alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Harga Sawit Dongkrak Penjualan Otomotif di Kalbar, Daihatsu Naik 90 Persen

PONTIANAK – Penjualan mobil di Kalimantan Barat melonjak signifikan ketimbang tahun lalu. Kepala Cabang Daihatsu Kalbar, Yohanes Erwin menyebut dibandingkan tahun lalu, penjualan mobil Daihatsu di provinsi ini naik 90 persen.

“Kenaikannya hampir dua kali lipat. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi kami yang bergelut di sektor ini setelah tahun lalu menjadi yang paling terdampak oleh pandemi,” ujarnya saat Media Gathering dan Test Drive Daihatsu Rocky, di Qubu Resort, Kubu Raya, Jumat (15/10).

Dia mengatakan, faktor utama dari peningkatan penjualan ini lantaran naiknya daya beli masyarakat yang disebabkan meningkatnya harga komoditas andalan, seperti kelapa sawit dan karet.

“Tahun ini harga CPO naik tinggi, sehingga membuat daya beli masyarakat, terutama di daerah meningkat. Kami di otomotif cukup terimbas,” sebut dia.

Yohanes memaparkan, selama dari Januar hingga September penjualan mobil di Kalbar mencapai 1.110 unit. Angka ini jauh dibandingkan dengan angka di periode serupa tahun lalu yang hanya terjual 770 unit. Menurutnya penjualan mobil komersial sendiri paling tinggi kenaikan penjualannya lantaran meningkatnya aktivitas ekonomi di Kalbar. Permintaan terhadap mobil-mobil komersial itu berkorelasi dengan bongkar-muat barang akibat naiknya harga komoditas.

Baca Juga :  Diskon Tutup Tahun dari Daihatsu Khusus PNS dan Guru

“Untuk semua merek penjualan mobil naik 45 persen di Kalbar. Namun Daihatsu sendiri naik 90 persen. Ini karena kami punya produk mobil komersial untuk niaga atau angkutan barang (Gran Max),” paparnya.

Faktor lainnya adalah adanya relaksasi pajak (PPnBM) untuk mobil di bawah 1.500 cc hingga Desember 2021. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang periode Januari – September 2021, total volume market nasional mengalami peningkatan untuk ritel mencapai sekitar 600 ribu unit, dan wholesales menjadi sekitar 627 ribu unit. Sementara itu untuk September 2021 lalu, penjualan mobil mencapai 84.113 unit. Angka tersebut tumbuh sebesar 73,2 persen, atau dari 48.554 unit dibanding tahun lalu.

Terkait andalan baru Daihatsu yaitu mini SUV Rocky, Yohanes menyebut penjualannya telah sesuai ekspektasi. Daihatsu Rocky punya dua tipe yaitu seri 1000 cc Turbo dan 1.200 cc. Keduanya telah sampai ke tangan konsumen di Kalbar sebanyak 85 unit. Sementara untuk angka inden mencapai 150 unit. Antrean inden ini disebabkan pilihan tipe dan warna yang diinginkan konsumen tidak ready stock mengingat tingginya permintaan dari seluruh Indonesia.

Baca Juga :  PLN Bantu Listriki Rumah Warga Kurang Mampu

Kendati bentuk bodi dan interiosnya sama, sesungguhnya kedua seri tersebut menyasar pangsa pasar yang berdesa.

“Melanjutkan kehadiran Daihatsu Rocky 1.0L yang telah diluncurkan pada April2021 lalu, PT Astra Daihatsu Motor menyediakan tambahan pilihan dengan memperkenalkan varian Rocky dengan mesin 1.2L yang dikembangkan khusus untuk pasar otomotif Indonesia. Rocky 1.0L lebih menyasar mereka yang ingin menikmati fitur turbo, teknologi dan keselamatan. Sedangkan Rocky 1.2L menyasar kalangan milenial dan new entry,” sebut dia.

Menurutnya kendati Daihatsu Rocky memiliki tampilan progresif dan sejumlah fitur canggih, harga yang ditawarkan untuk konsumen Kalbar cukup terjangkau, yaitu yang termurah Rp180an juta untuk tipe 1.200 cc dan Rp220an juta untuk tipe 1000cc Turbo. “Harga ini sudah termasuk diskon PPnBM. Kemungkinan tahun depan akan ada kenaikan sekira Rp15 juta krena periode relaksasi sudah habis,” pungkasnya. (ars)

PONTIANAK – Penjualan mobil di Kalimantan Barat melonjak signifikan ketimbang tahun lalu. Kepala Cabang Daihatsu Kalbar, Yohanes Erwin menyebut dibandingkan tahun lalu, penjualan mobil Daihatsu di provinsi ini naik 90 persen.

