alexametrics
23 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Sambut Hari Pajak, KPP Pontianak Barat Mengudara di RRI

PONTIANAK – Menyambut Hari Pajak pada 14 Juli 2021, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Barat melakukan dialog bersama dengan para pendengar Radio Republik Indonesia (RRI) Pro-2 101.8 FM Pontianak (Rabu, 7/7).

Mengingat kondisi Kota Pontianak yang masuk dalam kategori zona merah, KPP Pratama Pontianak Barat bersama dengan RRI Pro-2 Pontianak mengambil langkah preventif untuk mengurangi potensi penyebaran Coronavirus Disease-19 (Covid-19) dengan melakukan siaran melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings.

Siaran yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini mengusung tema “Bersama Pajak, Atasi Pandemi, Pulihkan Ekonomi”, yang juga menjadi tema Hari Pajak tahun ini. Fungsional Penyuluh Pajak KPP Pratama Pontianak Barat Indaraputuri Nurmasruri dan Christy Linaria hadir sebagai narasumber menyampaikan gambaran-gambaran umum tentang pajak dan berkesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para pendengar.

“Pajak yang dibayarkan tentunya memiliki banyak manfaat bagi masyarakat seperti untuk membiayai pembangunan infrastruktur, transportasi, fasilitas umum dan yang saat ini sedang sangat dibutuhkan yaitu di bidang kesehatan contohnya vaksinasi. Pemerintah melalui tenaga kesehatan bisa mengadakan vaksinasi gratis untuk masyarakat, semua biaya yang dikeluarkan itu berasal dari penerimaan negara, salah satunya dari pajak,” ujar Christy menanggapi pertanyaan terkait manfaat pajak. Selanjutnya, tata cara pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) juga dibahas pada siaran ini.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan Game Lord of Estera

“Direktorat Jenderal Pajak terus berinovasi untuk memberikan layanan perpajakan yang terbaik bagi masyarakat. Saat ini, pendaftaran NPWP dilakukan secara online melalui situs ereg.pajak.go.id. Panduan pendaftarannya bisa disimak di YouTube DitjenPajakRI.

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, Kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) akan dikirimkan oleh KPP terdaftar ke alamat yang didaftarkan,“ tutur Indaraputuri.

Setelah itu, Indaraputuri menyampaikan hak dan kewajiban perpajakan yang dimiliki seseorang setelah terdaftar sebagai Wajib Pajak sesuai dengan sistem pemungutan pajak yang diterapkan di Indonesia yaitu Self Assessment System, yang berarti pemerintah memberikan kepercayaan kepada Wajib Pajak untuk menghitung, membayar, dan melaporkan pajak melalui Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara mandiri.

Baca Juga :  Laba CIMB Niaga Syariah Tumbuh 32,1 Persen Y-o-Y Menjadi Rp1,4 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2021

Wajib Pajak yang bekerja sebagai karyawan dan tidak menerima penghasilan lainnya berhak untuk mendapatkan Bukti Pemotongan Pajak dari pemberi kerja untuk digunakan sebagai dasar dalam pelaporan SPT Tahunan.

Sedangkan bagi Wajib Pajak yang bekerja sebagai pelaku usaha atau pekerja bebas dipercayakan untuk menghitung pajak atas penghasilan yang diperoleh sesuai dengan tarif pengenaan pajak yang berlaku, membayar pajak, dan melakukan pelaporan SPT Tahunan. Kedua narasumber juga mengenalkan aplikasi baru yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pajak yaitu M-Pajak.

Aplikasi M-Pajak saat ini memiliki beberapa fitur seperti informasi mengenai profil Wajib Pajak dan NPWP Elektronik, lokasi KPP terdekat, pembuatan kode billing untuk pembayaran pajak, informasi umum perpajakan, peraturan perpajakan dan fitur-fitur lainnya yang akan dikembangkan secara terus menerus.

