alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Kinerja Perbankan Syariah Kian Cemerlang

Laba CIMB Niaga Syariah Tumbuh 34,8 Persen

PONTIANAK – Pertumbuhan perbankan mengalami peningkatan signifikan belakangan ini. Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) misalnya berhasil membukukan perolehan laba sebesar Rp1,8 triliun pada 2021, naik 34,8% secara Year-on-Year (Y-o-Y).

Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh penyaluran pembiayaan yang tumbuh sebesar 15,8% menjadi Rp37,0 triliun dengan segmen Consumer Banking sebagai kontributor utama, di samping peningkatan pendapatan berbasis komisi dari bisnis treasury dan wealth management.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara menjelaskan, per 31 Desember 2021, CIMB Niaga Syariah mencatatkan pertumbuhan positif pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 39,2% Y-o-Y menjadi Rp41,5 triliun. Kata dia, kendati tahun 2021 situasi perekonomian masih dibayangi oleh pandemi, pihaknya berusaha mempertahankan pertumbuhan dan terus melayani kebutuhan perbankan masyarakat.

“Kinerja ini sejalan dengan strategi kami untuk terus mengakselerasi pertumbuhan melaluistrategi leveraging. Kami terus memperkuat pertumbuhan jangka panjang secara berkelanjutan melalui inisiatif Sharia Sustainable Development Goals (SDGs), dan mengembangkan layanan dalam ekosistem Syariah Community,” kata Pandji pada Media Gathering CIMB Niaga Syariah yang diikuti Pontianak Post, Kamis (24/3).

Baca Juga :  Pelatihan Penilaian Aset Pengadaan Barang dan Jasa

Kinerja cemerlang tersebut membuat aset CIMB Niaga Syariah tumbuh signifikan sebesar 32,3% Y-o-Y menjadi Rp59,3 triliun, dengan share of book terhadap aset bank induk sebesar 19,1%. Dengan jumlah aset yang terus meningkat, CIMB Niaga Syariah menjadi salah satu pemimpin pasar perbankan Syariah di Tanah Air dan mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, CIMB Niaga Syariah juga meluncurkan produk baru bagi nasabah pelaku usaha, dengan sasaran  segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dan Commercial, yaitu Pembiayaan Rekening Koran (PRK) iB dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) atau PRK iB MMQ.

“Produk pertama di industri perbankan syariah di Indonesia ini dapat menjadi jawaban bagi nasabah yang membutuhkan modal kerja dengan syarat yang mudah dan seamless setara dengan PRK konvensional. Sebelumnya, produk PRK iB di CIMB Niaga Syariah hanya diberikan dengan akad Musyarakah. Dengan skema refinancing atas aset yang telah dimiliki oleh nasabah, PRK iB MMQ ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik lagi kepada pelaku usaha untuk memenuhi kebutuhan dana akan transaksi harian,” ujarnya.

Baca Juga :  Gapki Kalbar Dorong SDM Sawit Bersertifikat BNSP

Sementara itu, menyambut Ramadan, CIMB Niaga Syariah akan kembali mempersembahkan program-program menarik untuk nasabah dari produk-produk unggulan CIMB Niaga Syariah. Dengan menggandeng komunitas dalam ekosistem ekonomi Syariah, CIMB Niaga Syariah siap untuk melayani beragam kebutuhan nasabah di bulan Ramadhan seperti donasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) melalui OCTO Mobile dan beragam digital channel CIMB Niaga Syariah.

CIMB Niaga Syariah akan menghadirkan program dari produk-produk utama seperti produk KPR iB, Xtra Dana iB, Sustainability Linked Waqfmelalui produk Tabungan Goal Savers iB berhadiah Wakaf, Haji Muda, dan produk-produk unggulan lainnya.

