alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Pangsa Milenial Dominasi Pasar Properti

Asosiasi Agen Properti Yakin Penjualan Naik 30 Persen

PONTIANAK – Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (Arebi) meyakini penjualan properti di Kalimantan Barat tahun ini akan bangkit. Penandanya adalah mulai merangkaknya angka penjualan pada beberapa bulan terakhit setelah babak beluar pada semester I 2020 akibat pandemi Covid-19.

“Kami memperkirakan bahwa akan terjadi tren kenaikan penjualan properti. Ini berdasarkan berbagai outlook soal pertumbuhan ekonomi dan upaya pemerintah Indonesia dan negara lain untuk mempercepat vaksinasi. Sehingga menimbulkan optimisme dunia usaha,” ujar Ketua DPD Arebi Kalbar, Yongki saat penandatanganan kerjasa dengan Citra Garden Aneka, kemarin (21/1).

Menurutnya, pemberlakuan new normal membuat para pengembang dan agen properti melakukan adaptasi penjualannya. Selain inovasi pemasaran media digital yang massif pada masa pandemi ini, dia menilai interaksi langsung antara penjual dan pembeli masih dibutuhkan, dengan catatan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kombinasi keduanya plus optimisme pasar inilah yang membuat penjualan properti meningkat akhir tahun lalu.

Di tahun 2021 ini, pihaknya memperkirakan akan terjadi kenaikan penjualan 20-30 persen. Selain lantaran membaiknya ekonomi, pertumbuhan ini juga dipicu oleh para konsumen yang menunda pembelian rumah tahun lalu. “Mereka yang tahun lalu mau beli rumah, terpaksa menunda karena kekhawatiran pandemi. Mereka ini akan membeli di tahun ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tiket Stabil, CGM Diprediksi Lebih Ramai

Selain itu secara segmen usia pembeli, kalangan milenal diperkirakan akan menjadi pangsa terbesar perumahan tahun ini. “Saat ini kaum milenial atau usia produktif mendominasi demografi penduduk kita. Mereka akan menjadi pasar terbesar sector properti, terutama di segmen pembeli primer atau end user. Makanya saat ini pengembang mulai menyesuaikan diri,” sebut dia.

Besarnya market milenial membuat sejumlah pengembang juga membangun kawasan sesuai dengan segmen ini. Citra Garden Aneka misalnya  membangun tipe rumah untuk kaum milenial dan keluarga muda yang diberi nama Fressia. Rumah mewah dua lantai dengan konsep hotel suite room. Perumahan di Jalan Arteri Supadio di Kubu Raya ini ditawarkan mulai Rp800 jutaan.

“Kebutuhan akan perumahan semakin tinggi dari kalangan milenial dan keluarga muda. Oleh sebab itu kami membuat tipe dan model rumah seperti ini. Tetapi harga yang ditawarkan juga terjangkau karena menyesuaikan dengan potret segmen ini,” ujar Head of Marketing CitraGarden Aneka, Sumahdi Makali. Dia menjelaskan bahwa Freesia House merupakan tipe hunian yang dibangun dengan konsep eco culture, sekaligus mengedepankan estetika dan fungsionalitas. Dengan mengusung gaya barn house dengan bentuk mengerucut ke atas, eksterior Freesia House terlihat begitu modern.

Baca Juga :  Penjualan Rumah Meningkat, Segmen Milenial Mendominasi

Freesia House memiliki luas tanah 90 m dan luas bangunan 61 m, sudah termasuk dengan carport dan halaman belakang yang cukup luas, mampu mengakomodir kebutuhan keluarga yang ingin memperluas atau menambah ruangan rumah.  Saat memasuki kamar utama di lantai dua ada tata ruang berplafon tinggi dengan jendela yang luas menghadap langsung ke bagian depan rumah. “Kamar utama didesain agar menyerupai suite room di hotel berbintang, sangat cocok untuk generasi milenial,” ujarnya.

Perumahan ini juga memberikan sistem keamanan satu gerbang untuk keluar masuk cluster dan sistem kartu dengan pengamanan dari tim security selama 24 jam. Berbicara soal keamanan, setiap unit Freesia House juga sudah dilengkapi dengan smart door lock yang lebih aman, praktis, dan digital. Tepat di depan cluster Freesia House, terdapat dTropiz Clubhouse di mana Anda bisa menggunakan kolam renang, indoor gym, function room, serta lapangan outdoor untuk kegiatan seperti futsal dan tenis bersama keluarga. (ars)

Asosiasi Agen Properti Yakin Penjualan Naik 30 Persen

PONTIANAK – Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (Arebi) meyakini penjualan properti di Kalimantan Barat tahun ini akan bangkit. Penandanya adalah mulai merangkaknya angka penjualan pada beberapa bulan terakhit setelah babak beluar pada semester I 2020 akibat pandemi Covid-19.