Melalui siaran ini, KPP Pratama Pontianak Barat berharap pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pajak semakin meningkat sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk berkontribusi bagi negara melalui pajak. (*)

PONTIANAK – Menyambut Hari Pajak pada 14 Juli 2021, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Barat melakukan dialog bersama dengan para pendengar Radio Republik Indonesia (RRI) Pro-2 101.8 FM Pontianak (Rabu, 7/7).

Mengingat kondisi Kota Pontianak yang masuk dalam kategori zona merah, KPP Pratama Pontianak Barat bersama dengan RRI Pro-2 Pontianak mengambil langkah preventif untuk mengurangi potensi penyebaran Coronavirus Disease-19 (Covid-19) dengan melakukan siaran melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings.

Siaran yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini mengusung tema “Bersama Pajak, Atasi Pandemi, Pulihkan Ekonomi”, yang juga menjadi tema Hari Pajak tahun ini. Fungsional Penyuluh Pajak KPP Pratama Pontianak Barat Indaraputuri Nurmasruri dan Christy Linaria hadir sebagai narasumber menyampaikan gambaran-gambaran umum tentang pajak dan berkesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para pendengar.

“Pajak yang dibayarkan tentunya memiliki banyak manfaat bagi masyarakat seperti untuk membiayai pembangunan infrastruktur, transportasi, fasilitas umum dan yang saat ini sedang sangat dibutuhkan yaitu di bidang kesehatan contohnya vaksinasi. Pemerintah melalui tenaga kesehatan bisa mengadakan vaksinasi gratis untuk masyarakat, semua biaya yang dikeluarkan itu berasal dari penerimaan negara, salah satunya dari pajak,” ujar Christy menanggapi pertanyaan terkait manfaat pajak. Selanjutnya, tata cara pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) juga dibahas pada siaran ini.

Baca Juga :  Aston dan Hotel Neo Pontianak Akan Rapid Test Seluruh Karyawan

“Direktorat Jenderal Pajak terus berinovasi untuk memberikan layanan perpajakan yang terbaik bagi masyarakat. Saat ini, pendaftaran NPWP dilakukan secara online melalui situs ereg.pajak.go.id. Panduan pendaftarannya bisa disimak di YouTube DitjenPajakRI.

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, Kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) akan dikirimkan oleh KPP terdaftar ke alamat yang didaftarkan,“ tutur Indaraputuri.

Setelah itu, Indaraputuri menyampaikan hak dan kewajiban perpajakan yang dimiliki seseorang setelah terdaftar sebagai Wajib Pajak sesuai dengan sistem pemungutan pajak yang diterapkan di Indonesia yaitu Self Assessment System, yang berarti pemerintah memberikan kepercayaan kepada Wajib Pajak untuk menghitung, membayar, dan melaporkan pajak melalui Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara mandiri.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan Harga Daging Sapi Masih Normal

Wajib Pajak yang bekerja sebagai karyawan dan tidak menerima penghasilan lainnya berhak untuk mendapatkan Bukti Pemotongan Pajak dari pemberi kerja untuk digunakan sebagai dasar dalam pelaporan SPT Tahunan.

Sedangkan bagi Wajib Pajak yang bekerja sebagai pelaku usaha atau pekerja bebas dipercayakan untuk menghitung pajak atas penghasilan yang diperoleh sesuai dengan tarif pengenaan pajak yang berlaku, membayar pajak, dan melakukan pelaporan SPT Tahunan. Kedua narasumber juga mengenalkan aplikasi baru yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pajak yaitu M-Pajak.

Aplikasi M-Pajak saat ini memiliki beberapa fitur seperti informasi mengenai profil Wajib Pajak dan NPWP Elektronik, lokasi KPP terdekat, pembuatan kode billing untuk pembayaran pajak, informasi umum perpajakan, peraturan perpajakan dan fitur-fitur lainnya yang akan dikembangkan secara terus menerus.

Melalui siaran ini, KPP Pratama Pontianak Barat berharap pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pajak semakin meningkat sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk berkontribusi bagi negara melalui pajak. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/