alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Layanan Tatap Muka DJP Kembali Buka Mulai 15 Juni 2020

PONTIANAK – Layanan tatap muka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan dibuka kembali mulai 15 Juni 2020 mendatang. Dengan begitu, masyarakat dapat kembali mendapatkan pelayanan pajak di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Kalbar, Vadri Usman, memastikan pelayanan tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Layanan tatap muka akan dibuka kembali mulai 15 Juni 2020, saya ingin memastikan bahwa sarana dan parasarana sudah sesuai dengan protokol kesehatan Covid -19. Bagi kami, kesehatan, keamanan, kenyamanan dan keselamatan wajib pajak dan pegawai sangat penting,” kata Vadri.

Sarana prasarana tersebut, kata dia, meliputi wastafel cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun, shield di meja pelayanan, masker dan face shield pegawai, sarana pengamanan berkas yang disampaikan wajib pajak, pengaturan tempat duduk antrian, pengaturan jalan wajib pajak masuk ruangan, pendaftaran wajib pajak dan lain sebagainya. Menurutnya, apabila pegawai merasa nyaman dan aman maka ia dapat memberikan pelayanan yang baik kepada wajib pajak. Ia berharap agar wajib pajak yang datang ke KPP pun merasa nyaman.

Baca Juga :  Layanan Perpajakan DJP secara Daring Diperpanjang

Lebih jauh dia menjelaskan, layanan tatap muka, selain pelayanan pendaftaran NPWP, pelaporan SPT yang sudah wajib e-Filing, Surat Keterangan Fiskal (SKF), dan Validasi SSP PPhTB, dapat juga dilakukan melalui www.pajak.go.id. “Aktivasi EFIN dapat dilakukan melalui email unit kerja, lupa EFIN dapat dilakukan melalui telepon/email unit kerja atau melalui kring pajak, dan layanan VAT Refund di bandara yang dapat dilakukan melalui email tertentu tanpa harus melakukan pelayanan tatap muka yang akan mulai dibuka pada hari senin nanti.” ujarnya.

Dengan dibuka kembali layanan tatap muka, dia berharap, agar kepatuhan Wajib Pajak  semakin baik. Wajib Pajak yang memerlukan konsultasi secara langsung dapat ke KPP Pratama. Seperti diketahui sebelumnya, sejak tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 5 April 2020 yang kemudian diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020, dan dilanjutkan sampai dengan 14 Juni 2020, DJP meniadakan sementara pelayanan perpajakan secara tatap muka.

Baca Juga :  Bank Kalbar Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus

“Dalam pelayanan tatap muka yang akan dibuka nanti, kami sudah membuat prosedur pelayanan tatap muka dalam era new normal. Pelayanan konsultasi dapat dilakukan setelah membuat perjanjian terlebih dahulu melalui saluran yang telah tersedia seperti email, telepon, atau chat. Antrian TPT akan diselenggarakan sesuai dengan kapasitas ruangan TPT,” jelas dia.

Pelayanan perpajakan yang belum tersedia secara elektronik, tambah dia, wajib pajak dapat menyampaikannya melalui pos/jasa kurir sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan Edukasi atau Penyuluhan akan dilakukan dengan mengutamakan kegiatan secara daring. (sti)

PONTIANAK – Layanan tatap muka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan dibuka kembali mulai 15 Juni 2020 mendatang. Dengan begitu, masyarakat dapat kembali mendapatkan pelayanan pajak di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Kalbar, Vadri Usman, memastikan pelayanan tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Layanan tatap muka akan dibuka kembali mulai 15 Juni 2020, saya ingin memastikan bahwa sarana dan parasarana sudah sesuai dengan protokol kesehatan Covid -19. Bagi kami, kesehatan, keamanan, kenyamanan dan keselamatan wajib pajak dan pegawai sangat penting,” kata Vadri.

Sarana prasarana tersebut, kata dia, meliputi wastafel cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun, shield di meja pelayanan, masker dan face shield pegawai, sarana pengamanan berkas yang disampaikan wajib pajak, pengaturan tempat duduk antrian, pengaturan jalan wajib pajak masuk ruangan, pendaftaran wajib pajak dan lain sebagainya. Menurutnya, apabila pegawai merasa nyaman dan aman maka ia dapat memberikan pelayanan yang baik kepada wajib pajak. Ia berharap agar wajib pajak yang datang ke KPP pun merasa nyaman.

Baca Juga :  Bank Kalbar Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus

Lebih jauh dia menjelaskan, layanan tatap muka, selain pelayanan pendaftaran NPWP, pelaporan SPT yang sudah wajib e-Filing, Surat Keterangan Fiskal (SKF), dan Validasi SSP PPhTB, dapat juga dilakukan melalui www.pajak.go.id. “Aktivasi EFIN dapat dilakukan melalui email unit kerja, lupa EFIN dapat dilakukan melalui telepon/email unit kerja atau melalui kring pajak, dan layanan VAT Refund di bandara yang dapat dilakukan melalui email tertentu tanpa harus melakukan pelayanan tatap muka yang akan mulai dibuka pada hari senin nanti.” ujarnya.

Dengan dibuka kembali layanan tatap muka, dia berharap, agar kepatuhan Wajib Pajak  semakin baik. Wajib Pajak yang memerlukan konsultasi secara langsung dapat ke KPP Pratama. Seperti diketahui sebelumnya, sejak tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 5 April 2020 yang kemudian diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020, dan dilanjutkan sampai dengan 14 Juni 2020, DJP meniadakan sementara pelayanan perpajakan secara tatap muka.

Baca Juga :  HUT ke-26, PTPN XIII Raih Penghargaan Liga PTPN Award 2022

“Dalam pelayanan tatap muka yang akan dibuka nanti, kami sudah membuat prosedur pelayanan tatap muka dalam era new normal. Pelayanan konsultasi dapat dilakukan setelah membuat perjanjian terlebih dahulu melalui saluran yang telah tersedia seperti email, telepon, atau chat. Antrian TPT akan diselenggarakan sesuai dengan kapasitas ruangan TPT,” jelas dia.

Pelayanan perpajakan yang belum tersedia secara elektronik, tambah dia, wajib pajak dapat menyampaikannya melalui pos/jasa kurir sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan Edukasi atau Penyuluhan akan dilakukan dengan mengutamakan kegiatan secara daring. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/