“Pada momentum yang baik di bulan suci Ramadhan, kami ingin terus meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk perbankan Syariah yang universal dan dapat digunakan oleh seluruh segmen masyarakat,” pungkasnya. (ars)

Laba CIMB Niaga Syariah Tumbuh 34,8 Persen

PONTIANAK – Pertumbuhan perbankan mengalami peningkatan signifikan belakangan ini. Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) misalnya berhasil membukukan perolehan laba sebesar Rp1,8 triliun pada 2021, naik 34,8% secara Year-on-Year (Y-o-Y).

Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh penyaluran pembiayaan yang tumbuh sebesar 15,8% menjadi Rp37,0 triliun dengan segmen Consumer Banking sebagai kontributor utama, di samping peningkatan pendapatan berbasis komisi dari bisnis treasury dan wealth management.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara menjelaskan, per 31 Desember 2021, CIMB Niaga Syariah mencatatkan pertumbuhan positif pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 39,2% Y-o-Y menjadi Rp41,5 triliun. Kata dia, kendati tahun 2021 situasi perekonomian masih dibayangi oleh pandemi, pihaknya berusaha mempertahankan pertumbuhan dan terus melayani kebutuhan perbankan masyarakat.

“Kinerja ini sejalan dengan strategi kami untuk terus mengakselerasi pertumbuhan melaluistrategi leveraging. Kami terus memperkuat pertumbuhan jangka panjang secara berkelanjutan melalui inisiatif Sharia Sustainable Development Goals (SDGs), dan mengembangkan layanan dalam ekosistem Syariah Community,” kata Pandji pada Media Gathering CIMB Niaga Syariah yang diikuti Pontianak Post, Kamis (24/3).

Baca Juga :  Gelar Pangan Murah Diharap Tekan Inflasi

Kinerja cemerlang tersebut membuat aset CIMB Niaga Syariah tumbuh signifikan sebesar 32,3% Y-o-Y menjadi Rp59,3 triliun, dengan share of book terhadap aset bank induk sebesar 19,1%. Dengan jumlah aset yang terus meningkat, CIMB Niaga Syariah menjadi salah satu pemimpin pasar perbankan Syariah di Tanah Air dan mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, CIMB Niaga Syariah juga meluncurkan produk baru bagi nasabah pelaku usaha, dengan sasaran  segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dan Commercial, yaitu Pembiayaan Rekening Koran (PRK) iB dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) atau PRK iB MMQ.

“Produk pertama di industri perbankan syariah di Indonesia ini dapat menjadi jawaban bagi nasabah yang membutuhkan modal kerja dengan syarat yang mudah dan seamless setara dengan PRK konvensional. Sebelumnya, produk PRK iB di CIMB Niaga Syariah hanya diberikan dengan akad Musyarakah. Dengan skema refinancing atas aset yang telah dimiliki oleh nasabah, PRK iB MMQ ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik lagi kepada pelaku usaha untuk memenuhi kebutuhan dana akan transaksi harian,” ujarnya.

Baca Juga :  Laba CIMB Niaga Syariah Tumbuh 32,1 Persen Y-o-Y Menjadi Rp1,4 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2021

Sementara itu, menyambut Ramadan, CIMB Niaga Syariah akan kembali mempersembahkan program-program menarik untuk nasabah dari produk-produk unggulan CIMB Niaga Syariah. Dengan menggandeng komunitas dalam ekosistem ekonomi Syariah, CIMB Niaga Syariah siap untuk melayani beragam kebutuhan nasabah di bulan Ramadhan seperti donasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) melalui OCTO Mobile dan beragam digital channel CIMB Niaga Syariah.

CIMB Niaga Syariah akan menghadirkan program dari produk-produk utama seperti produk KPR iB, Xtra Dana iB, Sustainability Linked Waqfmelalui produk Tabungan Goal Savers iB berhadiah Wakaf, Haji Muda, dan produk-produk unggulan lainnya.

“Pada momentum yang baik di bulan suci Ramadhan, kami ingin terus meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk perbankan Syariah yang universal dan dapat digunakan oleh seluruh segmen masyarakat,” pungkasnya. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/