alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Mandiri Group Sisihkan Gaji dan THR Rp10 Miliar

Donasi Kemanusiaan Melalui Mandirian Cinta Indonesia

JAKARTA – Pegawai Mandiri Group di berbagai wilayah Indonesia serentak membagikan bantuan sembako dan makanan siap saji kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut merupakan bagian dari penyisihan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) secara sukarela oleh pegawai.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar mengatakan, gerakan Mandirian Cinta Indonesia, merupakan bentuk kepedulian pegawai untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit karena pandemi Covid-19.

Mandirian Cinta Indonesia sendiri dilakukan oleh Bank Mandiri beserta grup usaha yang tergabung dalam Mandiri Group, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Mantap, Axa Mandiri Financial Services, Mandiri Inhealth, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Utama Finance, Mandiri Sekuritas, Mandiri Capital Indonesia, Mitra Transaksi Indonesia, serta Mandiri Manajemen Investasi.

“Gerakan ini merupakan salah satu ungkapan syukur kami, karena masih menerima rezeki untuk menjalani Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, sekaligus sebagai bentuk empati kami terhadap lingkungan, karena banyak masyarakat yang mengalami kesulitan karena terimbas pandemi Covid-19. Mudah-mudahan pemberian yang sedikit dari Mandirian ini dapat membantu meringankan beban mereka,” kata Royke.

Baca Juga :  PPKM Bikin Penjualan Perkakas Rumah Tangga Naik

Sebelumnya, pegawai juga telah menyisihkan gaji bulanannya untuk membantu masyarakat yang terdampak melalui aplikasi LinkAja. Adapun penerima bantuan dari gerakan Mandirian Cinta Indonesia tersebut adalah kelompok masyarakat yang kehilangan pendapatan dan yang pendapatannya menurun drastis.

Kelompok masyarakat tersebut antara lain tukang parkir, pedagang kaki lima, tenaga harian lepas, pemulung, buruh serabutan, tuna wisma, buruh cuci, pedagang asongan dan pengangkut sampah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Total THR Direksi dan Komisaris Bank Mandiri serta Perusahaan Anak yang terkonsolidasi sebesar Rp13,7 miliar dan sumbangan sukarela yang disisihkan dari gaji pegawai dan Direksi mencapai Rp3,3 miliar, sehingga keseluruhan donasi kemanusiaan yang disalurkan Mandiri Group sebesar Rp17 miliar.

Baca Juga :  Bahlil Dorong Smelter di Kalbar, Midji Minta Tunda Pelarangan Kratom

Dari jumlah tersebut, penyaluran yang dilakukan melalui program Mandirian Cinta Indonesia sebesar Rp10 miliar, yang diberikan dalam bentuk bantuan langsung dan melalui aplikasi LinkAja kepada 2500 penerima.

Selebihnya, disalurkan melalui program-program Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Covid-19 yang diselenggarakan oleh masing-masing Perusahaan Anak Mandiri Group. Selain Perusahaan Anak Mandiri Group, donasi juga diselenggarakan di masing–masing regional antara lain di Regional IX/Kalimantan di mana terdapat dua Area yang menjadi perwakilan yaitu Area Banjarmasin – Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 100 paket (dalam bentuk uang tunai sebesar Rp.400.000,- dan sembako Rp.100.000,-) dan Area Pontianak-Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 250 paket (dalam bentuk sembako senilai Rp.200.00,-) sehingga total 350 Paket senilai Rp.100 juta.  Area Pontianak melibatkan enam cabang yaitu Pontianak Diponogero, Pontianak Achmad Yani, Kuburaya, Ketapang, Sanggau, dan Sambas.(ser)

Donasi Kemanusiaan Melalui Mandirian Cinta Indonesia

JAKARTA – Pegawai Mandiri Group di berbagai wilayah Indonesia serentak membagikan bantuan sembako dan makanan siap saji kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut merupakan bagian dari penyisihan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) secara sukarela oleh pegawai.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar mengatakan, gerakan Mandirian Cinta Indonesia, merupakan bentuk kepedulian pegawai untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit karena pandemi Covid-19.

Mandirian Cinta Indonesia sendiri dilakukan oleh Bank Mandiri beserta grup usaha yang tergabung dalam Mandiri Group, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Mantap, Axa Mandiri Financial Services, Mandiri Inhealth, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Utama Finance, Mandiri Sekuritas, Mandiri Capital Indonesia, Mitra Transaksi Indonesia, serta Mandiri Manajemen Investasi.

“Gerakan ini merupakan salah satu ungkapan syukur kami, karena masih menerima rezeki untuk menjalani Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, sekaligus sebagai bentuk empati kami terhadap lingkungan, karena banyak masyarakat yang mengalami kesulitan karena terimbas pandemi Covid-19. Mudah-mudahan pemberian yang sedikit dari Mandirian ini dapat membantu meringankan beban mereka,” kata Royke.

Baca Juga :  Permintaan Ekspor Kelapa Melambung

Sebelumnya, pegawai juga telah menyisihkan gaji bulanannya untuk membantu masyarakat yang terdampak melalui aplikasi LinkAja. Adapun penerima bantuan dari gerakan Mandirian Cinta Indonesia tersebut adalah kelompok masyarakat yang kehilangan pendapatan dan yang pendapatannya menurun drastis.

Kelompok masyarakat tersebut antara lain tukang parkir, pedagang kaki lima, tenaga harian lepas, pemulung, buruh serabutan, tuna wisma, buruh cuci, pedagang asongan dan pengangkut sampah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Total THR Direksi dan Komisaris Bank Mandiri serta Perusahaan Anak yang terkonsolidasi sebesar Rp13,7 miliar dan sumbangan sukarela yang disisihkan dari gaji pegawai dan Direksi mencapai Rp3,3 miliar, sehingga keseluruhan donasi kemanusiaan yang disalurkan Mandiri Group sebesar Rp17 miliar.

Baca Juga :  Status Pegawai BUMN Tak Halangi Izam Harumkan Bangsa di SEA Games Vietnam

Dari jumlah tersebut, penyaluran yang dilakukan melalui program Mandirian Cinta Indonesia sebesar Rp10 miliar, yang diberikan dalam bentuk bantuan langsung dan melalui aplikasi LinkAja kepada 2500 penerima.

Selebihnya, disalurkan melalui program-program Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Covid-19 yang diselenggarakan oleh masing-masing Perusahaan Anak Mandiri Group. Selain Perusahaan Anak Mandiri Group, donasi juga diselenggarakan di masing–masing regional antara lain di Regional IX/Kalimantan di mana terdapat dua Area yang menjadi perwakilan yaitu Area Banjarmasin – Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 100 paket (dalam bentuk uang tunai sebesar Rp.400.000,- dan sembako Rp.100.000,-) dan Area Pontianak-Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 250 paket (dalam bentuk sembako senilai Rp.200.00,-) sehingga total 350 Paket senilai Rp.100 juta.  Area Pontianak melibatkan enam cabang yaitu Pontianak Diponogero, Pontianak Achmad Yani, Kuburaya, Ketapang, Sanggau, dan Sambas.(ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/