alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Hubungkan Nelayan dan UMKM dengan Konsumen Akhir

Gemarikan, Startup Pontianak yang Menasional

PONTIANAK – Soal kreativitas di industri digital, Pontianak tak kalah dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Kali ini Startup Gemarikan.id mendapat minat dan perhatian besar dari Pemerintah melalui Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI. Program SahabatGemarikan (SG.id) merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi pada bulan Agustus 2020 untuk mendorong pertumbuhan UMKM baru.

Sekaligus menghubungkan para nelayan dan pelaku UMKM dengan konsumen akhir. Program ini diluncurkan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19. Startup ini sendiri dimiliki oleh puta Pontianak Aditya Pradewo bersama para founder lainnya.

Gemarikan yang sudah diluncurkan secara nasional pada Agustus lalu, akhirnya hadir di Kalimantan Barat dalam soft launching, Selasa (15/12). “Program Sahabat GemarIkan ini adalah bentuk kewirausahaan mandiri yang bisa dimulai dari rumah, di mana outlet bisa menjadi distributor produk kelautan dan perikanan di wilayah sekitarnya dengan di-support secara online dan offline dari tim Sahabat Gemarikan. Untuk menjadi outlet Sahabat Gemarikan, cukup dengan Rp 10 juta sudah dapat mengembangkan usaha distribusi produk perikanan ini dari rumah. Produk dan distribusinya pun dalam kemasan yang lebih praktis, bersih, higienis dan berkualitas,” ujar Edy Tanto selaku direktur PT Mandala Kreasi Nusantara, yang menjalankan program Sahabat Gemarikan di Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Aston Gelar Wedding Expo II di Ayani Megamal

Dia mengatakan, keunikan SahabatGemarikan.id dibandingkan dengan e-commerce yang lain adalah keberadaan outlet atau stock point yang tersebar, sehingga memungkinkan biaya kirim ke pelanggan bisa lebih murah dan pengantaran produk lebih cepat. Kemudian tidak ada biaya franchise, modal yang disetorkan seluruhnya dibelikan produk dan asset dalam bentuk freezer, printer kasir, aplikasi POS, banner, apron, brosur dan lain-lain untuk mendukung operasionalnya.” Selain itu, menurutnya aplikasi Sahabat GemarIkan juga turut mendukung penjualan dari outlet-outlet Sahabat Gemarikan yang tersebar.

“Kami ingin mendorong supaya program ini juga bisa berjalan di Pontianak dan Kalimantan Barat. Harapannya ini bisa mendorong lebih banyak UMKM yang bertumbuh, meningkatkan indeks konsumsi ikan, serta membantu para nelayan dengan serapan pasar yang ikut bertumbuh”, kata Irwan Kurnia Phan selaku Penasehat program SahabatGemarIkan.id.

Pada saat peluncuran nanti, Irwan mengatakan bahwa mereka menargetkan untuk dapat merangkul sebanyak 300 outlet atau stock point di Kalbar mengingat wilayah ini merupakan wilayah perairan yang cukup tinggi. Ia juga berharap akan terus berkembang hingga hadir di setiap daerah. “Kami menargetkan untuk merangkul 300 outlet di Kalimantan Barat, ditambah dengan outlet agen 46 yang bergabung menjadi outlet Gemarikan di Kalimantan Barat, ini akan mendorong percepatna pemulihan ekonomi nasional”, ungkapnya.

Untuk bergabung menjadi outlet atau stock point sahabat Gemarikan, Irwan menyatakan, permodalan dipermudah dengan adanya dukungan dan kerjasama dari Bank BNI46 melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Harapannya dapat memudahkan para calon outlet untuk bisa lebih mudah memulai dan mendapat benefit lebih dari program ini, di mana para sahabat akan diberikan bantuan modal dari bank BNI46 senilai 10 juta rupiah, dan para sahabat sudah dapat mulai berjualan ikan di rumah nya masing-masing.

Baca Juga :  PHRI Rayakan New Normal, Optimis Bisnis Perhotelan Pontianak Membaik

Selain diperuntukkan untuk masyarakat yang ingin membuka usaha di bidang perikanan, Sahabat Gemarikan juga menghadirkan produk kelautan dengan harga yang lebih murah. “Hal ini dapat terwujud karena SahabatGemarikan.id bekerja sama dengan ‘fishOn’, startup pemberdayaan nelayan pesisir yang juga mitra binaan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sehingga rantai suplai ikan dari nelayan hingga ke rumah tangga dapat diperpendek”, pungkas Irwan.

Aditya Pradewo, CEO SahabatGemarikan.id menuturkan bahwa saat ini telah ada 81 outlet yang bergabung menjadi mitra. “Kami juga telah menandatangani kesepakatan dengan Agen46 Bank BNI46, mereka telah berkomitmen untuk turut serta menjadi mitra kami”. “Untuk mendaftar sebagai mitra outlet Sahabat GemarIkan pun sangat mudah, tinggal masuk ke tautan bit.ly/sahabatgemarikan, bagi masyarakat Kalimantan Barat Yang tertarik, bisa juga langsung mendaftar lewat Instagram @sahabatgemarikam.id. Untuk bisa segera mulai usaha, sediakan modal Rp 10 juta, atau jika tidak ada modal dapat kami bantu melalui KUR dari Bank BNI46”. (ars)

Gemarikan, Startup Pontianak yang Menasional

PONTIANAK – Soal kreativitas di industri digital, Pontianak tak kalah dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Kali ini Startup Gemarikan.id mendapat minat dan perhatian besar dari Pemerintah melalui Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI. Program SahabatGemarikan (SG.id) merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi pada bulan Agustus 2020 untuk mendorong pertumbuhan UMKM baru.

