alexametrics
33 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

BFI Ajak Masyarakat Adaptasi Kondisi Normal Baru

PONTIANAK – BFI Finance mengajak masyarakat untuk terus kreatif dan adaptif di tengah kondisi pandemi covid-19 yang sudah hampir tiga bulan melanda Indonesia. Bersama dengan Etanee, platform solusi belanja produk bahan pangan, BFI Finance berkolaborasi mengadakan diskusi daring (online) yang dapat memberikan ide-ide segar kepada masyarakat yang mencari dan membuka peluang baru di tengah pandemi ini, Sabtu (16/5).

“Segala keterbatasan dan ketidakpastian yang ada justru mengasah pikiran dan kemampuan kita untuk lincah melihat peluang. Diskusi online ini merupakan salah satu cara kami berbagi semangat dan mengajak masyarakat untuk gali inovasi sehingga kita semua dapat melalui kondisi ini dengan tetap optimis,” ungkap Finance Director & Corporate Secretary BFI Finance, Sudjono.

Situasi dan kondisi selama berlangsungnya pandemi COVID-19 ini, menurutnya, tidak hanya berimbas pada kesehatan, tetapi juga meluas ke berbagai sektor khususnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,97 persen pada kuartal I-2020 kemarin, terendah sejak kuartal I-2001. Merosotnya pertumbuhan ekonomi nasional masih akan berlangsung sebagai dampak COVID-19 pada kuartal II-2020 atau selama periode April-Juni tahun ini.

Baca Juga :  Vaksinasi Pertama Moderna di Kota Pontianak

“Kendati demikian, Indonesia tidak boleh pesimis. Kita semua harus tetap produktif mendorong pemulihan ekonomi dengan beragam peluang dan inovasi,” tutur dia.

Founder dan CEO Etanee, Cecep Muhammad Wahyudin, mengatakan diskusi online ini diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Tidak hanya pelaku usaha yang menjalankan bisnisnya, namun juga menginspirasi siapa pun untuk jeli melihat kesempatan baru, terus mencari ide atau inovasi guna mewujudkan rencana usaha atau karir impian lainnya.

Etanee Food Marketplace, jelas dia, adalah platform rantai pasok digital untuk industri pangan dan pertanian yang menghubungkan pemasok, infrastruktur logistik, dan penjual yang terhubung langsung secara online kepada pembeli. Aplikasi ini, merupakan kiprah para pengusaha muda dan praktisi pemasaran asal Cianjur, yang juga para alumni Institut Pertanian Bogor.

Baca Juga :  Resesi Kalbar Lebih Parah dari Nasional

“Tidak hanya menjadi platform jual beli antara pedagang dan konsumen, Etanee juga menyediakan saluran untuk masyarakat berwirausaha melalui penjualan secara grosir atau partai besar,” papar dia.

Menurut dia, jiwa usaha tidak hanya dimiliki oleh pengusaha atau pemilik bisnis, namun juga para pekerja. Pekerja yang memiliki enterpreneurship skill akan mampu tumbuh baik dalam tim, bersaing secara sehat, dan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk hasil cemerlang. Meskipun kondisi tengah sulit, bukan suatu halangan untuk menjalankan bisnis dan mencari sesuatu yang baru.

“Justru, sebagai seorang pengusaha atau pun pekerja harus cermat dalam membaca situasi dan memanfaatkan peluang di tengah kondisi apapun,” pungkas dia. (sti)

PONTIANAK – BFI Finance mengajak masyarakat untuk terus kreatif dan adaptif di tengah kondisi pandemi covid-19 yang sudah hampir tiga bulan melanda Indonesia. Bersama dengan Etanee, platform solusi belanja produk bahan pangan, BFI Finance berkolaborasi mengadakan diskusi daring (online) yang dapat memberikan ide-ide segar kepada masyarakat yang mencari dan membuka peluang baru di tengah pandemi ini, Sabtu (16/5).

“Segala keterbatasan dan ketidakpastian yang ada justru mengasah pikiran dan kemampuan kita untuk lincah melihat peluang. Diskusi online ini merupakan salah satu cara kami berbagi semangat dan mengajak masyarakat untuk gali inovasi sehingga kita semua dapat melalui kondisi ini dengan tetap optimis,” ungkap Finance Director & Corporate Secretary BFI Finance, Sudjono.

Situasi dan kondisi selama berlangsungnya pandemi COVID-19 ini, menurutnya, tidak hanya berimbas pada kesehatan, tetapi juga meluas ke berbagai sektor khususnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,97 persen pada kuartal I-2020 kemarin, terendah sejak kuartal I-2001. Merosotnya pertumbuhan ekonomi nasional masih akan berlangsung sebagai dampak COVID-19 pada kuartal II-2020 atau selama periode April-Juni tahun ini.

Baca Juga :  BFI Finance Distribusikan Paket Bingkisan Semangat untuk Nakes

“Kendati demikian, Indonesia tidak boleh pesimis. Kita semua harus tetap produktif mendorong pemulihan ekonomi dengan beragam peluang dan inovasi,” tutur dia.

Founder dan CEO Etanee, Cecep Muhammad Wahyudin, mengatakan diskusi online ini diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Tidak hanya pelaku usaha yang menjalankan bisnisnya, namun juga menginspirasi siapa pun untuk jeli melihat kesempatan baru, terus mencari ide atau inovasi guna mewujudkan rencana usaha atau karir impian lainnya.

Etanee Food Marketplace, jelas dia, adalah platform rantai pasok digital untuk industri pangan dan pertanian yang menghubungkan pemasok, infrastruktur logistik, dan penjual yang terhubung langsung secara online kepada pembeli. Aplikasi ini, merupakan kiprah para pengusaha muda dan praktisi pemasaran asal Cianjur, yang juga para alumni Institut Pertanian Bogor.

Baca Juga :  Berbagi Berkah, BFI Finance Distribusikan Paket Kebutuhan Pokok

“Tidak hanya menjadi platform jual beli antara pedagang dan konsumen, Etanee juga menyediakan saluran untuk masyarakat berwirausaha melalui penjualan secara grosir atau partai besar,” papar dia.

Menurut dia, jiwa usaha tidak hanya dimiliki oleh pengusaha atau pemilik bisnis, namun juga para pekerja. Pekerja yang memiliki enterpreneurship skill akan mampu tumbuh baik dalam tim, bersaing secara sehat, dan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk hasil cemerlang. Meskipun kondisi tengah sulit, bukan suatu halangan untuk menjalankan bisnis dan mencari sesuatu yang baru.

“Justru, sebagai seorang pengusaha atau pun pekerja harus cermat dalam membaca situasi dan memanfaatkan peluang di tengah kondisi apapun,” pungkas dia. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/