alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

Merdeka Transaksi Ala Iskandar, BNI Agen46 dari Batulayang  

Empat Tahun Empat Pintu

PONTIANAK – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan pelayanan lebih intimate untuk masyarakat melalui BNI Agen46 Toko Bu Darmi milik Iskandar. Sebagai Agen46, toko ini melayani pembukaan rekening, penyetoran, dan penarikan tabungan.

Dia juga melayani pembelian token listrik, pulsa, top up uang elektronik (digital payment), pembayaran tagihan multifinance, listrik, PDAM, internet, BPJS, dan lain-lain. Termasuk menyediakan layanan transaksi virtual account seperti shopeepay, DANA, OVO, Link Aja, GoPay, dan lainnya.

Lewat layanan itu BNI mampu menerjemahkan tema “Merdeka Bertransaksi Melalui BNI Agen46”. Selain itu manfaat besar dirasakan Iskandar dari menjadi Agen46. Dari hanya memiliki warung kecil di akhir tahun 2017, kini dia memiliki minimarket modern seluas empat pintu dengan dua lantai.

TRANSAKSI: Iskandar sedang melayani konsumen yang bertransaksi digital

“Alhamdulillah perlahan-lahan saya bisa berkembang seperti saat ini. Apa yang saya raih tidak terlepas dari kemitraan dengan BNI, dengan menjadi Agen46,” ujarnya saat disambangi Pontianak Post, Rabu (10/8).

Beralamat di Gang Flora, Jl Khatulistiwa, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, tempat usaha yang namanya diambil dari nama istrinya ini berawal dari sebuah kenekadan. Sebelumnya pria 49 tahun ini adalah sopir mobil tangki Pertamina untuk mengantar BBM ke daerah pelosok dan perbatasan. “Sering sampai 12 hari saya tidak pulang untuk mengantar BBM,” kata Is, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  PTPN XIII Serahkan Bantuan APD dan Uang Rp100 Juta melalui Pemprov Kalbar

Tahun 2017 dia setop dari sopir tangki. Lantaran merasa waktu bersama keluarga nyaris tidak ada. Lagi pula tabungannya sudah cukup untuk membuka usaha kecil-kecilan. Di depan rumahnya, dia pun membuka kios kecil yang menjual sayur-mayur dan bumbu dapur.

Beberapa bulan berselang Is mendapat tawaran untuk bergabung dengan SRC (Sampoerna Retail Community), sebuah komunitas pemberdayaan untuk pedagang eceran. Kebetulan saat itu SRC dan BNI memiliki program kerja sama. Salah satunya penawaran para anggota komunitas untuk menjadi Agen46. sebuah kemitraan bagi perorangan maupun badan hukum untuk menyediakan layanan transaksi perbankan kepada masyarakat. Biasanya bagi daerah yang jauh dari fasilitas kantor cabang maupun ATM.

Pada tahun 2018 Iskandar lantas mendaftarkan diri menjadi Agen46. Dia tertarik menjadi agen lantaran kesulitan warga di tempatnya untuk bertransaksi secara digital. “Niat saya karena di sini warga, terutama ibu-ibu sangat membutuhkan layanan perbankan. Sebelumnya mereka harus naik opelet atau motor ke Pasar Siantan untuk transaksi bank atau sekadar bayar leding dan listrik,” sebut dia.

Baca Juga :  Epson Indonesia Dukung Kegiatan Sosialisasi Kurikulum Merdeka

Karena layananannya yang lengkap, warung Iskandar pun ramai disambangi warga. “Mereka tidak hanya transaksi perbankan saja, tetapi juga sekalian berbelanja. Warung saya jadi makin ramai. Akhirnya karena tempat semula tidak muat lagi, saya bangun lah toko yang lebih besar dan sistem yang lebih modern,” kata dia.

Kini tempat usaha Iskandar berubah menjadi ruko empat pintu dan dua lantai. Layaknya minimarket modern, display produk disesuaikan dengan kelompok barangnya. Ada kebutuhan dapur, kamar mandi, makanan, minuman, sembako, obat-obatan, hingga area basah yang menjual daging, ikan, buah, dan sayuran. Bahkan di lantai dua, terdapat outlet barang-barang fesyen.

Karena perkembangan usahanya yang cepat, Iskandar juga ditawari oleh BNI untuk mengambil Kredit Usaha Rakyat. Dia juga terbilang berprestasi. Dia menjadi wakil dari Kalimantan yang terpilih menjadi Agen46 terbaik nasional, dengan hadiah logam mulia. Iskandar juga beberapa kali mendapat penghargaan berupa jalan-jalan dan uang tunai dari PT Sampoerna Tbk lantaran dianggap menjadi inspirasi UMKM sektor ritel yang menginspirasi. (ars/ser)

Empat Tahun Empat Pintu

PONTIANAK – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan pelayanan lebih intimate untuk masyarakat melalui BNI Agen46 Toko Bu Darmi milik Iskandar. Sebagai Agen46, toko ini melayani pembukaan rekening, penyetoran, dan penarikan tabungan.

