alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Kirim Kratom Wajib Lewat Asosiasi

PONTIANAK – Pengiriman kratom ke luar negeri melalui PT Pos Indonesia saat ini diwajbkan menggunakan asosiasi. Kepala Kantor PT Pos Cabang Pontianak Zaenal Hamid mengungkapkan, saat ini kebijakan dari pusat pengiriman kratom diharuskan melalui asosiasi yang telah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia.

“Pengiriman saat ini harus melalui asosiasi, dan tidak semua asosiasi telah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia,” kata dia, kemarin.

Dia mengatakan kerjasama dengan asosasi pengusaha kratom saat ini masih menjadi wewenang kantor cabang, namun ke depan, bukannya tidak mungkin akan menjadi wewenang PT Pos Indonesia pusat. Kebijakan ini pun menurutnya dilakukan mengingat tidak semua olahan kratom dapat dikirim. “Olahan dari komoditas kratom itu kan ada aturan yang ketat. Beberapa kali ketika ada masalah dalam pengiriman, kami dipanggil oleh kepolisian,” kata dia.

Baca Juga :  Tertipu Bisnis Tepung Kratom

Saat ini, PT Pos Indonesia cabang Pontianak telah bekerja sama dengan dua asosiasi, yakni Pengusaha Kratom Indonesia (Pekrindo) dan Asosiasi Kratom Indonesia (AKI). “Sejak kebijakan ini berlaku memang ada yang mempertanyakan mengapa harus melalui asosasi. Kami hanya bilang itu sudah menjadi kebijakan dari pusat,” kata dia.

Selain kewajiban mengirim melalui asosiasi, aturan lainnya yang berubah adalah tidak diperbolehkannya lagi mengirim kratom melalui Agen Pos. Jika dulu pengiriman jauh lebih mudah melalui Agen Pos, saat ini pengiriman hanya dapat dilakukan di kantor cabang. Saat ini, kantor cabang yang melayani pengiriman kratom adalah Pontianak, Sanggau, dan Ketapang. “Sekarang karena sesuatu dan lain hal, pengiriman hanya dapat dilayani di cabang Pontianak, Sanggau, Ketapang,” kata dia.

Baca Juga :  Gudang Kratom di Jalan Trans Terbakar

PT Pos Indonesia Cabang Pontianak mencatat, pada Bulan Agustus yang lalu, pihkanya melayani pengiriman kratom sebanyak 35 ton saja. Sementara bila ditotalkan dari Januari 2019, ada lebih dari 200an ton yang dikirim. Jumlah ini menurutnya tidak terlalu besar bila dibandingkan dengan ekspedisi lain. “Jumlah yang kami kirim ini tidak banyak dibandingkan dengan ekspedisi lain,” kata dia.

Meski demikian, diakuinya, pengiriman kratom menjadi salah satu yang memiliki berkontribusi besar bagi pendapatan perusahaan pelat merah tersebut. “Kontribusi kratom ke kita sangat besar. Pundi-pundi pendapat kita dari sana,” pungkas dia. (sti)

PONTIANAK – Pengiriman kratom ke luar negeri melalui PT Pos Indonesia saat ini diwajbkan menggunakan asosiasi. Kepala Kantor PT Pos Cabang Pontianak Zaenal Hamid mengungkapkan, saat ini kebijakan dari pusat pengiriman kratom diharuskan melalui asosiasi yang telah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia.

“Pengiriman saat ini harus melalui asosiasi, dan tidak semua asosiasi telah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia,” kata dia, kemarin.

Dia mengatakan kerjasama dengan asosasi pengusaha kratom saat ini masih menjadi wewenang kantor cabang, namun ke depan, bukannya tidak mungkin akan menjadi wewenang PT Pos Indonesia pusat. Kebijakan ini pun menurutnya dilakukan mengingat tidak semua olahan kratom dapat dikirim. “Olahan dari komoditas kratom itu kan ada aturan yang ketat. Beberapa kali ketika ada masalah dalam pengiriman, kami dipanggil oleh kepolisian,” kata dia.

Baca Juga :  Kemandirian Fiskal 10 Persen, PAD Kubu Raya Masih Perlu Ditingkatkan

Saat ini, PT Pos Indonesia cabang Pontianak telah bekerja sama dengan dua asosiasi, yakni Pengusaha Kratom Indonesia (Pekrindo) dan Asosiasi Kratom Indonesia (AKI). “Sejak kebijakan ini berlaku memang ada yang mempertanyakan mengapa harus melalui asosasi. Kami hanya bilang itu sudah menjadi kebijakan dari pusat,” kata dia.

Selain kewajiban mengirim melalui asosiasi, aturan lainnya yang berubah adalah tidak diperbolehkannya lagi mengirim kratom melalui Agen Pos. Jika dulu pengiriman jauh lebih mudah melalui Agen Pos, saat ini pengiriman hanya dapat dilakukan di kantor cabang. Saat ini, kantor cabang yang melayani pengiriman kratom adalah Pontianak, Sanggau, dan Ketapang. “Sekarang karena sesuatu dan lain hal, pengiriman hanya dapat dilayani di cabang Pontianak, Sanggau, Ketapang,” kata dia.

Baca Juga :  Suzuki XL7 Tawarkan Gaya Hidup dan Keyamanan

PT Pos Indonesia Cabang Pontianak mencatat, pada Bulan Agustus yang lalu, pihkanya melayani pengiriman kratom sebanyak 35 ton saja. Sementara bila ditotalkan dari Januari 2019, ada lebih dari 200an ton yang dikirim. Jumlah ini menurutnya tidak terlalu besar bila dibandingkan dengan ekspedisi lain. “Jumlah yang kami kirim ini tidak banyak dibandingkan dengan ekspedisi lain,” kata dia.

Meski demikian, diakuinya, pengiriman kratom menjadi salah satu yang memiliki berkontribusi besar bagi pendapatan perusahaan pelat merah tersebut. “Kontribusi kratom ke kita sangat besar. Pundi-pundi pendapat kita dari sana,” pungkas dia. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/