alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

35 Ribu Mahasiswa Daftar XL Future Leaders

JAKARTA – Memasuki tahun kesembilan, Program XL Future Leaders (XLFL)  semakin diminati saja. Terbukti pada tahun ini, jumlah pendaftar menembus angka 35 ribu mahasiswa atau yang tertinggi selama ini. 

“Dari pendaftar sebanyak itu, setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang tidak ringan, akhirnya terpilih 160 orang terbaik untuk mengisi seluruh kapasitas peserta XLFL 2020. Mereka berasal dari 52 kampus yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” kata Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih 

Pihaknya bersyukur program XLFL setiap tahun semakin dikenal oleh masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Namun demikian, kata dia, tujuan akhir bukan hanya sekadar menjadi popular, tetapi, melalui program ini diharapkan mampu melahirkan anak-anak muda dengan kualitas kepemimpinan yang mumpuni, yang kelak akan menjadi pemimpin di berbagai bidang baik dalam skala nasional maupun global, yang pada akhirnya juga akan secara aktif memajukan Indonesia.

Dikatakan dia, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini sebelumnya telah mengukuhkan para mahasiswa baru XL Future Leaders angkatan kesembilan tersebut. Mereka merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga atau masuk semester ketiga dan kelima, dengan jurusan baik dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial. Ke-160 mahasiswa tersebut saat ini berkuliah di 52 universitas baik negeri maupun swasta, berasal dari dari 42 kota/kabupaten yang tersebar di 23 provinsi.

Baca Juga :  Bermitra dengan FiberStar, XL HOME Perluas Jangkauan

“Secara gender, mereka terdiri dari 107 perempuan dan 53 laki-laki. Para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, baik eksakta maupun sosial karena program XLFL tidak membatasi para peserta dari sisi disiplin ilmu di perguruan tinggi masing-masing. Kurikulum XLFL lebih menekankan pada pengembangan soft skills,” jelas dia.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lanjut dia, akibat pandemi, pada tahun ini seleksi mahasiswa XLFL angkatan kesembilan ini berlangsung secara daring. Para peserta mengikuti beberapa tahap seleksi, yaitu seleksi administrasi, assessmen secara daring, presentasi, diskusi kelompok, dan wawancara. Namun begitu, dirinya menilai program ini tidak mengalami kemunduran walaupun kegiatan hanya dilakukan secara daring.

“Ini dapat dilihat dari para mahasiswa XLFL tetap memberikan sumbangsih yang cukup besar di dearth masing-masing baik dari sisi aktivitas bisnis, pemerintahan ataupun proyek-proyek sosial berbasis digital,” tutur dia.

Baca Juga :  Fitur Xtra Unlimited Turbo, XL Makin Manjakan Pelanggannya

Dia menjelaskan, program XL Future Leaders terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan. Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis.

“Kurikulum yang diterapkan sejak awal sudah dirancang dengan menyesuaikan pada perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, diharapkan apa yang diajarkan juga akan tetap relevan untuk diaplikasikan di masa ketika digitalisasi semakin mempengaruhi berbagai sisi kehidupan,” pungkas dia. (Sti)

JAKARTA – Memasuki tahun kesembilan, Program XL Future Leaders (XLFL)  semakin diminati saja. Terbukti pada tahun ini, jumlah pendaftar menembus angka 35 ribu mahasiswa atau yang tertinggi selama ini. 

“Dari pendaftar sebanyak itu, setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang tidak ringan, akhirnya terpilih 160 orang terbaik untuk mengisi seluruh kapasitas peserta XLFL 2020. Mereka berasal dari 52 kampus yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” kata Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih 

Pihaknya bersyukur program XLFL setiap tahun semakin dikenal oleh masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Namun demikian, kata dia, tujuan akhir bukan hanya sekadar menjadi popular, tetapi, melalui program ini diharapkan mampu melahirkan anak-anak muda dengan kualitas kepemimpinan yang mumpuni, yang kelak akan menjadi pemimpin di berbagai bidang baik dalam skala nasional maupun global, yang pada akhirnya juga akan secara aktif memajukan Indonesia.

Dikatakan dia, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini sebelumnya telah mengukuhkan para mahasiswa baru XL Future Leaders angkatan kesembilan tersebut. Mereka merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga atau masuk semester ketiga dan kelima, dengan jurusan baik dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial. Ke-160 mahasiswa tersebut saat ini berkuliah di 52 universitas baik negeri maupun swasta, berasal dari dari 42 kota/kabupaten yang tersebar di 23 provinsi.

Baca Juga :  YBM PLN Kalbar dan IKPLN Salurkan Bantuan Melalui Program Bedah Rumah

“Secara gender, mereka terdiri dari 107 perempuan dan 53 laki-laki. Para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, baik eksakta maupun sosial karena program XLFL tidak membatasi para peserta dari sisi disiplin ilmu di perguruan tinggi masing-masing. Kurikulum XLFL lebih menekankan pada pengembangan soft skills,” jelas dia.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lanjut dia, akibat pandemi, pada tahun ini seleksi mahasiswa XLFL angkatan kesembilan ini berlangsung secara daring. Para peserta mengikuti beberapa tahap seleksi, yaitu seleksi administrasi, assessmen secara daring, presentasi, diskusi kelompok, dan wawancara. Namun begitu, dirinya menilai program ini tidak mengalami kemunduran walaupun kegiatan hanya dilakukan secara daring.

“Ini dapat dilihat dari para mahasiswa XLFL tetap memberikan sumbangsih yang cukup besar di dearth masing-masing baik dari sisi aktivitas bisnis, pemerintahan ataupun proyek-proyek sosial berbasis digital,” tutur dia.

Baca Juga :  XL Axiata Uji Coba 4G/5G Dynamic Spectrum Sharing

Dia menjelaskan, program XL Future Leaders terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan. Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis.

“Kurikulum yang diterapkan sejak awal sudah dirancang dengan menyesuaikan pada perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, diharapkan apa yang diajarkan juga akan tetap relevan untuk diaplikasikan di masa ketika digitalisasi semakin mempengaruhi berbagai sisi kehidupan,” pungkas dia. (Sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/