alexametrics
31.7 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Transformasi Digital Solusi Bisnis di Era Pandemi

PONTIANAK – Perempuan memiliki Peran yang strategis dalam mendorong pemulihan ekonomi tanah air selama pandemi covid-19. Pasalnya, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) didominasi oleh pekerja dan pengusaha perempuan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (Iwapi) Kalimantan Barat, Oktavia.

“Menurut Kementeri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), 99 persen UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan. Ini artinya perempuan pengusaha saat ini memegang peranan penting dalam menopang perekonomian Indonesia,” ungkap dia, Senin (14/12).

Adapun di era pandemi covid-19 yang berimplikasi pada perubahan prilaku dalam dunia usaha, dirinya menyebut pengusaha perempuan perlu melakukan transformasi. Di antaranya mempercepat bisnis dengan pemanfaatan teknologi, semisal membuka pangsa pasar yang lebih luas dari offline menjadi online. Hal ini menurutnya harus dilakukan agar bangkit dari keterpurukan dampak Covid 19 pada usaha.

Baca Juga :  BNI Java Jazz On The Move Redakan Kerinduan Fans Pada Suara Endah N Rhesa

“Kondisi pandemi juga secara tidak langsung menuntut para perempuan untuk siap dan mampu bersaing di era serba digital,” tutur dia.

Di sisi lain, lanjut dia, wanita pengusaha juga harus menjadi inspirasi bagi para wanita lainnya dalam memberi dampak yang luas. Mereka juga harus bekerjasama dan mengerahkan seluruh bentuk ketangkasan, empati dan kesiapsiagaan untuk dapat menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing agar dapat melewati pandemi covid-19 ini dengan baik.

“Perempuan pengusaha harus bertahan dalam bisnisnya. Tidak beranggapan bahwa kondisi akan kembali seperti sedia kala, supaya kita tetap berjuang dengan cara kita sekarang untuk bertahan,” ucap dia.

Dia mengatakan, Iwapi Kalbar berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan melalui peningkatan kemampuan anggota dalam mengelola usaha, serta mendapatkan akses teknologi baru, pemasaran dan pembiayaan. Saat ini, anggota IWAPI sebagian besar adalah para pengusaha kecil, yaitu sebesar 85 persen. Oleh karenanya, langkah strategis yang dilakukan ollen pihaknya adalah memberdayakan dan memperkuat anggotanya dalam mengelola usaha, memberikan pelatihan ketrampilan teknis, manajemen sumber daya manusia dan Jaringan.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil, YBM PLN Kalbar Serahkan Bantuan Motor Ambulan

“Khusus UMKM, Iwapi memberikan pelatihan manajemen keuangan, karena UMKM biasanya dikelola secara rumahan, artinya belum secara professional dikelola,” pungkas dia. (sti)

PONTIANAK – Perempuan memiliki Peran yang strategis dalam mendorong pemulihan ekonomi tanah air selama pandemi covid-19. Pasalnya, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) didominasi oleh pekerja dan pengusaha perempuan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (Iwapi) Kalimantan Barat, Oktavia.

“Menurut Kementeri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), 99 persen UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan. Ini artinya perempuan pengusaha saat ini memegang peranan penting dalam menopang perekonomian Indonesia,” ungkap dia, Senin (14/12).

Adapun di era pandemi covid-19 yang berimplikasi pada perubahan prilaku dalam dunia usaha, dirinya menyebut pengusaha perempuan perlu melakukan transformasi. Di antaranya mempercepat bisnis dengan pemanfaatan teknologi, semisal membuka pangsa pasar yang lebih luas dari offline menjadi online. Hal ini menurutnya harus dilakukan agar bangkit dari keterpurukan dampak Covid 19 pada usaha.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Layanan, PLN Kalbar Kunjungi Pelanggan-pelanggan Industri

“Kondisi pandemi juga secara tidak langsung menuntut para perempuan untuk siap dan mampu bersaing di era serba digital,” tutur dia.

Di sisi lain, lanjut dia, wanita pengusaha juga harus menjadi inspirasi bagi para wanita lainnya dalam memberi dampak yang luas. Mereka juga harus bekerjasama dan mengerahkan seluruh bentuk ketangkasan, empati dan kesiapsiagaan untuk dapat menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing agar dapat melewati pandemi covid-19 ini dengan baik.

“Perempuan pengusaha harus bertahan dalam bisnisnya. Tidak beranggapan bahwa kondisi akan kembali seperti sedia kala, supaya kita tetap berjuang dengan cara kita sekarang untuk bertahan,” ucap dia.

Dia mengatakan, Iwapi Kalbar berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan melalui peningkatan kemampuan anggota dalam mengelola usaha, serta mendapatkan akses teknologi baru, pemasaran dan pembiayaan. Saat ini, anggota IWAPI sebagian besar adalah para pengusaha kecil, yaitu sebesar 85 persen. Oleh karenanya, langkah strategis yang dilakukan ollen pihaknya adalah memberdayakan dan memperkuat anggotanya dalam mengelola usaha, memberikan pelatihan ketrampilan teknis, manajemen sumber daya manusia dan Jaringan.

Baca Juga :  BRI Tegaskan Penguatan Prinsip ESG Selaras dengan Strategi Korporasi

“Khusus UMKM, Iwapi memberikan pelatihan manajemen keuangan, karena UMKM biasanya dikelola secara rumahan, artinya belum secara professional dikelola,” pungkas dia. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/