“Kami memperkirakan bahwa akan terjadi tren kenaikan penjualan properti. Ini berdasarkan berbagai outlook soal pertumbuhan ekonomi dan upaya pemerintah Indonesia dan negara lain untuk mempercepat vaksinasi. Sehingga menimbulkan optimisme dunia usaha,” ujar Ketua DPD Arebi Kalbar, Yongki saat penandatanganan kerjasa dengan Citra Garden Aneka, kemarin (21/1).

Menurutnya, pemberlakuan new normal membuat para pengembang dan agen properti melakukan adaptasi penjualannya. Selain inovasi pemasaran media digital yang massif pada masa pandemi ini, dia menilai interaksi langsung antara penjual dan pembeli masih dibutuhkan, dengan catatan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kombinasi keduanya plus optimisme pasar inilah yang membuat penjualan properti meningkat akhir tahun lalu.

Di tahun 2021 ini, pihaknya memperkirakan akan terjadi kenaikan penjualan 20-30 persen. Selain lantaran membaiknya ekonomi, pertumbuhan ini juga dipicu oleh para konsumen yang menunda pembelian rumah tahun lalu. “Mereka yang tahun lalu mau beli rumah, terpaksa menunda karena kekhawatiran pandemi. Mereka ini akan membeli di tahun ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  REI Kalbar Harap DP 0 Persen Dongkrak Penjualan Rumah

Selain itu secara segmen usia pembeli, kalangan milenal diperkirakan akan menjadi pangsa terbesar perumahan tahun ini. “Saat ini kaum milenial atau usia produktif mendominasi demografi penduduk kita. Mereka akan menjadi pasar terbesar sector properti, terutama di segmen pembeli primer atau end user. Makanya saat ini pengembang mulai menyesuaikan diri,” sebut dia.

Besarnya market milenial membuat sejumlah pengembang juga membangun kawasan sesuai dengan segmen ini. Citra Garden Aneka misalnya  membangun tipe rumah untuk kaum milenial dan keluarga muda yang diberi nama Fressia. Rumah mewah dua lantai dengan konsep hotel suite room. Perumahan di Jalan Arteri Supadio di Kubu Raya ini ditawarkan mulai Rp800 jutaan.

“Kebutuhan akan perumahan semakin tinggi dari kalangan milenial dan keluarga muda. Oleh sebab itu kami membuat tipe dan model rumah seperti ini. Tetapi harga yang ditawarkan juga terjangkau karena menyesuaikan dengan potret segmen ini,” ujar Head of Marketing CitraGarden Aneka, Sumahdi Makali. Dia menjelaskan bahwa Freesia House merupakan tipe hunian yang dibangun dengan konsep eco culture, sekaligus mengedepankan estetika dan fungsionalitas. Dengan mengusung gaya barn house dengan bentuk mengerucut ke atas, eksterior Freesia House terlihat begitu modern.

Baca Juga :  DPRD Kalbar Apresiasi Kinerja PLN

Freesia House memiliki luas tanah 90 m dan luas bangunan 61 m, sudah termasuk dengan carport dan halaman belakang yang cukup luas, mampu mengakomodir kebutuhan keluarga yang ingin memperluas atau menambah ruangan rumah.  Saat memasuki kamar utama di lantai dua ada tata ruang berplafon tinggi dengan jendela yang luas menghadap langsung ke bagian depan rumah. “Kamar utama didesain agar menyerupai suite room di hotel berbintang, sangat cocok untuk generasi milenial,” ujarnya.

Perumahan ini juga memberikan sistem keamanan satu gerbang untuk keluar masuk cluster dan sistem kartu dengan pengamanan dari tim security selama 24 jam. Berbicara soal keamanan, setiap unit Freesia House juga sudah dilengkapi dengan smart door lock yang lebih aman, praktis, dan digital. Tepat di depan cluster Freesia House, terdapat dTropiz Clubhouse di mana Anda bisa menggunakan kolam renang, indoor gym, function room, serta lapangan outdoor untuk kegiatan seperti futsal dan tenis bersama keluarga. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/