alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

REI Kalbar Sediakan Lahan Makam

PONTIANAK – Para pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat menyediakan lahan makam seluas 1,2 hektare. Pengurus REI Kalbar, Baharudin, mengatakan, berdasarkan aturan yang berlaku, setiap membangun perumahan, dua persen lahan wajib dialokasikan makam.

“Untyuk aturan penyediaan lahan makam itu, terdapat dalam aturan di PP No 4 tahun 2016, diwajibkan 2 persen dari lahan yang kita bangun,” katanya.

Berdasarkan aturan tersebut, jelaskan bahwa, perusahaan pembangunan perumahan atau pengembang wajib menyediakan pemakaman umum seluas dua persen dari luas lahan keseluruhan yang merupakan bagian dari kewajiban penyediaan prasarana, sarana dan utilitas yang akan diserahkan. lokasi lahan pemakaman yang disiapkan bisa berada di satu kompleks dengan lahan yang dikembangkan atau berada di lokasi lain yang berjauhan.

Baca Juga :  PLN Berhasil Produksi Listrik 85.015 MWh dari Co-firing 18 PLTU hingga Juli 2021

Dia menyebut, alokasi lahan makam seluas 1,2 hektare tersebut, adalah untuk pembangunan 600 hektare lahan perumahan. Adapun lahan yang akan diperuntukkan bagi pekuburan tersebut, kata dia, berlokasi di Jalan Trans Kalimantan. Lahan tersebut, nantinya akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Daerah Kubu Raya.

“Kegiatan Musda nanti, kami akan menyerahkan lahan makam ke pihak Pemda,” katanya.

Dalam rencananya, lanjut dia, lahan makam tersebut nantinya akan dikembangkan sebagai lokasi wisata.  Lokasi tersebut akan dibangun jembatan, tempat singgah, dan ditata sebaik mungkin sehingga layak dikunjungi oleh masyarakat sebagai destinasi wisata baru. Hal itu dilakukan, agar lahan makam yang menjadi destinasi wisata dapat mendorong perekonomian di sekitar area tersebut.

Baca Juga :  Kini, Kian Sulit Cari Lahan Makam

Wakil Ketua DPD REI Kalbar, Mansur Zahri, mengatakan adanya aturan kewajiban lahan makam ini, sebab semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan lahan makam juga semakin besar. “Semakin banyak tumbuh properti tentu menunjukkan adanya pertumbuhan penduduk. Karena itulah kami sediakan 1,2 hektare lahan makam,” tuturnya. (sti)

PONTIANAK – Para pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat menyediakan lahan makam seluas 1,2 hektare. Pengurus REI Kalbar, Baharudin, mengatakan, berdasarkan aturan yang berlaku, setiap membangun perumahan, dua persen lahan wajib dialokasikan makam.

“Untyuk aturan penyediaan lahan makam itu, terdapat dalam aturan di PP No 4 tahun 2016, diwajibkan 2 persen dari lahan yang kita bangun,” katanya.

Berdasarkan aturan tersebut, jelaskan bahwa, perusahaan pembangunan perumahan atau pengembang wajib menyediakan pemakaman umum seluas dua persen dari luas lahan keseluruhan yang merupakan bagian dari kewajiban penyediaan prasarana, sarana dan utilitas yang akan diserahkan. lokasi lahan pemakaman yang disiapkan bisa berada di satu kompleks dengan lahan yang dikembangkan atau berada di lokasi lain yang berjauhan.

Baca Juga :  Promosi Pariwisata via Digital jadi Pilihan

Dia menyebut, alokasi lahan makam seluas 1,2 hektare tersebut, adalah untuk pembangunan 600 hektare lahan perumahan. Adapun lahan yang akan diperuntukkan bagi pekuburan tersebut, kata dia, berlokasi di Jalan Trans Kalimantan. Lahan tersebut, nantinya akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Daerah Kubu Raya.

“Kegiatan Musda nanti, kami akan menyerahkan lahan makam ke pihak Pemda,” katanya.

Dalam rencananya, lanjut dia, lahan makam tersebut nantinya akan dikembangkan sebagai lokasi wisata.  Lokasi tersebut akan dibangun jembatan, tempat singgah, dan ditata sebaik mungkin sehingga layak dikunjungi oleh masyarakat sebagai destinasi wisata baru. Hal itu dilakukan, agar lahan makam yang menjadi destinasi wisata dapat mendorong perekonomian di sekitar area tersebut.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Ratusan Ekor Sapi Asal Bangkalan Tiba di Pontianak

Wakil Ketua DPD REI Kalbar, Mansur Zahri, mengatakan adanya aturan kewajiban lahan makam ini, sebab semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan lahan makam juga semakin besar. “Semakin banyak tumbuh properti tentu menunjukkan adanya pertumbuhan penduduk. Karena itulah kami sediakan 1,2 hektare lahan makam,” tuturnya. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/