Sekaligus menghubungkan para nelayan dan pelaku UMKM dengan konsumen akhir. Program ini diluncurkan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19. Startup ini sendiri dimiliki oleh puta Pontianak Aditya Pradewo bersama para founder lainnya.

Gemarikan yang sudah diluncurkan secara nasional pada Agustus lalu, akhirnya hadir di Kalimantan Barat dalam soft launching, Selasa (15/12). “Program Sahabat GemarIkan ini adalah bentuk kewirausahaan mandiri yang bisa dimulai dari rumah, di mana outlet bisa menjadi distributor produk kelautan dan perikanan di wilayah sekitarnya dengan di-support secara online dan offline dari tim Sahabat Gemarikan. Untuk menjadi outlet Sahabat Gemarikan, cukup dengan Rp 10 juta sudah dapat mengembangkan usaha distribusi produk perikanan ini dari rumah. Produk dan distribusinya pun dalam kemasan yang lebih praktis, bersih, higienis dan berkualitas,” ujar Edy Tanto selaku direktur PT Mandala Kreasi Nusantara, yang menjalankan program Sahabat Gemarikan di Kalimantan Barat.

Baca Juga :  PHRI Rayakan New Normal, Optimis Bisnis Perhotelan Pontianak Membaik

Dia mengatakan, keunikan SahabatGemarikan.id dibandingkan dengan e-commerce yang lain adalah keberadaan outlet atau stock point yang tersebar, sehingga memungkinkan biaya kirim ke pelanggan bisa lebih murah dan pengantaran produk lebih cepat. Kemudian tidak ada biaya franchise, modal yang disetorkan seluruhnya dibelikan produk dan asset dalam bentuk freezer, printer kasir, aplikasi POS, banner, apron, brosur dan lain-lain untuk mendukung operasionalnya.” Selain itu, menurutnya aplikasi Sahabat GemarIkan juga turut mendukung penjualan dari outlet-outlet Sahabat Gemarikan yang tersebar.

“Kami ingin mendorong supaya program ini juga bisa berjalan di Pontianak dan Kalimantan Barat. Harapannya ini bisa mendorong lebih banyak UMKM yang bertumbuh, meningkatkan indeks konsumsi ikan, serta membantu para nelayan dengan serapan pasar yang ikut bertumbuh”, kata Irwan Kurnia Phan selaku Penasehat program SahabatGemarIkan.id.

Pada saat peluncuran nanti, Irwan mengatakan bahwa mereka menargetkan untuk dapat merangkul sebanyak 300 outlet atau stock point di Kalbar mengingat wilayah ini merupakan wilayah perairan yang cukup tinggi. Ia juga berharap akan terus berkembang hingga hadir di setiap daerah. “Kami menargetkan untuk merangkul 300 outlet di Kalimantan Barat, ditambah dengan outlet agen 46 yang bergabung menjadi outlet Gemarikan di Kalimantan Barat, ini akan mendorong percepatna pemulihan ekonomi nasional”, ungkapnya.

Untuk bergabung menjadi outlet atau stock point sahabat Gemarikan, Irwan menyatakan, permodalan dipermudah dengan adanya dukungan dan kerjasama dari Bank BNI46 melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Harapannya dapat memudahkan para calon outlet untuk bisa lebih mudah memulai dan mendapat benefit lebih dari program ini, di mana para sahabat akan diberikan bantuan modal dari bank BNI46 senilai 10 juta rupiah, dan para sahabat sudah dapat mulai berjualan ikan di rumah nya masing-masing.

Baca Juga :  Gerakan Locals Unite dari Tehbotol Sosro Bersama Pontianak Idekuliner Festival Pamerkan Hasil Kompetisi Kreasi Kuliner Asli Lokal Buatan UMKM

Selain diperuntukkan untuk masyarakat yang ingin membuka usaha di bidang perikanan, Sahabat Gemarikan juga menghadirkan produk kelautan dengan harga yang lebih murah. “Hal ini dapat terwujud karena SahabatGemarikan.id bekerja sama dengan ‘fishOn’, startup pemberdayaan nelayan pesisir yang juga mitra binaan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sehingga rantai suplai ikan dari nelayan hingga ke rumah tangga dapat diperpendek”, pungkas Irwan.

Aditya Pradewo, CEO SahabatGemarikan.id menuturkan bahwa saat ini telah ada 81 outlet yang bergabung menjadi mitra. “Kami juga telah menandatangani kesepakatan dengan Agen46 Bank BNI46, mereka telah berkomitmen untuk turut serta menjadi mitra kami”. “Untuk mendaftar sebagai mitra outlet Sahabat GemarIkan pun sangat mudah, tinggal masuk ke tautan bit.ly/sahabatgemarikan, bagi masyarakat Kalimantan Barat Yang tertarik, bisa juga langsung mendaftar lewat Instagram @sahabatgemarikam.id. Untuk bisa segera mulai usaha, sediakan modal Rp 10 juta, atau jika tidak ada modal dapat kami bantu melalui KUR dari Bank BNI46”. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/