“Kenaikannya hampir dua kali lipat. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi kami yang bergelut di sektor ini setelah tahun lalu menjadi yang paling terdampak oleh pandemi,” ujarnya saat Media Gathering dan Test Drive Daihatsu Rocky, di Qubu Resort, Kubu Raya, Jumat (15/10).

Dia mengatakan, faktor utama dari peningkatan penjualan ini lantaran naiknya daya beli masyarakat yang disebabkan meningkatnya harga komoditas andalan, seperti kelapa sawit dan karet.

“Tahun ini harga CPO naik tinggi, sehingga membuat daya beli masyarakat, terutama di daerah meningkat. Kami di otomotif cukup terimbas,” sebut dia.

Yohanes memaparkan, selama dari Januar hingga September penjualan mobil di Kalbar mencapai 1.110 unit. Angka ini jauh dibandingkan dengan angka di periode serupa tahun lalu yang hanya terjual 770 unit. Menurutnya penjualan mobil komersial sendiri paling tinggi kenaikan penjualannya lantaran meningkatnya aktivitas ekonomi di Kalbar. Permintaan terhadap mobil-mobil komersial itu berkorelasi dengan bongkar-muat barang akibat naiknya harga komoditas.

Baca Juga :  Keseruan Touring Generasi 125, Bergeser ke Kota Pontianak

“Untuk semua merek penjualan mobil naik 45 persen di Kalbar. Namun Daihatsu sendiri naik 90 persen. Ini karena kami punya produk mobil komersial untuk niaga atau angkutan barang (Gran Max),” paparnya.

Faktor lainnya adalah adanya relaksasi pajak (PPnBM) untuk mobil di bawah 1.500 cc hingga Desember 2021. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang periode Januari – September 2021, total volume market nasional mengalami peningkatan untuk ritel mencapai sekitar 600 ribu unit, dan wholesales menjadi sekitar 627 ribu unit. Sementara itu untuk September 2021 lalu, penjualan mobil mencapai 84.113 unit. Angka tersebut tumbuh sebesar 73,2 persen, atau dari 48.554 unit dibanding tahun lalu.

Terkait andalan baru Daihatsu yaitu mini SUV Rocky, Yohanes menyebut penjualannya telah sesuai ekspektasi. Daihatsu Rocky punya dua tipe yaitu seri 1000 cc Turbo dan 1.200 cc. Keduanya telah sampai ke tangan konsumen di Kalbar sebanyak 85 unit. Sementara untuk angka inden mencapai 150 unit. Antrean inden ini disebabkan pilihan tipe dan warna yang diinginkan konsumen tidak ready stock mengingat tingginya permintaan dari seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Operasikan GI Cendana

Kendati bentuk bodi dan interiosnya sama, sesungguhnya kedua seri tersebut menyasar pangsa pasar yang berdesa.

“Melanjutkan kehadiran Daihatsu Rocky 1.0L yang telah diluncurkan pada April2021 lalu, PT Astra Daihatsu Motor menyediakan tambahan pilihan dengan memperkenalkan varian Rocky dengan mesin 1.2L yang dikembangkan khusus untuk pasar otomotif Indonesia. Rocky 1.0L lebih menyasar mereka yang ingin menikmati fitur turbo, teknologi dan keselamatan. Sedangkan Rocky 1.2L menyasar kalangan milenial dan new entry,” sebut dia.

Menurutnya kendati Daihatsu Rocky memiliki tampilan progresif dan sejumlah fitur canggih, harga yang ditawarkan untuk konsumen Kalbar cukup terjangkau, yaitu yang termurah Rp180an juta untuk tipe 1.200 cc dan Rp220an juta untuk tipe 1000cc Turbo. “Harga ini sudah termasuk diskon PPnBM. Kemungkinan tahun depan akan ada kenaikan sekira Rp15 juta krena periode relaksasi sudah habis,” pungkasnya. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/