan dan turur mencegahan penyebaran Covid-19 membuat PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan penyesuaian jam operasional di 12 bandara.

Sebanyak 12 bandara yang melakukan penyesuaian tersebut seperti Kertajati (Majalengka), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Radin Inten II (Lampung), Supadio (Pontianak), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) dan Banyuwangi,

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan di tengah pandemi COVID-19, bandara-bandara tersebut beroperasi dengan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan kondisi normal.

Kebijakan tersebut lanjutnya telah mendapat persetujuan dari regulator dengan diterbitkannya Notice to Airmen terkait jam operasional bagi masing-masing bandara.

Muhammad Awaluddin menambahkan meski jam operasional dipersingkat namun bandara-bandara itu akan tetap siaga untuk mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus.

Baca Juga :  PLN Pastikan Seluruh Petugas Catat Meter Datangi Rumah Pelanggan

“Jam operasional di 12 bandara dipersingkat di tengah pandemi COVID-19, namun demikian PT Angkasa Pura II tetap siaga jika sewaktu-waktu ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional dan membutuhkan bandara untuk mendarat. Kami juga siaga jika ada penerbangan terkait medis dan penerbangan logistik khususnya yang mengangkut sampel infection substance COVID-19,” jelasnya.

“Selain itu, bandara juga tetap dibuka jika ada pesawat yang terpaksa mendarat di luar jam operasional bandara karena misalnya ada keterlambatan keberangkatan di titik origin dan lain sebagainya,” tambahnya.

General Manager Bandara Supadio, Eri Braliantoro menambahkan dipersingkatnya jam operasional dapat menjaga aspek kesehatan traveler dan personel bandara.

“Pada masa penuh tantangan akibat mewabahnya COVID-19 ini yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan traveler serta personel bandara. Kami sudah melakukan penyesuaian pola operasional dan penyesuian jam operasional sehingga memungkinkan diterapkannya konsep work from home dan physical distancing bagi personel operasional di bandara,” jelasnya.

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Bandara Internasional Supadio Kucurkan Bantuan Program Bina Lingkungan Monumental dan Kemitraan

Berikut jam operasional terbaru Bandara Supadio (Pontianak): jam operasional menjadi 06.00-18.30 WIB pada 10 April – 29 Mei 2020, dari sebelumnya 06.00-24.00 WIB.

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menambahkan 7 bandara PT Angkasa Pura II lainnya masih beroperasi dengan jam operasional normal dengan melihat perkembangan terbaru.

“Seperti Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan Kualanamu masih beroperasi 24 jam,” terangnya.

PT Angkasa Pura II juga melakukan penyesuaian pola operasional di bandara-bandara yang dikelola. Pola operasional yang dapat ditentukan di setiap bandara adalah Normal Operation, Slow Down Operation, Minimum Operation dan Terminate Operation.

Penetapan pola operasional itu dilakukan dengan mempertimbangkan tren pergerakan penumpang pesawat dan frekuensi penerbangan di masing-masing bandara.

“Melalui pola operasional yang ada maka setiap bandara dapat melakukan optimalisasi terhadap fasilitas dan personel di tengah pandemi global COVID-19,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Ibadah Dan Tindakan Afektif

Baru Pulih Pada April 2021

Tanamkan Nilai Religius ke Personel

Dukung Kemajuan Olahraga Sepeda Kalbar

Artikel Terbaru

/