Dia juga melayani pembelian token listrik, pulsa, top up uang elektronik (digital payment), pembayaran tagihan multifinance, listrik, PDAM, internet, BPJS, dan lain-lain. Termasuk menyediakan layanan transaksi virtual account seperti shopeepay, DANA, OVO, Link Aja, GoPay, dan lainnya.

Lewat layanan itu BNI mampu menerjemahkan tema “Merdeka Bertransaksi Melalui BNI Agen46”. Selain itu manfaat besar dirasakan Iskandar dari menjadi Agen46. Dari hanya memiliki warung kecil di akhir tahun 2017, kini dia memiliki minimarket modern seluas empat pintu dengan dua lantai.

TRANSAKSI: Iskandar sedang melayani konsumen yang bertransaksi digital

“Alhamdulillah perlahan-lahan saya bisa berkembang seperti saat ini. Apa yang saya raih tidak terlepas dari kemitraan dengan BNI, dengan menjadi Agen46,” ujarnya saat disambangi Pontianak Post, Rabu (10/8).

Beralamat di Gang Flora, Jl Khatulistiwa, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, tempat usaha yang namanya diambil dari nama istrinya ini berawal dari sebuah kenekadan. Sebelumnya pria 49 tahun ini adalah sopir mobil tangki Pertamina untuk mengantar BBM ke daerah pelosok dan perbatasan. “Sering sampai 12 hari saya tidak pulang untuk mengantar BBM,” kata Is, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Epson Indonesia Dukung Kegiatan Sosialisasi Kurikulum Merdeka

Tahun 2017 dia setop dari sopir tangki. Lantaran merasa waktu bersama keluarga nyaris tidak ada. Lagi pula tabungannya sudah cukup untuk membuka usaha kecil-kecilan. Di depan rumahnya, dia pun membuka kios kecil yang menjual sayur-mayur dan bumbu dapur.

Beberapa bulan berselang Is mendapat tawaran untuk bergabung dengan SRC (Sampoerna Retail Community), sebuah komunitas pemberdayaan untuk pedagang eceran. Kebetulan saat itu SRC dan BNI memiliki program kerja sama. Salah satunya penawaran para anggota komunitas untuk menjadi Agen46. sebuah kemitraan bagi perorangan maupun badan hukum untuk menyediakan layanan transaksi perbankan kepada masyarakat. Biasanya bagi daerah yang jauh dari fasilitas kantor cabang maupun ATM.

Pada tahun 2018 Iskandar lantas mendaftarkan diri menjadi Agen46. Dia tertarik menjadi agen lantaran kesulitan warga di tempatnya untuk bertransaksi secara digital. “Niat saya karena di sini warga, terutama ibu-ibu sangat membutuhkan layanan perbankan. Sebelumnya mereka harus naik opelet atau motor ke Pasar Siantan untuk transaksi bank atau sekadar bayar leding dan listrik,” sebut dia.

Baca Juga :  BSI Buka Representative Office Dubai Market Expansion

Karena layananannya yang lengkap, warung Iskandar pun ramai disambangi warga. “Mereka tidak hanya transaksi perbankan saja, tetapi juga sekalian berbelanja. Warung saya jadi makin ramai. Akhirnya karena tempat semula tidak muat lagi, saya bangun lah toko yang lebih besar dan sistem yang lebih modern,” kata dia.

Kini tempat usaha Iskandar berubah menjadi ruko empat pintu dan dua lantai. Layaknya minimarket modern, display produk disesuaikan dengan kelompok barangnya. Ada kebutuhan dapur, kamar mandi, makanan, minuman, sembako, obat-obatan, hingga area basah yang menjual daging, ikan, buah, dan sayuran. Bahkan di lantai dua, terdapat outlet barang-barang fesyen.

Karena perkembangan usahanya yang cepat, Iskandar juga ditawari oleh BNI untuk mengambil Kredit Usaha Rakyat. Dia juga terbilang berprestasi. Dia menjadi wakil dari Kalimantan yang terpilih menjadi Agen46 terbaik nasional, dengan hadiah logam mulia. Iskandar juga beberapa kali mendapat penghargaan berupa jalan-jalan dan uang tunai dari PT Sampoerna Tbk lantaran dianggap menjadi inspirasi UMKM sektor ritel yang menginspirasi. (ars/ser)

Most Read

Kasus Covid 2.152 Orang

Nasutiun Usman Tutup Usia

Tes SKD Segera Digelar

Artikel Terbaru

/