alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Ataknas Kalbar Dorong Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi

PONTIANAK – Badan Pimpinan Provinsi Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Nasional (Ataknas) Kalimantan Barat akan berusaha mendorong pengembangan profesi tenaga ahli konstruksi yang bersertifikasi. Hal tersebut dikatakan oleh Oktavia usai dilantik sebagai Ketua Badan Pimpinan Provinsi Ataknas Kalbar periode 2022-2027 yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kamis (16/6). 

“Ataknas hadir untuk menjawab tantangan dunia konstruksi saat ini,” kata Oktavia.

Ataknas dikatakan Oktavia merupakan asosiasi tenaga ahli konstruksi di Indonesia yang telah mengantongi akreditasi. Ataknas juga telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang mengemban tugas mengembangkan standar kompetensi, melaksanakan uji kompetensi, menerbitkan sertifikat kompetensi serta melakukan sertifikasi tempat uji kompetensi.

Sesuai Undang-undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 mengamanahkan kewajiban sertifikasi kompetensi bagi seluruh tenaga kerja konstruksi melalui proses uji kompetensi sesuai dengan standar kompetensi kerja. Adapun LSP dibentuk oleh asosiasi profesi terakreditasi, serta lembaga pendidikan dan pelatihan kerja yang telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengabaian terhadap ketentuan ini akan dikenakan sanksi, baik bagi penyedia jasa mupun pengguna jasa.

Baca Juga :  FIFGROUP Pontianak 1 Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid

“Tenaga jasa konstruksi harus punya sertifikasi, kalau tidak ada bisa kena masalah hukum,” katanya. 

Oktavia mengatakan, Ataknas Kalbar akan mendorong pengembangan profesi tenaga ahli konstruksi yang handal dan profesional. Pihaknya juga akan berusaha mencetak tenaga ahli konstruksi dengan menggandeng perguruan tinggi yang ada di Kalbar. Terdekat, kata dia, akan digelar penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Tanjungpura.

Saat ini pembangunan infrastruktur yang masif belum diimbangi dengan peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Di samping itu jumlah tenaga ahli di bidang konstruksi yang jauh di bawah kebutuhan. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada rendahnya penyerapan anggaran baik APBD maupun APBN.

“Seperti yang sampaikan oleh Sekda Kalbar, bahwa APBD dan APBN di Kalbar tidak terserap maksimal karena kekurangan tenaga ahli. Untuk itulah kami siap membantu dengan melakukan sertifikasi terhadap tenaga ahli konstruksi,” katanya.

Baca Juga :  Kalbar Kekurangan Tenaga Ahli Konstruksi

Ketua Umum BPN Ataknas, Nurtanio Saputra Taqdir berharap Ataknas Kalbar dapat mendorong pengembangan profesi tenaga ahli konstruksi yang handal dan profesional, serta membekali anggota yang tergabung untuk memiliki kemampuan dan keahlian yang diperlukan dalam dunia usaha konstruksi. 

Sekretaris Daerah Kalbar Harisson, berharap asosiasi tenaga ahli konstruksi seperti Ataknas bisa mendongkrak kinerja SDM lokal di bidang konstruksi guna menjawab tantangan yang ada saat ini. 

“Semoga Ataknas dapat menghasilkan para tenaga ahli yang menjunjung profesionalisme dan memiliki dedikasi tinggi,” ujarnya. (sti/ser)

PONTIANAK – Badan Pimpinan Provinsi Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Nasional (Ataknas) Kalimantan Barat akan berusaha mendorong pengembangan profesi tenaga ahli konstruksi yang bersertifikasi. Hal tersebut dikatakan oleh Oktavia usai dilantik sebagai Ketua Badan Pimpinan Provinsi Ataknas Kalbar periode 2022-2027 yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kamis (16/6). 

“Ataknas hadir untuk menjawab tantangan dunia konstruksi saat ini,” kata Oktavia.

Ataknas dikatakan Oktavia merupakan asosiasi tenaga ahli konstruksi di Indonesia yang telah mengantongi akreditasi. Ataknas juga telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang mengemban tugas mengembangkan standar kompetensi, melaksanakan uji kompetensi, menerbitkan sertifikat kompetensi serta melakukan sertifikasi tempat uji kompetensi.

Sesuai Undang-undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 mengamanahkan kewajiban sertifikasi kompetensi bagi seluruh tenaga kerja konstruksi melalui proses uji kompetensi sesuai dengan standar kompetensi kerja. Adapun LSP dibentuk oleh asosiasi profesi terakreditasi, serta lembaga pendidikan dan pelatihan kerja yang telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengabaian terhadap ketentuan ini akan dikenakan sanksi, baik bagi penyedia jasa mupun pengguna jasa.

Baca Juga :  BRI Bangkitkan UMKM & Dorong Go Global

“Tenaga jasa konstruksi harus punya sertifikasi, kalau tidak ada bisa kena masalah hukum,” katanya. 

Oktavia mengatakan, Ataknas Kalbar akan mendorong pengembangan profesi tenaga ahli konstruksi yang handal dan profesional. Pihaknya juga akan berusaha mencetak tenaga ahli konstruksi dengan menggandeng perguruan tinggi yang ada di Kalbar. Terdekat, kata dia, akan digelar penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Tanjungpura.

Saat ini pembangunan infrastruktur yang masif belum diimbangi dengan peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Di samping itu jumlah tenaga ahli di bidang konstruksi yang jauh di bawah kebutuhan. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada rendahnya penyerapan anggaran baik APBD maupun APBN.

“Seperti yang sampaikan oleh Sekda Kalbar, bahwa APBD dan APBN di Kalbar tidak terserap maksimal karena kekurangan tenaga ahli. Untuk itulah kami siap membantu dengan melakukan sertifikasi terhadap tenaga ahli konstruksi,” katanya.

Baca Juga :  BRI Hadirkan Ekosistem Cashless Payment, Wisata Jadi Aman dan Nyaman Berkat QRIS

Ketua Umum BPN Ataknas, Nurtanio Saputra Taqdir berharap Ataknas Kalbar dapat mendorong pengembangan profesi tenaga ahli konstruksi yang handal dan profesional, serta membekali anggota yang tergabung untuk memiliki kemampuan dan keahlian yang diperlukan dalam dunia usaha konstruksi. 

Sekretaris Daerah Kalbar Harisson, berharap asosiasi tenaga ahli konstruksi seperti Ataknas bisa mendongkrak kinerja SDM lokal di bidang konstruksi guna menjawab tantangan yang ada saat ini. 

“Semoga Ataknas dapat menghasilkan para tenaga ahli yang menjunjung profesionalisme dan memiliki dedikasi tinggi,” ujarnya. (sti/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/