alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Sambut Ramadan Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Kalbar Aman

PONTIANAK – Menyambut Bulan Ramadan 1441 H dan masih di tengah wabah covid-19, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI memastikan pasokan LPG 3 kg di wilayah Kalimantan aman. Pertamina MOR VI telah mempersiapkan langkah antisipatif dalam penyaluran LPG 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan di Kalimantan, di antaranya antisipasi penambahan stok sebanyak 5,3% dari alokasi kebutuhan normal per bulan.

Region Manager Communication Relations dan CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa antisipasi penambahan stok ini diyakini cukup untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Kalimantan menyambut bulan Ramadan tahun ini, mengingat pada bulan Ramadan kebutuhan LPG cenderung meningkat untuk aktivitas masak-memasak ditambah kondisi Covid-19 untuk tetap berada di rumah.

“Besaran peningkatan yang kami antisipasi untuk awal Ramadan tahun 2020 di wilayah Kalimantan ini disesuaikan dengan realisasi kebutuhan LPG 3 Kg pada Ramadan tahun lalu, yaitu sebesar 5,1%. Secara volume awal Ramadan tahun 2020 ada penambahan sebesar 548.400 tabung. Jika dalam pelaksanaannya masih diperlukan adanya penambahan tentu akan kami penuhi jika memang sesuai dengan peruntukannya,” Ujar Roberth.

Baca Juga :  Komisaris PT Pertamina; Beban Berat Ahok Mengurangi Impor Minyak

Rata-rata konsumsi LPG 3 Kg di wilayah Kalimantan sepanjang Januari sampai Minggu Ke-3 April 2020 sekitar 395.118 tabung per hari, dengan antisipasi peningkatan sebesar 5.3% maka pada bulan Ramadan ini volume yang disiapkan Pertamina untuk Kalimantan mencapai 416.059 tabung/hari. Penambahan alokasi disalurkan secara bertahap dari tanggal 20 – 30 April melalui 242 agen PSO dan 2.045 pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

Pada awal Ramadan tahun ini, Kalimantan Barat mendapatkan alokasi tambahan sebanyak 4.2% 136.600 tabung dari alokasi normal bulanan menjadi 3.378.120 tabung.

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli LPG di pangkalan resmi yang dapat dikenali masyarakat dari papan nama atau spanduk yang terpasang di areal pangkalan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG.

Baca Juga :  Kilang Cilacap Berisi Pertalite Terbakar, Warga Sekitar Dievakuasi

Tidak hanya antisipasi peningkatan kebutuhan di LPG 3 Kg, Pertamina juga menyiapkan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg) di Kalimantan sebesar 5,3 % dari kebutuhan normal (852.955 tabung/bulan)

Dengan adanya wabah Covid19 saat ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapatkan tabung isi ulang LPG dan tidak perlu keluar rumah, masyarakat dapat menghubungi 135, layanan Pertamina Delivery Service akan melayani kebutuhan pembelian LPG Bright Gas baik 5.5 maupun 12 kg.

“Dengan antisipasi ini kami harapkan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman dan tetap membeli kebutuhan LPG sesuai kebutuhan dan peruntukannya baik untuk LPG subsidi maupun non subsidi,” pungkasnya. (ars)

PONTIANAK – Menyambut Bulan Ramadan 1441 H dan masih di tengah wabah covid-19, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI memastikan pasokan LPG 3 kg di wilayah Kalimantan aman. Pertamina MOR VI telah mempersiapkan langkah antisipatif dalam penyaluran LPG 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan di Kalimantan, di antaranya antisipasi penambahan stok sebanyak 5,3% dari alokasi kebutuhan normal per bulan.

Region Manager Communication Relations dan CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa antisipasi penambahan stok ini diyakini cukup untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Kalimantan menyambut bulan Ramadan tahun ini, mengingat pada bulan Ramadan kebutuhan LPG cenderung meningkat untuk aktivitas masak-memasak ditambah kondisi Covid-19 untuk tetap berada di rumah.

“Besaran peningkatan yang kami antisipasi untuk awal Ramadan tahun 2020 di wilayah Kalimantan ini disesuaikan dengan realisasi kebutuhan LPG 3 Kg pada Ramadan tahun lalu, yaitu sebesar 5,1%. Secara volume awal Ramadan tahun 2020 ada penambahan sebesar 548.400 tabung. Jika dalam pelaksanaannya masih diperlukan adanya penambahan tentu akan kami penuhi jika memang sesuai dengan peruntukannya,” Ujar Roberth.

Baca Juga :  Harga Pertalite Turun Rp1.400

Rata-rata konsumsi LPG 3 Kg di wilayah Kalimantan sepanjang Januari sampai Minggu Ke-3 April 2020 sekitar 395.118 tabung per hari, dengan antisipasi peningkatan sebesar 5.3% maka pada bulan Ramadan ini volume yang disiapkan Pertamina untuk Kalimantan mencapai 416.059 tabung/hari. Penambahan alokasi disalurkan secara bertahap dari tanggal 20 – 30 April melalui 242 agen PSO dan 2.045 pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

Pada awal Ramadan tahun ini, Kalimantan Barat mendapatkan alokasi tambahan sebanyak 4.2% 136.600 tabung dari alokasi normal bulanan menjadi 3.378.120 tabung.

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli LPG di pangkalan resmi yang dapat dikenali masyarakat dari papan nama atau spanduk yang terpasang di areal pangkalan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG.

Baca Juga :  Berikan Sanksi Bila LPG Jual ke Spekulan

Tidak hanya antisipasi peningkatan kebutuhan di LPG 3 Kg, Pertamina juga menyiapkan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg) di Kalimantan sebesar 5,3 % dari kebutuhan normal (852.955 tabung/bulan)

Dengan adanya wabah Covid19 saat ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapatkan tabung isi ulang LPG dan tidak perlu keluar rumah, masyarakat dapat menghubungi 135, layanan Pertamina Delivery Service akan melayani kebutuhan pembelian LPG Bright Gas baik 5.5 maupun 12 kg.

“Dengan antisipasi ini kami harapkan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman dan tetap membeli kebutuhan LPG sesuai kebutuhan dan peruntukannya baik untuk LPG subsidi maupun non subsidi,” pungkasnya. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/